3 Tempat Wisata Misterius di Yogyakarta


12 Agustus 2016

Gereja Gotik. (Sumber foto: meirjoan[dot]blogspot[dot]com)

HarianBernas.com - Jika Anda ke Yogyakarta, mungkin Anda akan berpikir tentang berbagai objek wisata menarik dan juga indah. Sebut saja wisata pantai, wisata candi, sampai dengan wisata museum. Di luar itu, sebenarnya masih ada sisi lain dari beberapa objek wisata di Yogyakarta.

Bagi Anda yang suka untuk menguji nyali, saatnya Anda mencoba datang ke tempat wisata bernuansa misterius. Sisi lain itulah yang akan membuat objek wisata menjadi menarik karena juga ditambah berbagai kisah horor dan seram.

Dari beberapa tempat wisata yang bernuansa misterius di Yogyakarta, inilah 4 tempat wisata mistis yang sangat direkomendasi. Selain karena kemasyuran objek wisatanya, kisah misterinya pun layak untuk digali lebih dalam. Maka nyali Anda akan dapat semakin tertantang.

Inilah beberapa tempat wisata misterius di Yogyakarta:

1. Goa Jepang

Bila Anda ingin bisa menikmati suasana alam bersejarah, maka Anda tidak akan salah untuk memilih Goa Jepang Kaliurang. Berada di tengah kawasan hutan kaki Gunung Merapi, Goa Jepang pun menyajikan bebatuan berbentuk goa.

Berdasarkan kisah petugas Taman Nasional Gunung Merapi, Goa Jepang bukanlah sebuah goa yang alami. Goa ini memang sengaja dibuat oleh Jepang pada tahun 1942. Pekerjanya memakai tenaga kerja pribumi atau disebut juga dengan nama romusha.

Gua Jepang Kaliurang adalah salah satu kompleks gua buatan peninggalan masa penjajahan Jepang yang dibangun pada sekitar tahun 1942-1945 dan mempunyai fungsi sebagai tempat berlindung tentara Jepang dari sekutu pada masa itu.

Untuk bisa sampai dan juga menjelajahi ke 25 gua yang ada di bukit Plawangan ini, wisatawan harus melakukan trekking terlebih dahulu untuk menyusuri jalan setapak di badan bukit. Selain berpetualang menelisik gua-gua ini, wisatawan juga bisa melanjutkan trekking untuk sampai di Puncak Plawangan. Dari Puncak Plawangan ini, gagahnya Merapi dan juga hijaunya lembah disekitarnya mampu memanjakan mata.

Di sini Anda akan bisa melihat lubang-lubang yang berbentuk seperti goa bersejarah. Seluruhnya terdapat 25 lubang dimana masing-masing lubang mempunyai kedalaman 10 meter. Sebagian di antaranya terasa sangatlah pengap. Sebagian lainnya cukup terasa sangat segar.

Bukan hanya itu,ada rumor yang mengatakan jika di dalam goa tersebut banyak tentara Jepang yang telah mati. Dari kisah itu, maka muncul berbagai kisah yang menyeramkan. Menurut kabar yang sudah beredar di masyarakat, sebagian pengunjung Goa Jepang sering mendengar suara-suara aneh dan melihat kilatan cahaya yang sangat cepat.

2. Gereja Gotic

Umumnya masyarakat di Yogyakarta menyebut jika gereja gotic merupakan gereja tertua di Kota Pelajar Gereja Gothic ini terletak di Sayidan. Hal ini berdasarkan tekstur bangunannya yang memang tampak sudah tua dan juga arsitekturnya yang menyerupai bangunan bergaya Eropa.

Terlepas dari hal tersebut, bangunan ini memang bisa dibilang unik. Berdiri megah di antara perumahan warga di Sayidan yang berada di Kota Yogyakarta. Apalagi diketahui jika perkembangan Kota Yogyakarta tak terlepas dari peran kerajaan Mataram Islam.

Gereja Gothic Sayidan yang berada di antara gang kecil di Sayidan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Letaknya tidak jauh dari perempatan Gondomanan, Taman Pintar. Bangunan ini sangat layak menjadi salah satu destinasi Anda jika mengunjungi Kota Yogyakarta.

