Berniat Buka Usaha Pom Bensin Ini? Ini Cara Izin Membuatnya

08 September 2017

Bernas.id - Menilik di kota besar, pom bensin mini memang sepertinya tidak berarti banyak, tetapi beda halnya jika di daerah. Pom bensin mini sangat berarti. Sampai-sampai pemerintah pun kini melegalkannya. Namun hal itu terjadi jika sudah ada izin membuat usaha pom bensin mini.

Sayangnya tidak semua orang mengerti bagaimana cara mengurus izin membuat usaha pom bensin mini. Jadi saat ini tak jarang mereka yang membuka usaha tersebut namun belum mengantongi izin alias ilegal. Padahal hal tersebut sangat berbahaya, bisa-bisa usaha yang telah berjalan lama itu ditutup karena tak mengantongi izin resmi. Maka dari itu izin membuat pom bensin mini ini sangat diperlukan.

Ini syarat-syarat untuk mendapatkan izin membuat usaha pom bensin mini:

Namun sebelum masuk membahas bagaimana cara mendapatkan izin usaha pom bensin mini, alangkah baiknya bila kita membahas hal-hal yang harus dipersiapkan supaya saat membuat izin bisa lancar. Berikut hal-hal yang harus dipersiapkan :

1.Tentukan Lokasi

Yang pertama pilihlah lokasi untuk membuat pom bensin mini. Tidak harus di tempat yang strategis, sebab biasanya pom bensin mini malah akan banyak dikunjungi konsumen di tempat yang kurang strategis. Sebab sulitnya mendapatkan bensin, sedangkan jika lokasi yang strategis telah ada pom bensin yang besar yang dikelola oleh Pertamina.

Selain memilih lokasi yang pas, lokasi yang tidak rawan kebakaran dan banjir juga harus diperhatikan. Meski kecil, pom bensin mini tetaplah menjual bahan bakar yang rawan kebakaran. Begitu juga dengan posisi rawan bencana lainnya seperti banjir juga harus diperhatikan.

2. Pilih Mesin Pertamini yang Sesuai dengan Kebutuhan

Apabila sebelumnya usaha pom bensin mini menggunakan botol literan, lebih baik sekarang jangan digunakan lagi. Sebab konsumen sekarang tak ingin rugi meski cuma beberapa mili. Jadi lebih baik kamu gunakan mesin Pertamini, apalagi saat ini sudah banyak di jual di pasaran dari yang manual sampai digital sudah dijual bebas.

Baca Juga Membuat Dompet Tetap Aman Terkendali Saat Berbelanja di Mini Market

3. Carilah Pegawai

Apabila kamu cuma ingin menjadikan usaha pom bensin mini sebagai sampingan saja, lebih baik kamu mencari pegawai. Kenapa? Supaya usaha ini bisa fokus dan berjalan lancar. Jangan sampai buka pom bensin mini ketika kamu memiliki waktu luang saja, nantinya kamu akan kehilangan pelanggan jika seperti itu. Apabila kamu membuka usaha ini dekat dengan rumahmu, bisa kerabat atau saudara kamu yang menjadi pegawai, namun bila tidak lebih baik cari pegawai yang terpercaya.

Bagaimana Caranya Untuk Izin Membuat Usaha Pom Bensin Mini? Dan Dokumen Apa Saja Yang Dibutuhkan?

Jika lokasi, mesin dan pegawai sudah selesai, kamu bisa langsung mengurus izin usaha pom bensin mini. Caranya tidak terlalu sulit, kamu cuma perlu mengikuti prosedur yang diarahkan oleh pom bensin besar atau SPBU di dekat kamu. Ketika kesana kamu biasanya akan dimintai oleh karyawan SPBU untuk mengurus administrasi seperti formulir mengenai surat izin usaha pertamini.

Untuk Apa Surat Izin Membuat Usaha Pom Bensin Mini?

Usaha pom bensin mini berbeda dengan kebanyakan bisnis lain yang dijalankan terlebih dahulu, sementara saat sudah besar baru mengurus izinnya. Untuk membuka usaha pom bensin mini, wajib ada legalitasnya dahulu. Fungsinya:

  • Dengan adanya surat izin usaha maka kamu tidak mendapatkan halangan di tengah jalan selama menjalankan bisnisnya.
  • kamu bisa dengan mudah mendapatkan pasokan bensin dari SPBU. Sebab tanpa surat izin kamu tidak akan bisa menjual bensin hingga 300 liter per hari. Sebab pihak SPBU biasanya membatasi jumlah bensin yang akan dijual kepada pengecer. Berdasarkan peraturan pemerintah yang tidak membolehkan masyarakat untuk membeli bahan bakar minyak atau bensin dalam bentuk jerigen. Namun bila kamu  sudah memiliki izin membuat usaha pom bensin mini maka kamu bisa bebas menjual bensin.
  • Apabila sudah mendapatkan maka kamu dengan mudah mengembangkan usaha Kamu yang tadinya hanya skala kecil bisa menjadi skala besar. Sebab kamu sudah memiliki Badan Hukum yang syah. Tidak menutup kemungkinan pom bensin mini Kamu akan menjadi pom bensin yang besar.

