Waspadai: Politik Kantor dalam Perubahan


18 Juli 2016

politik kantor (foto: lifestyle[dot]bisnis[dot]com)

HarianBernas.com -- Jika Anda seorang pemimpin perusahaan, seorang coach ataupun konsultan bisnis, jangan pernah berpikir, bahwa sebuah ide cukup bagus, berarti akan mulus ketika Anda implementasikan dalam sebuah organisasi.

Jika Anda berpikir demikian maka dijamin Anda akan kecewa dan membiarkan ide-ide Anda mati konyol karena kurang antisipasi, dengan apa yang saya sebut sebagai Politik Kantor.

Apakah Anda berpikir dengan adanya PBB itu artinya semua anggotanya berharap bahwa negara ini akan damai?

Ohhh tidak...

Jika Anda berpikir demikian, Anda termasuk seperti yang saya pikirkan belasan tahun lalu. Saya berpikir, PBB artinya semua negara berharap perdamaian. Kenyataannya tidak, karena ketika perang terjadi, banyak yang peroleh keuntungan, diantaranya para politisi yang berkepentingan, pabrik senjata, para petinggi militer yang ingin unjuk kebolehan dan inginkan kenaikan pangkat, pabrik dan trader logistik perang, akan senang ketika perang terjadi. Merekalah pihak-pihak yang menginginkan perang terus terjadi, karena perang memberi keuntungan kepada mereka.

Ketika rupiah terpuruk terhadap dollar, apakah semua masyarakat Indonesia merasa rugi?

Oh tidakkk...

Para eksportir, petani yang komoditinya dihitung dengan harga dollar, mereka yang memiliki tabungan dollar adalah pihak-pihak yang senang, ketika dollar melambung tinggi meninggalkan rupiah.

Begitu juga ketika Anda memasuki sebuah perusahaan yang nyaris kolaps... apakah Anda berpikir bahwa semua orang akan senang jika ide-ide hebat hendak dijalankan untuk perubahan yang lebih baik? Ketika kemajuan mulai nampak apakah Anda melihat semua orang akan senang?

Anda salah besar jika Anda berpikir demikian...

Kenapa?

Karena ada pihak-pihak yang dengan kondisi perusahaan terpuruk, dia mengambil posisi yang menguntungkan. Lemahnya disiplin karyawan, lemahnya daya tawar perusahaan terhadap karyawan, adalah pintu masuk mengambil keuntungan pribadi.

Mulai dari mencari proyek pribadi dengan menggunakan status pekerjaan di kantor, menggunakan tenaga kerja di kantor sebagai tenaga lepas saat mendapatkan project di luar, memanfaatkan lemahnya kepemimpinan , dan lain sebagainya. Hanya sebagian kecil saja cara sekelompok orang memanfaatkan kondisi lemahnya perusahaan.

Ketika isu perubahan dimulai, ketika ide-ide hebat hendak dilaksanakan, jangan heran jika isu-isu mulai digulirkan untuk menentang perubahan.

Politik kantor bermain, kubu-kubu penentang perubahan akan mengkristal dan menjadikan sisi lemah perubahan pemimpin yang melakukan perubahan sebagai amunisi mereka.

Penentangan bisa terjadi diam-diam, setengah terang-terangan hingga yang anarkis.

Jadi kalau Anda berani melakukan perubahan, terlepas Anda orang baru ataupun orang lama di kantor tersebut, bersiaplah dengan amunisi lengkap untuk bertarung, bahkan hingga menggunakan jasa penasehat hukum, formal maupun informal Anda.  Penasehat hukum swasta bahkan aparat hukum yang sedang memegang kekuasaan, agar apa yang Anda lakukan dalam koridor yang benar.

Politik kantor akan membawa suasana tidak nyaman, saling mencurigai bahkan saling serang. Sehingga memang, kondisi di kantor akan mirip suasana pemilihan presiden, ada serangan-serangan politik yang akan dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak senang dengan kebijakan anda. Bahkan, bersiaplah menghadapi Black Campaign yang ditujukan kepada Anda secara pribadi.