Bangunan ini mulanya adalah rumah pribadi yang merupakan pengusaha keturunan Tionghoa, yaitu keluarga Thientikhien. Usia bangunannya sebenarnya tak lebih dari ratusan tahun. Hanya saja, karena lama tidak dihuni, kondisi bangunannya tidak terurus sehingga tampak semakin tua.

Memang Gereja Gotik bukanlah merupakan tempat ibadah melainkan sebuah tempat tinggal. "Dahulu bentuk rumah ini tak seperti ini, tetapi setelah Thietikhien wafat, anaknya yang pulang dari Belanda lalu merenovasi rumah tersebut" tambah Tari, salah seorang warga Sayidan.

Ternyata rumah tersebut dibangun atas adanya inisiatif anak kedua Thietikhien yang baru saja menyelesaikan gelar spesialis kesehatan di Belanda. Rumah tersebut dibangun oleh para anaknya pada tahun 1979.

Setelah sang suami meninggal, Ester Haryono (istri dari Thientikhien) yang merawat rumah tersebut kemudian memakai rumah tersebut untuk merintis bisnis konfeksi batik yang di ekspor ke luar negeri.

Baca juga Tahukah Anda Kisah Misterius di Balik Monumen-Monumen Dunia Berikut Ini?

Setelah nyonya rumah meninggal, giliran sang anak yang mengurusi rumah tersebut. Salah satu anak bungsu dari Ester Haryono juga sempat menempati rumah tersebut, tetapi pada akhirnya juga meninggalkan rumah itu.

Anak bungsu dari Ester Haryono itu saat ini membuka museum Ullen Sentalu. "Biasanya utusan dari ahli waris sering datang untuk mengunjungi rumah hanya sekedar membayar pajaknya," tambah warga sekitar.

Sekedar untuk informasi tambahan, bangunan ini pernah dipakai solois kenamaan, Ari Lasso, sebagai setting dalam video klipnya.

Namun apapun isu mistis yang sudah berkembang tentang bangunan ini, yang pasti bangunan tersebut bukanlah gereja dan tak pernah terjadi kegiatan peribadahan di dalamnya. Jika ternyata ada patung-patung yang ada di interior ataupun eksteriornya, semuanya hanyalah hiasan yang dipakai untuk rumah tersebut.

Konon kabarnya, tidak sedikit warga sekitar yang merasakan bulu kuduk merinding pada saat melintasi gereja ini. Bahkan, ada saja beberapa hal ganjil yang menyertai hingga bulu kuduk merinding. Sepertinya, suara pertengkaran dari dalam ruangan.

3. Goa Kiskendo

Goa Kiskendo yang berada di Desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo. Objek wisata ini adalah salah satu dari sekian banyak objek wisata di Desa Jatimulyo. Letaknya berada di pinggir jalan lintas antara Kulonprogo dan juga Purworejo.

Pada saat berdiri 20 meter dari bibir goa, sudah telihat bagaimana tentang sejarah Goa Kiskendo. Relief pewayangan yang bentuk di dinding dengan sangat rapi. Semuanya seperti benar-benar tampak terawat, tak terihat kerapuhan ataupun sebentuk cungkilan. Ukiran relief tersebut seakan juga mengingatkan bagi siapa pun yang akan berkunjung ke Goa Kiskendo tentang sebuah cerita wayang, seperti kisah Ramayana.

Berdasarkan cerita dari warga sekitar, relief wayang tersebut sungguh mempunyai nilai sejarah. Relief tersebut juga mengatakan sebuah cerita, seakan sebagai bukti jika adanya pertempuran Mahesasuro dan Lembusuro yang melawan si manusia kera atau dikenal Subali.

Di goa ini, Anda akan dapat menemukan suasana seram. Udaranya yang lembab dan juga berbagai suara binatang goa yang selalu bersahut-sahutan. Tentu saja, kondisi itu juga menambahkan kisah seram semakin nyata.

Baca juga 5 Kisah Misteri tentang Gunung di Indonesia

Konon kabarnya, di goa ini sering terjadi penampakan di berbagai malam tertentu. Wujudnya tak jelas. Hanya saja, sosok tersebut memang selalu menampakkan diri di sudut-sudut ruangan goa dan pepohonan di sekitar luar goa.

Saat ini fasilitas di gua kiskendo semakin bertambah sehingga jumlah pengunjung objek wisata Gua Kiskendo yang meningkat menyusul bertambahnya fasilitas perkemahan dan juga fasilitas umum lainnya.

Kasi Objek dan Sarana-Prasarana Disparpora Kulon Progo Kuat Tri Utama di Kulon Progo, Ahad yang mengatakan bumi perkemahan Gua Kiskendo banyak digunakan sebagai malam keakraban mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, bahkan saat ini homestay pun banyak dimiliki oleh masyarakat setiap Sabtu dan Ahad yang selalu penuh.

"Saat ini terdapat ada tren, dimana wisatawan mencari wisata alam dan juga berbasis masyarakat. Kami sudah berupaya untuk menangkap peluang tersebut, salah satunya adalah menyediakan tempat perkemahan bagi wisatawan," tambah Kuat.

Kuat menyebutkan jika pemuda di sekitar Gua Kiskendo juga secara inisiatif untuk mengembangkan tarian Sugriwo dan Subali. Tarian ini disuguhkan kepada wisatawan setiap bulan sekali atau berdaarkan permintaan dari wisatawan.

"Tarian ini jells akan semakin menyemarakkan kunjungan wisata ke Gua Kiskendo. Penarinya juga mendapat penghasilan," tambah dia.

Ke depan, kata Kuat, pihaknya bekerja sama dengan masyarakat di sekitar Gua Kiskendo mengembangkan potensi objek wisata lain yakni Kidang Kencono dan Curug Sewu yang saat ini belum dikeloka secara optimal.

Disamping itu, menurut Kuat, kawasan Gua Kiskendo juga memiliki potensi dikembangkan agrowisata karena adanya tanaman salak di setiap rumah warga. Ke depan, potensi tersebut juga akan dikelola secara profesional, sehingga dapat menjadi wisata alam yang bagus.

"Kami akan selalu mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal dan juga dikemas menjadi sajian wisata yang menarik. Pertumbuhan dan juga perkembangan pariwisata tidak akan terwujud tanpa adanya peran serta masyarakat," kata Kuat.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Masyarakat Jogja Beri Dukungan kepada KPU dan Bawaslu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Masyarakat Jogja Dukung KPU (Masjaduk) menggelar aksi damai memberikan dukungan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang telah melaksanakan Pemilu secara damai dan aman, Selasa ...

DIY

Pemerintah dan DPR Didorong untuk Kaji Ulang Pemilu Serentak

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Pemerintah dan DPR RI didorong untuk mengkaji ulang penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) serentak. Hal ini dimaksudkan agar menjadi panduan bagi revisi UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum untuk mencapai p ...

Pendidikan

Perpusdes Sumber Ilmu Balecatur Fokus Pemberdayaan Perempuan dan Difabilitas

SLEMAN, BERNAS.ID-Menanggapi tuntutan zaman, perpustakaan tidak boleh hanya sebagai pusat informasi saja, tetapi juga sebagai tempat untuk ruang beraktivitas yang kreatif (experience center). Merespon tuntutan tersebut, Perpustakaan Desa (p ...

DIY

Audit Medik dan Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Penyelenggara Pemilu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Hingga kini penyebab pasti sakit maupun kematian ratusan penyelenggara Pemilu 2019 belum diketahui. Hal ini terjadi karena sampai saat ini belum dilakukan audit medik dan otopsi bagi penyelenggara pemilu yang sakit m ...

DIY

Angkasa Pura I Musnahkan 2.779 Barang yang Dilarang dalam Penerbangan

SLEMAN, BERNAS.ID- Di lapangan NDB Angkasa Pura I, Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta melakukan kegiatan pemusnahan barang dilarang (prohibited items) yang ditemukan setelah melalui pemenuhan prosedur pemeriksaan dalam keaman ...

