UGM Gelar Bakti Sosial di KHDTK Getas Ngandong

12 September 2018

Bernas.id - Fakultas Kehutanan UGM bersama dengan Fakultas Kedokteran Gigi UGM dan Fakultas Farmasi UGM menyelenggarakan bakti sosial di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Getas-Ngandong, Blora, Jawa Tengah.

Kegiatan bakti sosial dilaksanakan pada tanggal 8 sampai 9 September 2018 merupakan wujud pengabdian masyarakat yang rutin dilaksanakan oleh Fakultas Kehutanan UGM. Kali ini para mahasiswa diterjunkan di empat desa sekitar KHDTK Getas yakni Desa Getas, Desa Tlogiouwung, Desa Gempol, serta Desa Bodeh di Kabupaten Blora.

Dekan Fakultas Kehutanan UGM Dr Budiadi menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen UGM untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan. Pasalnya, hingga kini tidak sedikit masyarakat sekitar hutan yang masih berada dalam kemiskinan dan kondisi kesehatan yang kurang baik, termasuk pada masyarakat di Kabupaten Blora bagian selatan.

“Fakultas Kehutanan UGM yang memiliki mandat mengelola KHDTK Getas Ngandong menginisiasi pendekatan alternatif melalui perbaikan kualitas kesehatan umum dan gigi dengan menggandeng Fakultas Kedokteran Gigi dan Farmasi UGM,” jelasnya.

Sementara itu Dekan FKG UGM Dr drg Ahmad Syaifi SP Perio,mengatakan dalam kegiatan bakti sosial ini menurunkan 200 mahasiswa FKG angkatan 2016. Selain dalam Bakti Sosial bertema “Tulus Mengabdi, Bermanfaat untuk Negeri” ini juga dibantu dengan 30 ko-ass dan residen.

“Dengan bergabungnya para mahasiswa FKH memberikan pengalaman berharga bagi kehidupan calon dokter gigi dandiharapkan memberikan gambaran riil bagi mereka akan kondisi kesehatan masyarakat di daerah yang miskin,” ucapnya.

Asisten II Bidang Ekonomi dan  Pembangunan dan Kesejahteraan Kabupaten Blora, Slamet Pamudji, SH, MHum yang mewakili Bupati Blora menyatakan bahwa kegiatanbaksos yang dilaksanakan inisejalan dengan upaya yang dilakukan oleh Kabupaten Blora. Pihaknya sampai saat ini terus berupaya untuk memperbaiki kondisi kesejahteraan masyarakat di bagian selatan kabupaten ini.

Dalam kegiatan ini Kabupaten  Blora memberikan bantuan sebanyak 10 ton beras yang dibagiakan kepada empat desawilayah pengabdian masyarakat UGM. Turut disampaikan pula bantuan berupa obat-obatan serta personel untuk mendukung kegiatan bakti sosial.

Untuk menguatkan link kegiatan ini dengan pembangunan hutan,Fakultas Kehutanan UGM menyerahkan bantuan 3000 bibit dari 5 jenis tanaman hutan bantuan dari BPDAS Pemali Jratun. Sementara itu bantuan juga diberikan oleh Kagama berupa 4 buah tangki air yang sangat dibutuhkan dalam proses pemeriksaan-pemeriksaan gigi.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari warga setempat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang mengikuti kegiatan ini. Setidaknya tidak kurang dari 2000 warga yang turut mengikuti dan mendapatkan manfaat dari kegiatan baksos yang diadakan oleh UGM.

“Kami menyambut gembira atas kegiatan yang dilakukan UGM karena mampu mendekatkan pelayanan kesehatan ke warga yang selama ini harus dilakukan ke Ngawi atau Blora,” kataCamat Kradenan Sutarso, SSos, MSi.

Ketua panitia baksos Alvindo Wildan menjelaskan dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diisi dengan berbagai kegiatan. Pada hari pertama diberikan pendidikan kesehatan untuk anak-anak SD, penyuluhan kesehatan warga, lomba memasak dengan material lokal. Selanjutnya, hari kedua dilaksanakan pembagian sembako dan juga pemeriksaan kesehatan dan gigi.

Dalam waktu yang sama, Dekan Fakultas Kehutanan juga membuka lomba voli, Liga Getas, dalam rangka Dies Natalis Fakultas Kehutanan UGM ke-55. Lomba bola voli ini diikuti oleh 12 LMDH yang ada di KHDTK Getas. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.(*/jat)


Penulis : Penulis
Editor : Editor