Tak Percaya, Daun Jati Bisa Diolah Menjadi Keripik

04 September 2018

Bernas.id - Pohon Jati akrab dengan kehidupan masyarakat desa, terutama karena manfaat yang diberikan batang pohonnya. Kekuatan dan keawetan pohon jati membuatnya banyak digunakan sebagai furniture maupun bahan membuat rumah tinggal.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, pohon Jati banyak terdapat di Gunungkidul terutama yang berjenis Tectona grandis yang juga lazim ada di Indonesia. Daun pohon jati dapat digunakan sebagai pembungkus makanan sedangkan  yang kering dapat digunakan sebagai kompos.

Namun, di tangan mahasiswa KKN UNY daun jati dapat diubah menjadi makanan, yaitu keripik. Daun jati muda memiliki kandungan pigmen alami antosianin (Erinda). Fungsi antosianin beberapa di antaranya sebagai antioksidan di dalam tubuh sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis).

Selain itu, dapat melindungi perut dari kerusakan, menghambat sel tumor, meningkatkan kemampuan penglihatan mata, serta berfungsi sebagai senyawa antiflamasi yang melindungi otak dari kerusakan. Daun jati juga dapat menurunkan kolesterol, hipertensi, berat badan bahkan penyembuh luka.

Mahasiswa KKN UNY Kelompok 58 yang berlokasi di Dusun Karangduwet I, Karangrejek, Wonosari merasa perlu untuk mengajarkan kepada warga mengenai cara pembuatan keripik daun jati agar dapat dikembangkan dan disebarluaskan ke masyarakat pada umumnya.

Salah satu mahasiswa KKN, Hapsari Eka Wijayanti menjelaskan bahwa bahan yang diperlukan adalah daun jati, tepung beras, dan tapioka. “Bumbunya merica, garam, bawang putih, dan ketumbar,” jelas Hapsari.

Hapsari menjelaskan bahwa pembuatan keripik daun jati ini dimulai dengan mencuci bersih daun jati muda, kemudian direbus dan ditambahkan garam secukupnya. “Selanjutnya, masak sampai air mendidih dan tiriskan. Lalu, bumbu dihaluskan dan dicampurkan ke dalam adonan tepung. Masukkan daun jati dalam dalam adonan tepung lalu goreng dalam minyak panas, tiriskan jika warna sudah kuning keemasan. Setelah itu, tunggu hingga minyak pada keripik benar-benar tiris, kemudian langsung dimasukkan dalam wadah/ toples,” jelasnya. (*/jat)


Penulis : Penulis
Editor : Editor