Tetaplah kalem, dan bertindaklah sesuai nilai-nilai kebenaran dan jangan melakukan tindakan yang melanggar hukum. Sebaliknya, tetaplah cermat mengamati dan mencatat, mungkin penyerang Anda, "lawan politik" Anda menyerang dengan cara-cara yang melawan hukum. Sabar dan simpanlah catatan Anda, hanya digunakan jika memang suatu saat sangat diperlukan saja.

"Politik kantor dalam perubahan" Saya beruntung mengetahui hal ini, dari John C Maxwell belasan tahun lalu, sehingga tidak kaget, ketika menghadapi hal-hal tersebut, baik dalam perusahaan yang saya konsultani maupun perusahaan-perusahaan yang saya ambil sebagian maupun seluruh kepemilikannya.

Inilah hasil risetnya, "1-4 % orang akan menjadi inovator dalam perubahan, sekitar 16% orang akan menjadi penyesuai awal",
Artinya hanya sekitar 20% mereka yang akan mendukung langkah perubahan yang Anda lakukan.

"Sekitar 54% akan menjadi Penyesuai Akhir, yang akan turut mendukung perubahan, ketika hasil dari perubahan mulai nampak. Ketika berpindah dari Zona nyaman lama, menuju zona nyaman baru nampak menguntungkan",  mengutip apa yang ada didalam buku "Kepemimpinan di sekitar anda" Karya Bapak Leadership, John C. Maxwell.

Lalu bagaimana dengan yang 16%? Mereka adalah orang-orang yang harus anda siapkan karpet merah, untuk berada di luar perusahaan. Kurang lebih mereka bilang begini:

"apapun yang anda lakukan, bagaimana pun hasilnya, kami tidak akan mendukung",

Intinya merekalah yang akan menjadi penantang Anda, membuat Anda marah, emosi sekaligus kreatif dan inovatif, untuk membuktikan program perubahan yang Anda canangkan akan membawa hasil yang lebih baik untuk perusahaan dan karyawan.

Mereka biasanya yang kenyamanannya terusik, bisnis mereka terganggu, ketika disiplin kantor mulai ditetapkan.

Disiplin waktu memang baik untuk perusahaan, tetapi tidak baik untuk bisnis mereka, karena begitu disiplin kantor diterapkan, mereka akan kesulitan menggunakan karyawan kantor untuk kepentingan project pribadi mereka.

Disiplin atas aturan perusahaan memang baik untuk kemajuan bersama, tetapi ini tidak baik untuk pendapatan tambahan untuk sebagian orang,  yang  menerima pendapatan selain dari pendapatan resmi yang diperbolehkan kantor.

Jika sebuah gagasan perubahan, tidak dikawal oleh Kemauan, Keyakinan, Pengalaman, dan Amunisi yang cukup, maka jangan heran, jika gagasan-gagasan hebat tidak berdaya dihadapan POLITIK KANTOR, yang siap menerkam langkah-langkah perubahan yang dilakukan.

Sooo....

Risiko kehilangan waktu, tenaga, pikiran dan uang yang Anda investasikan adalah risiko yang harus Anda hadapi ketika anda menjadi Konsultan, Coach maupun Pengusaha Level 4 yang membeli seluruh atau sebagian saham perusahaan yang sedang bermasalah.

Sejak 2005, saya telah berlatih menghadapi politik kantor, mulai dari perusahaan sendiri yang nyaris kolaps, perusahaan lain di mana saya diundang sebagai konsultan, sampai dengan perusahaan-perusahan yang saya beli kepemilikannya sebagian bahkan seluruhnya.