DIY

Foreder Adakan Bakti Sosial dan Buka Bersama Anak-anak Yapitu Piyungan

BANTUL, BERNAS.ID -- Forum Relawan Demokrasi (Foreder), salah satu organ relawan pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'aruf Amin, tetap aktif dalam kegiatan sosial meski pemilihan umum, baik pemilihan presiden-w ...

Budaya

Didik Nini Thowok Semarakkan Waisak 2019 di Candi Sewu

KLATEN, BERNAS.ID - Waisak Nasional 2563 BE/2019 Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) di Candi Sewu, Klaten, Jawa Tengah pada Kamis (18-19/5/2019) berlangsung semarak. Acara yang penuh dengan nuansa seni dan budaya ini dihadiri ribuan umat B ...

DIY

Danrem 072 Yogyakarta Ajak Komponen Masyarakat Jaga Persatuan

JOGJA, BERNAS.ID- Korem 027/Pamungkas Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan silahturahmi kebangsaan dengan komponen masyarakat Yogyakarta di Monumen Diponegoro, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Jumat sore 17 Mei 2019. Dalam sambutannya, Bimo ...

Ekonomi

Meski Harga dan Stok Aman, Kandungan Berbahaya dalam Bahan Makanan Perlu Diwaspadai

YOGYA, BERNAS.ID—Selama Ramadan harga kebutuhan pokok di DIY dinilai masih stabil, stok kebutuhan juga masih mencukupi. Meski begitu makanan mengandung bahan berbahaya masih ditemukan dibeberapa takjil maupun di pedagang pasar. Sek ...

Pendidikan

Status Aset Hambat Pengembangan UPNVY jadi PT Kelas Dunia

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Status aset UPN "Veteran" Yogyakarta (UPNVY), terutama tanah dan bangunan, yang belum seluruhnya dihapuskan dalam SIMAK BMN Kementerian Pertahanan, menyebabkan Kemenristekdikti belum mencatatkan atau memasu ...

DIY

Jual Ganja, Sarjana Teknik Diringkus Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID- Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) berhasil meringkus pengedar ganja berinisial IAF (24), warga Randusari, Teras, Boyolali, Jawa Tengah di rumahnya, 8 Mei 2019 yang lalu. Dari informasi, rupanya IAF ini mer ...

Ekonomi

Elemen Masyarakat Jogja Laporkan Warga Asing yang Berbisnis Tidak Sesuai Ijin

SLEMAN, BERNAS.ID- Tak dipungkiri, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tempat tujuan warga negara asing (WNA) untuk melakukan usaha atau bisnis karena potensinya yang besar. Namun, potensi yang besar itu seringkali membuat oknum untuk ...

Pendidikan

UPN Veteran Yogyakarta Adukan Nasib Pegawai Non PNS ke DPR RI

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- UPN "Veteran" Yogyakarta mengadukan nasib pegawai tetap yayasan/pegawai swasta atau non PNS/ASN UPN "Veteran" Yogyakarta kepada Komisi X DPR RI, Kamis (16/5/2019). Pengaduan dilakukan karena hing ...

Lifestyle

Indonesian Scooter Festival Siap Digelar September di Jogja, Ada Atta Halilintar

YOGYA, BERNAS.ID - Indonesian Scooter Festival (ISF), event otomotif tahunan yang digelar sejak 2017 bakal kembali digelar di Jogja Expo Center, 21 & 22 September 2019. Ini adalah ajang berkumpulnya puluhan ribu skuteris dari dalam dan ...

Olahraga

Kapolda DIY Ajak Suporter Klub Sepakbola Jaga Kondusifitas di Liga 1

SLEMAN, BERNAS.ID- Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri mengajak suporter masing-masing klub yang bakal berlaga di Liga 1 2019 untuk menjaga kondusifitas. Ia menyampaikan imbauan tersebut karena konflik antarsuporter sudah sangat sering terj ...

Ekonomi

Bupati Sleman Ajak Pelaku UMKM Jual Produknya Secara Online

SLEMAN, BERNAS.ID- Bupati Sleman, Sri Purnomo membuka Pasar Lebaran 2019 yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman di Jalan Candi Sari, sisi selatan Lapangan Pemda Sleman. Pasar Lebaran yang dibuka mulai hari ini, Selasa ...

Wacana

Menagih Janji para Pemimpin

SETELAH Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Calon Anggota Legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu dilaksanakan serentak, kini seluruh rakyat sedang menantikan selesainya rekapitulasi real count oleh Komisi Pemilihan ...

DIY

Umat Ratu Rosari Berbagi Kasih dengan SLB Marganingsih

SLEMAN, BERNAS.ID - Umat Lingkungan St Maria Ratu Rosari Perumahan Citra Ringin Mas Purwomartani, Kalasan, Sleman, Paroki Santo Petrus dan Paulus Babadan melakukan anjangsana ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Marganingsih Pokoh, Wedomartani, Ngem ...

DIY

Forum Pemred DIY Minta Semua Pihak Menahan Diri

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) DIY meminta semua pihak untuk menahan diri dalam menyikapi proses dan hasil pemilihan umum (pemilu), baik pemilihan calon anggota legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden-wakil pre ...

DIY

Masakan Jawa Mendominasi Menu Buka Puasa di H-Boutique Hotel

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Aneka jenis masakan khas Jawa mendominasi menu buka puasa bersama di H-Boutique Hotel Jalan Prof Yohanes Sagan, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Setiap hari menu yang disajikan mulai pukul 17.00 di Amboja Krama Resto H ...

DIY

Kemenpar: Kota Yogyakarta Perlu Ikon Kuliner

JOGJA, BERNAS.ID- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengatakan kuliner, sektor dari pariwisata yang sepele karena pendapatan yang diperoleh dari kuliner ternyata begitu besar. Untuk itu, diperlukan desain strategi dan ren ...

Ekonomi

Kebutuhan Uang Kartal Ramadan dan Idulfitri DIY Diprediksi Sebesar Rp5,6 Triliun

YOGYA, BERNAS.ID -Bank Indonesia memprediksi, permintaan yang kartal perbankan DIY untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2019 sebesar Rp5,6 triliun. Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) DIY Hilman Tisnawan mengatakan jumlah ...

DIY

Tahun 2019, Pilkades Sleman Terapkan Sistem E-Voting

SLEMAN, BERNAS.ID- Pemerintah Kabupaten Sleman akan menerapkan e-voting dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2019. Pilkades dengan e-voting akan mewujudkan pelaksanaan pemilihan kepala desa yang akurat, akuntabel, efektif, dan efisi ...

DIY

Penyanyi Ibukota Isyana Sarasvati Meriahkan Bosa Raya di TBY

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Penyanyi ibukota Isyana Sarasvati ikut memeriahkan event Bosa Raya 2019 di Concert Hall TBY, Rabu (8/5/2019) malam. Keputusan menghadirkan Isyana Sarasvati dalam event Bosa Raya 2019 dimaksudkan agar siswa/siswi SMA ...

DIY

Kastorius Sinaga : Menkopolhukam Tepat Bentuk Tim Bantuan Hukum

JAKARTA, BERNAS.ID - Rencana Menkopolhukam Wiranto untuk membentuk Tim Bantuan Hukum sangat tepat untuk mengantisipasi dinamika politik sehubungan dengan aksi gerakan delegitimasi hasil Pilpres 2019 menjelang pengumuman resmi KPU, 22 Mei 20 ...

DIY

Inilah Beberapa Catatan Penting Terkait Pemilu 2019 di DIY

YOGYA, BERNAS.ID - Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) DIY menilai, pelaksanaan Pemilu 2019 secara umum sudah berlangsung dengan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Meski demikian, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. ...

Pendidikan

Intelektual Yogyakarta Serukan Persatuan Indonesia Pasca Pemilu

SLEMAN, BERNAS.ID-Berpijak dari keprihatinan pro dan kontra di tengah masyarakat pasca pemilu, intelektual Yogyakarta menyerukan agar seluruh komponen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Komandan Korem 027/Pamungkas, Brigjen ...

DIY

KA Bandara Mulai Layani Penumpang Pesawat

YOGYA, BERNAS.ID - Kereta Api Bandara mulai beroperasi, Senin (6/5/2019) bersamaan dengan operasional Yogyakarta International Airport. EVP PT KAI Daop 6 Eko Purwanto mengatakan KA Bandara sudah disiapkan baik dari sisi sarana maupun pra ...

Pariwisata

Sejumlah Alumnus Ikamaya Tolak Wisata Halal di Labuanbajo

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Sejumlah alumnus Ikamaya (Ikatan Mahasiswa Manggarai Yogyakarta) secara tegas menolak penerapan wisata halal di Labuanbajo, Manggarai Barat, NTT. Karena wisata halal sangat tidak tepat dengan budaya dan kebiasaan mas ...

DIY

Presiden Jokowi Laksanakan Shalat Tarawih Pertama di Bogor

YOGYAKARTA, BERNAS ID - Presiden Joko Widodo melaksanakan ibadah shalat tarawih pertamanya di bulan Ramadan 1440 H, di Masjid Jenderal Besar Soedirman di komplek Museum Peta, Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad), Bogor Tengah, Kota Bog ...

Lifestyle

Ramadhan Buffet Dinner Grand Inna Malioboro

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Paket Buka Puasa “From Nusantara to Eastern“ di Grand Inna Malioboro, bertempat di Pelataran Hotel (outdoor) dan Malioboro Coffee Shop (indoor). Menu Nusantara tersedia setiap hari Senin hingga Kamis, de ...

DIY

Cucu Ki Hadjar Dewantara Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar Rumahnya

SLEMAN, BERNAS.ID -Pensiunan Dosen Fakultas Teknik UGM, Lalitasari (67,) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jalan Kakap Raya No 30 Minomartani, Ngaglik, Sleman, Sabtu (4/5/2019) siang. Jenasah Lalita ditemukan dengan kaki yang mem ...

Pendidikan

Sekretaris Milenial Harus Cinta Lingkungan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 program Studi Sekretaris ASMI Santa Maria Yogyakarta, Sabtu (27/4/2019) lalu, diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain lomba orasi bahasa Indonesia, pidato bahasa Jawa, micro ...

Pendidikan

JK Resmikan Gedung Program Pascasarjana UNY

SLEMAN, BERNAS.ID- Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla (JK) berkesempatan hadir untuk menghadiri seminar nasional "Format Pendidikan untuk Meningatkan Daya Saing Bangsa" di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sekaligus meresmik ...

DIY

Buka Puasa Bersama di @K Hotel Kaliurang Sambil Menikmati Keindahan Alam

SLEMAN, BERNAS.ID -@K Hotel Kaliurang menawarkan program buka bersama bertajuk Super BukberKaliurang sambil menikmati keindahan alam di sekeliling hotel. Dalam program yang dilaunching Jumat (3/5/2019) sore oleh Manajer @K Hotel Kaliurang H ...

DIY

Kelompok Moderat Harus Bersatu Melawan Paham Radikal

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemilihan umum (Pemilu), baik pemilihan calon anggota legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden-wakil presiden (pilpres) harus dipahami sebagai sebuah bentuk kontestasi politik dalam sistem demokrasi. Namun, melih ...

Pendidikan

Tingkatkan Kebiasaan Anak Baca Alquran Lewat Tahfidz Alquran

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perkembangan teknologi yang kian pesat tiap harinya membuat sejumlah aktivitas manusia mulai disinergikan dengan teknologi. Berbagai media sosial hadir dan sering digunakan oleh anak-anak seperti YouTube dan Instagra ...

DIY

Ribuan Warga Ikuti Senam Masal di Alun-alun Utara

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Ribuan warga DIY dari berbagai latar belakang mengikuti senam masal di Alun-alun Utara Yogyakarta, Jumat (3/5/2019) pagi. Kegiatan senam bertajuk Senam Rakyat, Jogja Sehat Indonesia Kuat yang dibuka dan dihadiri GKR ...

DIY

Marching Band TK Negeri 2 Yogyakarta Sabet Juara Umum

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Memaknai peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada kamis 2 Mei 2019 dengan berbagai cara salah satunya seperti yang dilakukan oleh tim Marching Band TK Negeri 2 Yogyakarta dengan mengikuti  dua ke ...

Olahraga

Ribuan Warga Semangat Ikuti Senam Rakyat di Alun-Alun Utara

YOGYA, BERNAS.ID - Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan Gebyar Senam Rakyat, Jumat 03 Mei 2019 pagi di Alun-alun Utara Yogyakarta. Acara diikuti oleh oleh masyarakat Yogyakarta. ...

DIY

Bambang Soepijanto akan Terima dengan Legawa Hasil Pemilu yang Diumumkan KPU

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Sikap ksatria dan legawa ditunjukkan Dr Ir H Bambang Soepijanto MM, salah satu calon Anggota DPD RI dari Dapil DIY. Ia mengaku akan menerima apa pun hasil pemilihan anggota legislatif (pileg) dan senator (DPD) 17 Apr ...

Ekonomi

Kementrian Perdagangan Sidak Harga Sembako Jelang Ramadan di Pasar Beringharjo

YOGYA, BERNAS.ID - Kepala Bappebti Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana, melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta, dalam rangka koordinasi terkait stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Ramadan, Kamis ...

Kesehatan

Ribuan Buruh Jalan Sehat di Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2019 sekaligus memperingati Hari Jadi Sleman ke 103, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman selenggarakan jalan sehat bersama Lembaga Kerjasama T ...

DIY

Perampok Spesialis Konter HP Lakukan Aksinya dengan Pistol Buatan Dalam Negeri

SLEMAN, BERNAS.ID -Polda DIY berhasil mengulung komplotan perampok spesialis konter handphone di wilayah hukum Yogyakarta. Komplotan berjumlah empat orang, yaitu AD, warga Bandung, ASS dan SBH warga Karawang, Jawa Barat serta FB, warga Ngaw ...

Ekonomi

Kemendes PDTT Berharap Lulusan Pelatihan Kerajinan Rajut Tularkan Ilmunya ke Masyarakat Desa

SLEMAN, BERNAS.ID- Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Perdesaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Harlina Sulistyorini menutup pelatihan kerajinan rajut berbasis ekonomi kreatif tahu ...

Ekonomi

Produk Kuliner Rumahan Jogja Didorong Tembus Pasar Modern

YOGYA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan mendorong produk kuliner rumahan untuk bisa menembus gerai toko atau minimarket modern. Berbagai upaya pun sudah dilakukan Pemerintah Ko ...

DIY

Orangtua Ikut Berkontribusi Banyak Anak Meninggal Kecelakaan Lalu-lintas

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Orangtua ikut berkontribusi banyak anak atau pelajar yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu-lintas di DIY maupun di Indonesia. Sebab, orangtua ikut mendorong anak menggunakan kendaraan bermotor, baik roda dua ma ...

DIY

Kecelakaan Lalu-lintas di DIY Tinggi, Terbanyak di Bantul, dengan Ratusan Korban Jiwa

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Angka kecelakan lalu-lintas di DIY sangat tinggi. Bahkan hanya dalam waktu 3 bulan sejak Januari hingga Maret 2019, angka kecelakaan lalu-lintas di DIY mencapai 1.831 kasus dengan memakan korban jiwa 117 orang. Dari 1 ...

Pendidikan

Persiapan Kepala Sekolah dan Guru di Sleman Menghadapi Revolusi Industri 4.0

SLEMAN, BERNAS.ID - Ditjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo RI bersama Center of Education Regulation & Development Analysis (Cerdas) menggelar Seminar dan Workshop Menyiapkan Kepala Sekolah dan Guru dalam Menghadapi Revolusi Indus ...

DIY

Dasar Apes, Niat Jual HP Malah Disekap Calon Pembelinya

SLEMAN, BERNAS.ID- Nasib apes menimpa Salafudin (22), warga Kaliangkrik, Magelang. Pasalnya, niat mau jual HP, tapi malah disekap calon pembelinya, CN alias Yoyok (32), warga Jalan Kaliurang Km 10,5. Gara-gara penyekapan selama tiga hari ...