Tim Garuda UNY Raih JAMA Award

10 September 2018

Bernas.id- UNY memperoleh hasil gemilang dalam Student Formula Japan (SFJ) ke-16 yang dilaksanakan di Ecopa Stadium, Shizuoka Jepang pada 4-8 September 2018. Diikuti oleh 8 negara, tim Garuda UNY berhasil meraih posisi 21 dari 109 tim yang mengikutinya.

Pembimbing Tim Garuda UNY Zaenal Arifin mengatakan bahwa tim Garuda UNY berhasil memperoleh JAMA Award sebagai tim dengan Technical Inspection dan dokumen tanpa pinalty dan delay, serta lolos endurance.

“Dalam Bussiness Logic Plan, UNY menempati urutan 13 dari 109 team, sedangkan dari Design report presentation UNY menempati urutan 43,” kata Zaenal Arifin.

Lebih lanjut, dosen Prodi Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik UNY tersebut memaparkan, UNY menempati urutan 31 dalam bidang Cost report presentation, urutan 18 dalam Skidpad, urutan 31 dalam Autocross, urutan 28 dalam Acceleration, urutan 14 dalam Efficiency dan urutan 19 dalam Endurance. Sehingga total menempati urutan 21 yang merupakan urutan teratas dari 6 tim yang dikirimkan Indonesia dalam kompetisi tersebut.

Pada SFJ ke-16 ini, capaian tim UNY ada di urutan 21, UGM urutan 26, ITS urutan 60, UNS urutan 69, UI urutan 79 dan UII urutan 89.

Rektor UNY Sutrisna Wibawa mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim dengan dukungan dosen pembimbing dan pimpinan.

Sejumlah proses telah dilalui untuk bisa berlaga di race, karena selain pemeriksaan teknis, para mahasiswa yang berlomba juga harus mempresentasikan pertanggungjawaban akademik karya yang mungkin lebih dari ujian skripsi.

“Diharapkan karya ini dapat dinilai setara skripsi dengan proses penulisan laporan secara individu karena skripsi merupakan tugas individu,” kata Rektor Sutrisna.

Student Formula Japan (SFJ) merupakan agenda rutin Automotive Engineers of Japan (JSAE) yang memberi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan pembuatan objek "Mono-Zukuri", yang pada gilirannya memberikan kontribusi pada perluasan industri otomotif Jepang.

Kompetisi ini dimulai pada tahun 2003 sebagai kegiatan publik untuk siswa motivasi diri untuk menumbuhkan berbagai keterampilan yang terlibat dengan penciptaan objek, dan sebagai pelatihan bagi mereka yang suatu hari akan memainkan peran penting dalam masa depan industri otomotif.

Dikutip dari web resmi mereka, kompetisi Student Formula Japan dibuat agar siswa dapat benar-benar membuat objek sendiri, yang memungkinkan mereka untuk memperdalam pemahaman mereka tentang teknologi, menumbuhkan kemampuan praktis mereka dan berusaha dengan antusias untuk mencapai tingkat pencapaian yang lebih tinggi.

Kompetisi ini bertujuan untuk membina insinyur yang kaya akan orisinalitas melalui lingkungan penciptaan objek, di mana mereka dapat mempelajari esensi dari penciptaan objek dan proses yang diperlukan, serta mengalami aktivitas tim, dan kesulitan, minat dan kesenangan dalam pembuatan objek.(*/jat)


Penulis : Penulis
Editor : Editor