Masalahnya hampir sama....
Tetap ada orang-orang yang akan berkata :
"Apapun Perubahan yang anda lakukan, Pokoknya saya tidak setuju..., karena jelas-jelas itu mengganggu bisnis saya",

Tentu ini ucapan yang tidak tersurat, melainkan tersirat dari bagaimana mereka menggalang opini, menggalang tanda tangan dukungan dll. Untuk menentang kebijakan resmi perusahaan.

Tidak perlu khawatir, bukankah Anda sudah mendapatkan Tips dari Maxwell, bahwa itu normal? Ada 16% orang yang berlaku demikian?

16% orang ini yang memang akan dengan sukarela akhirnya berada di luar perusahaan, dan membukakan kesempatan untuk tenaga-tenaga baru yang akan membawa penyegaran bagi organisasi Anda, yang diperlukan untuk membuat iklim perubahan yang lebih kondusif.

Saran saya, Anda hanya perlu menjadi lebih kreatif dan inovatif, hindarkan tindakan anarkis dan bertentangan dengan hukum.

Sembari siapkan skenario terburuk jika mereka melakukan tindakan anarkis dan melawan hukum tentunya.

Langkah terakhir, bersiaplah menunjukkan pintu keluar yang terbaik, buat mereka berkarya di tempat lain, karena di perusahaan dan organisasi Anda, belum tentu yang paling baik, buat mereka dan keluarga mereka.

Selamat mempraktikkan..

 

Salam Hebat

Putu Putrayasa

Business Mentor & Coach

CEO of BERNAS Media Group

www.Putu.HarianBernas.com

 

 

 

 

 

 

 

 


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Mahfud MD: Patriotisme Berarti Mau Mengorbankan Kemesraan Dengan Pacar

YOGYA, BERNAS.ID - Setiap warga negara harus memiliki patriotisme. Sebab NKRI hanya bisa bertahan kalau warga negaranya patriotik dan nasionalis. Hal tersebut disampaikan mantan Ketua MK Mahfud MD dalam Dialog Kebangsaan V yang dilaksana ...

DIY

Generasi Milenial Menentukan Kualitas Pemilu

JOGJA, BERNAS.ID --Kualitas Pemilu 2019 harus lebih baik dari pemilu-pemilu sebelumnya. Dan salah satu tolak ukur keberhasilan pemilu adalah bila menghasilkan figur pemimpin yang berkualitas yakni cerdas, jujur, berani dan bertanggungjawab. ...

DIY

Dua Pencuri Motor di Bawah Umur Diringkus Polisi

SLEMAN,BERNAS.ID- Unit Reskrim Polsek Pakem meringkus dua pelaku pencurian di bawah umur, AA (16), warga Sidorejo Hargobinangun Pakem, Sleman yang berprofesi sebagai buruh dan YC (16) warga Ponggol Hargobinangun Pakem, Sleman yang masih ber ...

DIY

KI Berharap Raperda Keterbukaan Informasi Publik DIY Bisa Segera Disahkan

YOGYA, BERNAS.ID - Komisi Informasi RI menyambut baik adanya Raperda Keterbukaan Informasi Publik yang digagas DPRD DIY. Komisi Informasi berharap Raperda bisa sesegera mungkin disahkan. Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat Gede Narayana be ...

Pendidikan

Semangat Literasi Bisa Dimulai dari Mewarnai dan Mendongeng

SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan anak-anak tingkat Taman Kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Sleman begitu antusias mengikuti lomba mewarnai dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sleman. Jari tangan-tangan mungil mereka begitu terampil menggerakk ...

DIY

Jembatan Gantung Kalijogo Berbah Mulai Dievakuasi

SLEMAN, BERNAS.ID- Jembatan gantung Kalijogo yang terpuntir derasnya arus sungai karena hujan lebat pada Rabu malam (30/1) di Karangwetan, Tegaltirto, Berbah, Sleman, mulai dievakuasi. Sekitar 15 petugas diterjunkan untuk proses evakuasi ba ...

DIY

Ladang Ganja 1,5 Hektare Ditemukan, Penanamnya Terancam Hukuman Seumur Hidup

YOGYA, BERNAS.ID - Seorang pria berinisial EY (42) asal Purwakarta Jawa Barat terancam hukuman seumur hidup karena tertangkap basah tengah menanam tanaman ganja yang masuk dalam kategori zat terlarang. Pria yang mengaku sebagai petani ini k ...

DIY

Paguyuban Dukuh Sleman Desak Realisasi Janji Jokowi

SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan anggota Paguyuban Dukuh Cokro Pamungkas mendatangi DPRD Kabupaten Sleman untuk mendesak agar segera merealisasikan revisi Peraturan Pemerintah (PP) No.43 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah (PP) No 47 tahun 2015. ...

Wacana

Memaknai Konsep Dasar Kewirausahaan

KEWIRAUSAHAAN atau kewiraswastaan merupakan ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidupnya. Kewiraswastaan merupakan disiplin ilmu tersendiri karena berisi body of knowledge yang ut ...

DIY

Operasional April, NYIA Gandeng DAMRI untuk Akses

SLEMAN, BERNAS.ID- Kurang lebih enam penerbangan internasional dari Bandara Internasional Adisutjipto dari Maskapai Air Asia dan Silk Air segera dipindahkan operasionalnya pada minggu pertama bulan April di New Yogyakarta Internasional Airp ...

Budaya

Naga PBTY Semangat Menari di Bawah Guyuran Hujan

YOGYA, BERNAS.ID -Hujan deras mengguyur Alun-Alun Utara saat penyelenggaraan Malioboro Imlek Carnival yang merupakan rangkaian acara dari Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY), Sabtu (16/2/2019). Namun sebanyak 31 kontingen tetap berseman ...

Budaya

Fashion on the Street Digelar di Jalanan Prawirotaman

YOGYA, BERNAS.ID - Rangkaian acara event Jogja Heboh masih terus bergulir dan semakin semarak. Prawirotaman Festival menggelar Fashion on the Street di Jalan Prawirotaman yang menampilkan karya desainer muda dari Jogja. Prawirotaman Fest ...

Budaya

Dua Vokalis Dewa 19 Beraksi Sepanggung di Jogja Demi Anak Penderita Kanker

YOGYA, BERNAS.ID - Dua eks vokalis Dewa 19 yakni Ari Lasso dan Elfonda Mekel (Once) tampil memikat dalam Intimate Concert Valentine Edition, Jumat (15/2/2019) malam di Hotel Tentrem Yogyakarta. Ini adalah konser yang digelar Yayasan Pita da ...

DIY

Pulang Mencari Rumput, Temukan Mayat di Bulak Sembung Gamping

SLEMAN, BERNAS.ID- Jumat siang (15/2) sekira pukul 10.30 WIB, di bulak sawah Sembung, Balecatur, Gamping, Sleman, ditemukan mayat dengan memakai celana pendek warna hitam dan kaos warna putih dalam posisi terlentang membujur ke arah utara. ...

DIY

KH Said Agil Ucap Kualat ke Dua Tokoh Ini

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam sebuah video viral, Ahmad Dhani berbicara soal potensi munculnya Nasakom baru di Indonesia. Diketahui bersama, Nasakom adalah ajaran dari Presiden Indonesia pertama, Bung Karno yang merupakan gabungan dari tiga alir ...

DIY

Mantan Karyawan Gondol 19 HP Baru di Konter HP Majikan

SLEMAN, BERNAS.ID- Unit reskrim Polsek Depok Barat berhasil meringkus pelaku pencurian 19 handphone baru di konter HP yang ada di ruko depan Kampus UIN Yogyakarta hari Kamis pagi, tanggal 24 Januari 2019 sekira pukul 10.00 WIB. Tersangka be ...

Ekonomi

Pendukung Jokowi Diminta Hentikan Boikot Bukalapak

JAKARTA, BERNAS.ID - Masyarakat Indonesia dan para pendukung Jokowi diminta untuk menghentikan ajakan boikot platform Bukalapak. Sebab kematian Bukalapak akibat serangan politik dalam negeri yang trengginas bisa saja tidak menghasilkan apa- ...

Pariwisata

Menpar: Narasi Imajinatif Diperlukan Borobudur

SLEMAN, BERNAS.ID- Narasi imajinatif untuk Candi Borobudur sangat diperlukan untuk menambah kunjungan karena hanya akademisi dan arkeologis yang tertarik. Narasi imajinatif ini ternyata sukses dilakukan untuk menarik pengunjung seperti yang ...

Pariwisata

Legenda Dibutuhkan Untuk Mempopulerkan Borobudur

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengakui, Candi Borobudur masih kalah populer dibandingkan Angkot Wat di Kamboja. Salah satu yang membuat Angkor Wat lebih populer menurutnya adalah adanya legenda Angkor Wat sebagai " ...

Budaya

Para Ojol Dibekali Sejarah Berdirinya Kota Yogyakarta

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID- Berpijak dari sejarah berdirinya,  Yogyakarta merupakan satu-satunya kota istimewa yang ada di Indonesia. Sejarah yang sangat panjang mengiringi Kota Pelajar hingga saat ini. Untuk itu, dalam kegiatan Pamo ...

DIY

Jelang Pemilu, Wabup Himbau Pemuda Jaga Situasi Tetap Kondusif

SLEMAN, BERNAS.ID - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat menyelenggarakan pembinaan tokoh-tokoh pemuda Islam, Rabu (13/2/19) bertempat di Aula lantai III Kantor Setda Kabupaten Sleman. Pembinaan ini dalam ran ...

DIY

Bupati Bantul Membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan Piyungan

BANTUL, BERNAS.ID - Bupati Bantul Drs. H. Suharsono membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2020 Tingkat Kecamatan Piyungan di Aula kecamatan setempat, Kamis (14/2/2019). Kegiatan ini bertemakan "Meningkatkan ...

DIY

Wawali Kota Yogyakarta Minta Tiap Kampung Budidaya Lele Cendol

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, terus menggencarkan gerakan budidaya lele dengan buis beton sebagai media kolam atau sering disebut dengan budidaya lele cendol pada setiap kelurahan di Kota Yogyakarta ...

Ekonomi

Bidik Wisatawan Domestik, 120 Buyer Serbu Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam upaya menyiasati low season, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata menggelar table top Jogjavaganza, Kamis (14/2/2019) di Hotel Inna Garuda Yogyakarta. Sebanyak 120 buyer travel agen yang ber ...

Budaya

Sarkem Fest, Upaya Ubah Image Kawasan Pasar Kembang

YOGYA, BERNAS.ID - Pasar Kembang, atau yang akrab di telinga dengan sebutan Sarkem, terkenal sebagai tempat prostitusi. Letaknya di salah satu gang kecil di Jl Pasar Kembang, masuk wilayah kecamatan Gedong Tengen, Jogja. Namun kini masya ...

DIY

Rekonstruksi Kasus Pelemparan Batu Diprotes Ibu Tersangka

SLEMAN, BERNAS.ID - Kepolisian Resor (Polres) Sleman merekonstruksi peristiwa pelemparan batu yang menewaskan salah seorang suporter bernama Muhammad Asadulloh Alkhoiri asal Klaten setelah menonton laga PSS Sleman melawan Persis Solo, di se ...

DIY

KAI Tanggapi Keluhan Penumpang KA Prameks di Medsos

YOGYA, BERNAS.ID - Belum lama ini, seorang pengguna KA Lokal Prameks mengeluhkan pelayanan terkait tiket kereta yang ia pesan lewat aplikasi tiket online. Keluhan itu kemudian ia unggah melalui sosial media Facebook dengan nama akun Citty S ...

DIY

Partisipasi Warga Ceme Terhadap Kebersihan Lingkungan Mengesankan

BANTUL, BERNAS.ID --Partisipasi masyarakat Dusun Ceme, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, dalam kebersihan lingkungan, khususnya sampah, sangat mengesankan. Mereka sangat memahami dan menyadari bahwa sampah memiliki nilai j ...

Ekonomi

Kini Pedagang Pasar Demangan Bisa Bayar Retribusi dengan Kartu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam rangka mengimplementasikan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), Pemkot Yogyakarta bekerjasama dengan Bank BTN meluncurkan retribusi non tunai atau e-retribusi di Pasar Demangan, Rabu (13/2/2019). Tak hanya a ...

Budaya

Pekan Budaya Tionghoa Membangun Semangat Ke-lndonesiaan

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID-Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke-14 Tahun 2019 telah dibuka, dimulai dari tanggal 13 Februari sampai 19 Februari 2019. PBTY menandai betapa kayanya keragaman suku-suku bangsa yang hidup di taman sarinya l ...

Budaya

PBTY 2019 Dibuka, Sajikan Ratusan Kuliner dan Festival Budaya

YOGYA, BERNAS.ID - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) yang ke-14 kembali digelar mulai Rabu (13/2/2019) malam. Berpusat di Kampung Ketandan Malioboro Kota Yogyakarta, hajatan dalam rangka menyemarakkan tahun baru Imlek 2570 ini akan be ...

DIY

Memanfaatkan Anggaran dalam Musrenbang Kecamatan Umbulharjo

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Renja RKPD) Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2019 dilaksanakan di Aula Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta, ...

DIY

Welcome Dinner Jogjavaganza #2

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta bersama pelaku pariwisata Kota Yogyakarta menggelar Welcome Dinner dalam Rangkaian Acara “Jogjavaganza” di Grand Aston Hotel, Yogyakarta Selasa (12/2/2019). Dikata ...

DIY

Dicari 100 Mata untuk Dioperasi Katarak Gratis

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Widjanarko Center yang merupakan lembaga sosial bersama PT Sido Muncul akan melaksanakan operasi katarak gratis pada hari Jumat, 15 Maret 2019 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Dr S Hardjolukito Yogyak ...

DIY

Jaring Aspirasi, AY Sudarma Akan Mengawal Segala Permasalahan yang Ada

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Anggota Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Drs AY Sudarma melakukan temu warga dan jaring aspirasi (Reses), Senin (11/2/2019) malam di Balai Serbaguna RW 4 Mertolulutan, Ngampilan, Yogyakarta. "Jaring aspira ...

DIY

Pelaku Pelemparan Kaca Mobil Ditangkap

SLEMAN, BERNAS.ID- Jajaran unit reskrim Polsek Mlati berhasil meringkus tiga pelaku pelemparan batu kepada kaca mobil pikap hitam yang terjadi pada malam Minggu (3/2) sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Gadjah Mada, Dusun Sendari. Diketahui pe ...

Kesehatan

Kaki Gadis Cantik asal Manggarai Itu pun Harus Diamputasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Raut wajahnya selalu tampak ceria dan gaya bicaranya ceplas ceplos khas anak-anak. Tak sedikit pun terlihat kalau gadis cilik nan cantik asal Labuanbajo, Manggarai Barat, NTT itu baru saja kehilangan salah satu bagia ...

DIY

Keterbukaan Informasi Publik di DIY Masih Belum Terlalu Baik

YOGYA, BERNAS.ID - Badan Publik di DIY masih belum banyak yang menyediakan informasi publik, sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi. Badan Publik di DIY masih sedikit menyedi ...

DIY

KPU Sleman Mulai Merakit 16.995 Kotak Suara

SLEMAN, BERNAS.ID- KPU (Komisi Pemilihan Umum) mulai merakit kotak suara yang berjumlah 16.955 buah berdasarkan jumlah TPS yang dibutuhkan di Sleman. KPU mengerahkan 8 orang tenaga buruh harian lepas untuk merakit kotak KPU yang berbahan da ...

