Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Fadli Zon: Pak Jokowi, Tanya Dong Kondisi Ekonomi Rakyat

Oleh: Redaksi Bernas•3 Oktober 2017
Fadli Zon: Pak Jokowi, Tanya Dong Kondisi Ekonomi Rakyat
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon menyinggung keadaan ekonomi bangsa Indonesia yang makin sulit. Menurutnya, saat ini daya beli masyarakat ten..."

🗓️ Dipublikasikan pada 3 Oktober 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

JAKARTA, Bernas.id ?Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon menyinggung keadaan ekonomi bangsa Indonesia yang makin sulit. Menurutnya, saat ini daya beli masyarakat tengah menurun.

Fadli Zon mengaku setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah, ia selalu bertanya kepada masyarakat. Semua orang yang ditanya menyatakan bahwa ekonomi saat ini semakin sulit.

Ia pun heran dengan Presiden Joko Widodo yang menuding turunnya daya beli masyarakat sebagai isu yang diciptakan lawan politik untuk Pilpres 2019.

Ia menambahkan bahwa Presiden Jokowi sendiri kerap melakukan kunjungan daerah dan selalu berinteraksi dengan rakyat.

Namun, Fadli Zon menilai bahwa ketidaktahuan Jokowi ini disebabkan karena ia tidak pernah bertanya langsung ke masyarakat yang ditemui mengenai kondisi perekonomian mereka.

“Pak Jokowi harusnya jangan hanya tanya nama ikan, bagi-bagi sepeda, tapi tanya juga dong bagaimana kondisi ekonomi mereka,” ujar Fadli Zon, Rabu (4/10/17).

“Tanya dong, 'bagaimana, Bapak, Ibu, hidup sekarang makin enak kan?' atau 'bagaimana, cari pekerjaan makin gampang kan?' Kalau itu dilakukan, baru saya angkat jempol,” ujarnya.

Ia pun meyakini kebanyakan masyarakat akan menjawab bahwa kondisi perekonomiannya semakin sulit. Kesulitan ini, lanjutnya, karena kenaikan harga listrik, bahan bakar minyak, sejumlah objek pajak, hingga sembako.

Fadli meminta Presiden Jokowi untuk melakukan koreksi terhadap kebijakannya, bukan justru mencari kambing hitam.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa  isu soal turunnya daya beli masyarakat sengaja diciptakan oleh lawan politik untuk menghambat elektabilitasnya pada Pilpres 2019 nanti.

“Isunya hanya daya beli turun. Saya liatin siapa yang ngomong, (orang) politik oh enggak apa-apa,” ungkap Jokowi dalam pidato peresmian penutupan Rapat Koordinasi Nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tahun 2017 di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Selasa (3/10/17) sore.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram