Majukan Sektor Pendidikan, Pemkab Sleman dan Majelis Dikdasmen PDM Adakan FGD

05 September 2018

Bernas.id - Sebagai salah satu komitmen untuk memajukan sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman selenggarakan Focus Group Discussion (FGD) tentang penguatan kebijakan penyelenggaraan pendidikan oleh masyarakat pada sekolah Muhammadiyah Sleman di Ruang Rapat Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu 5 September 2018.

Ketua Majelis Dikdasmen PDM Sleman, Suwadi menjelaskan bahwa salah satu tujuan kegiatan FGD ini untuk memperkuat komitmen tentang penyelenggaraan pendidikan oleh Pemerintah dan oleh Masyarakat. “Pada kesempatan kali ini kami berbagi wawasan tentang kebijakan penyelenggaraan pendidikan oleh Pemerintah dan oleh Masyarakat dalam hal penataan kepala sekolah, penilaian, dan penerimaan peserta didik baru,” jelasnya.

Adapun kegiatan tersebut diikuti setidaknya oleh 30 orang peserta yang terdiri dari berbagai unsur, di antaranyaperwakilan instansi Pemerintah Kabupaten Sleman, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, PDM Kabupaten Sleman, serta unsur lainnya.

Kegiatan FGD ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dalam pelaksanaanya, antara lain Bupati Sleman, Sri Purnomo sebagai keynote speaker, Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Sri Wantini dan PWM DIY, Tasman Hamami.

Dalam pidato kuncinya, Bupati Sleman, Sri Purnomo meyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan FGD tersebut. “Kegiatan Focus Group Discussion tentang Penguatan Kebijakan Penyelenggaraan Pendidikan oleh Masyarakat pada Sekolah Muhammadiyah Daerah Sleman ini merupakan langkah positif untuk terus memajukan pendidikan bagi anak-anak kita,” kata Sri Purnomo.

Sri Purnomo menyatakan kegiatan ini mempunyai fungsi yang sangat strategis untuk mengevaluasi sejauh mana penyelenggaraan pendidikan pada sekolah Muhammadiyah khususnya di wilayah Kabupaten Sleman saat ini. “Kegiatan ini merupakan kesempatan yang baik untuk melihat kembali kekurangan-kekurangan yang masih ada sekaligus untuk menggali ide-ide untuk memperbaiki kekurangan tersebut dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sri purnomo menyebut kegiatan yang diselenggarakan tersebut selaras dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman yang terus meningkatkan pelayanan pendidikan sebagaimana tercantum dalam misi kedua Kabupaten Sleman, yaitu meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan menjangkau bagi semua lapisan masyarakat.

Sri Purnomo juga memaparkan strategi dalam mewujudkan misi di bidang pelayanan pendidikan tersebut meliputi 3 upaya, yaitu (1) Memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk meningkatkan pendidikan dengan arah kebijakan peningkatan partisipasi sekolah pada anak usia sekolah, (2) Meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan pelayanan pendidikan dengan arah kebijakan peningkatan kualifikasi dan sertifikasi guru dan peningkatan standart sekolah, dan (3) Meningkatkan pendidikan budi pekerti dengan arah kebijakan pembentukan desa berkarakter dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan permasalahan sosial.

Ketiga upaya tersebut dinilai berhasil dalam mendorong peningkatan angka melek huruf, peningkatan angka partisipasi sekolah, peningkatan kualitas guru serta menurunkan angka putus sekolah di wilayah Kabupaten Sleman. (jat)


Penulis : Penulis
Editor : Editor