DIY

Lampu Penerangan di Jalur Evakuasi Merapi Terbatas

SLEMAN,BERNAS.ID- Gunung Merapi tengah rutin menunjukkan aktivitasnya. Dilansir dari akun Twitter @BPPTKG, pada Selasa (12/2) dini hari pukul 00.00-06.00 WIB, berdasarkan data seismik, terjadi jumlah guguran 17 kali dengan durasi 10-60 deti ...

DIY

Intensitas Merapi Tinggi, Warga Dihimbau Waspada

SLEMAN, BERNAS.ID- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terus mengeluarkan informasi terkait Gunung Merapi yang sering memuntahkan lava pijar. Meski aktivitasnya cukup tinggi, status Merapi masih pada l ...

Ekonomi

FPPR Ancam Tutup Toko Modern Tak Berijin di Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Forum Peduli Pasar Rakyat (FPPR) mendesak DPRD Kabupaten Sleman menertibkan toko modern yang tidak berijin. Forum ini juga menuntut agar memasang label berijin dan tidak berijin kepada toko modern. Ditemui setelah mela ...

Pendidikan

Situasi Politik Saat Ini Membelah, Potensial Rasa Permusuhan

BANTUL, BERNAS.ID- Di tengah kondisi politik praktis yang mengejar kekuasaan dengan fanatisme yang luar biasa, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menjelaskan tentang tema Tanwir Muhammadiyah yang akan diselenggarakan di Bengkulu pada ...

Budaya

PBTY 2019 Dibuka Dua Hari Lagi, Bakal ada Tiga Naga Raksasa

YOGYA, BERNAS.ID - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) memasuki penyelenggaraan tahun ke-14 pada 2019 ini. Rangkaian acara siap digelar tanggal 13-19 Februari 2019. "Tahun ini PBTY tembus menjadi event terbesar di Indonesia, mas ...

Pariwisata

Bendungan Kamijoro yang Viral di Medsos Ternyata Dahulu Bikinan Belanda

KULONPROGO, BERNAS.ID - Jembatan Bendungan Kamijoro yang membentang di Sungai Progo yang menghubungkan dua wilayah kabupaten, yaitu sebelah timur sungai merupakan wilayah Desa Kamijoro, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul dan sebelah barat ...

DIY

Saat Ini, Politik Praktis yang Hanya Mengejar Kekuasaan

BANTUL, BERNAS.ID-  Kondisi politik saat ini hanya menawarkan kebenaran politik berdasarkan kelompoknya. Politik terkesan politik praktis yang mengejar kekuasaan dengan fanatisme yang luar biasa. Berdasar teori Edmund Husserl, Rekto ...

DIY

Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden Resmi Ditutup

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Latihan pengamanan pemilihan umum legislatif dan presiden tahun 2019 resmi ditutup dengan menampilkan simulasi aksi demo massa yang tidak puas dengan hasil pemilu serta diakhiri dengan Apel penutupan latihan pen ...

Lifestyle

Pesona Taman Bunga Telaga Malingan

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID - Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menyeimbangkan aktivitas rutinnya maka piknik atau berwisata menjadi salah satu alternatifnya. Seiring dengan kemajuan teknologi dan berkembangnya media sosial me ...

Kesehatan

Jika Demam, Segera Kunjungi Faskes Terdekat Sebelum Terlambat

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Yogyakarta awal tahun ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Terkait hal itu Pemkot meminta warga yang mengalami demam untuk sege ...

Budaya

Santri Jember Gelar #AksiBelaKiai, Tuntut Fadli Zon Minta Maaf

JEMBER, BERNAS.ID  -  Para santri Kabupaten Jember, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa #AksiBelaKiai dengan longmarch dari Lapangan Talangsari, Jember Kidul, Kaliwates, menuju Alun-alun pada Minggu (10/2/2019). Dalam aksi i ...