“Surat Izin Membuat Usaha Pom Bensin Mini Terbagi Menjadi Tiga yaitu

1. SIUP Kecil

Yang pertama adalah SIUP. Ini wajib dimiliki oleh setiap perusahaan perdagangan yang mempunyai bisnis apa saja dengan jumlah bersih Rp 50 juta hingga maksimal Rp 500 juta. Angka tadi tak termasuk bangunan dan tanah yang dimiliki.

2. SIUP Menengah

Lalu SIUP menengah, yang wajib dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai total kekayaan bersih Rp 500 juta hingga maskimal Rp 10 Milyar. Besaran total tadi tak termasuk dengan bangunan dan juga tanah.

3. SIUP Besar

Terakhir yang satu ini ditujukan bagi perusahaan besar yang sudah memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp 10 Milyar. Besaran total kekataan tadi juga tidak termasuk tanah dan bangunan.

Lantas bagaimana cara mendapatkan surat izin dari Pom bensin mini ini?

Pasti terlebih dahulu yang kita butuhkan adalah SIUP Kecil karena ini memang masih dalam skala kecil. Dengan laba bersih kemungkinan masih senilai Rp 50juta-Rp500juta per tahunnya. Sehingga persyaratan yang dibutuhkan adalah

  1. Mengurus SIUP langsung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan lokasi usaha.
  2. Melakukan pengisian formulir terkait dengan SIUP atau PDP. Formulir ini akan dibubuhi tanda tangan yang dibubuhi dengan materai Rp6000. Dan jika sudah diisi semua maka kamu sebaiknya mengisi formulir tersebut sebanyak dua rangkap. Kemudian bawa formulir tersebut sebanyak dua rangkap. Dan bawa juga persyaratan lainnya seperti
  • Akta pendirian usaha atau badan hukum (foto copy) 3 buah.
  • NPWP di foto copy 3 buah.
  • Kartu Tanda Penduduk di foto copy tiga buah.
  • Denah lokasi perusahaan atau tempat usaha sebanyak tiga lembar.
  • Neraca perusahaan sebanyak tiga lembar.
  • HO atau surat izin gangguan sebanyak tiga lembar

Baca juga Ingin Belajar Investasi? Ini Hal yang Harus Diperhatikan

 Apa Saja Syarat Menjadi sub Penyalur BBM atau Pertamini?

Sebelumnya kita harus meniliki peraturan BPH Migas Nomor 6 Tahun 2015 yang dikutip dari situs BPH Migas dimana syarat menjadi sub penyalur BBM atau pos bensin mini. Peraturan tersebut memang sengaja dibuat untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran pendistribusian BBM tertentu dan jenis BBM khusus.

  1. Anggota dan atau perwakilan masyarakat yang akan menjadi sub penyalur dan memiliki kegiatan usaha dagang dan/ atau usaha yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa.
  2. Lokasi pendirian Sub Penyalur memenuhi standar keselamatan kerja dan lindungan lingkungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
  3. Memiliki sarana penyimpanan dengan kapasitas paling banyak Rp3000 liter dan memenuhi persyaratan teknis keselamatan kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  4. Memiliki atau mengusai alat angkut BBM yang memenuhi standar pengangkutan BBM yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  5. Memiliki peralatan penyaluran yang memenuhi persyaratan teknis dan keselamatan kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  6. Memiliki izin lokasi dari pemerintah daerah setempat untuk dibangun fasilitas sub penyalur.
  7. Lokasi yang akan dibangun saran Sub Penyalur secara umum berjarak minimal 5 km dari lokasi penyalur berupa APMS terdekat, atau 10 km dari penyalur berupa SPBU terdekat atas pertimbangan lain yang bisa dipertanggungjawabkan.
  8. Memiliki data konsumen pengguna yang kebutuhannya telah diverifikasi oleh pemerintah daerah setempat.

Berapa Biaya Mengurus Izin Usaha Pom Bensin Mini?

Terkait biaya pengurusan perizinannya, biasanya dipatok biaya yang berbeda-beda tergantung daerahnya. Namun pada umumnya biaya yang dikenakan sekitar Rp 200 ribuan. Untuk lebih jelasnya kamu bisa langsung bertanya kepada petugas administrasinya.

Nah itulah terkait cara membuat izin usaha pom bensin mini, jika akan berniat membuka bisnis ini jangan lupa di legalkan terlebih dahulu ya! Semoga bermanfaat!


Penulis : Galih Wijaya
Editor : Sunti Melati