Berita Nasional Terpercaya

Seni Tradisi Berkembang Sesuai Jaman

0

Bernas.id – Seni Tradisi Berkembang Sesuai Jaman JOGJA-Seni tradisi yang banyak terdapat di Yogyakarta berkembang sesuai dengan tuntutan jaman. Hal tersebut terjadi karena adanya interaksi sosial budaya yang tumbuh dan berkembang menurut jamannya. “Perkembangnya yang terjadi pada seni tardisi kerakyatan terjadi dalam dua sisi yakni sisi estetik dan non estetik.

Hal tersebut berlangsung sejak era industry pariwisata berkembang pesat yakni sejak tahun 1986 hingga saat ini,” paparnya pakar seni tradisi Dr Kuswarsantyo dalam acara dialog Budaya yang digelar oleh Dewan kebudayaan kota Jogja (DKKY) di Monumen Gamelan Yogykarta, kemarin. Ia juga menandaskan, sejak dicanangkan program pariwisata menjadi program penting pemerintah maka berbagai bentuk kesenian tradisi kerakyatan berkembang pesat.

Baca juga: Rumah Joglo, Rumah Adat Jawa yang Memiliki Banyak Keunikan

Dari segi estetik semakin variatif, sedangkan dari sisi non estetik terlihat semakin meningkatnya frekuensi berbagai kesempatan untuk dapat memepertunjukan seni tradisis kerakyatan tersebut, misalnya sangat banyak berbagai bentuk lomba. “Festival bahkan pentas-pentas yang memberikan ruang untuk hal tersebut,” jelasnya. Menurut Kuswarsantyo, proses interaksi social budaya yang terjadi merupakan hal penting untuk dapat dianalisa terkait dengan perkembangan seni tradisi kerakyatan.

Interaksi yang terjadi ialah bertujuan untuk dapat melakukan penyesuaian antara budaya lama dan budaya baru sehingga tercipta sebuah harmoni yang harus dicapai dalam jamannya, jika hal tersebut dapat terjadi dengan baik maka justru akan menguatkan budaya baru yang muncul yang lebih sesuai dengan situasi jaman yang tengah berlangsung. “Banyaknya bentuk bentuk kemasan seni tradisi yang dipergunakan sebagai ajang promosi membuktikan bahwa proses yang terjadi bersifat saling menguntungkan terutama seni tradisi kerakyatan local, sehingga dapat diketahui oleh masyarakat global,” paparnya.

Kuswarsantyo menyebutkan, interaksi sosial yangmuncul dari suatu daetrah dengan daetrah lain juga dapat menimbulkan sebuah bentuyk seni tradisis kerakyatan yang baru. Sebagai contoh sebuah bentuk kesenian kerakyatan Jathilan yang ada di Sleman barat sudah terjadi perecampuran dengan kesenian lain yakni dengan bentuk kesenian Topeng ireng atau Dayakan dari daerah Muntilan.

Perpaduan ini menjadi sebuah sajian yang unik dan menimbulkan cita rasa estetika yang baru. “Hal lain ialah dengan berkembangnya maka terjadi perubahan konsep kesenian yang ada dari sebuah konsep dengan bentuk yang baku saat ini menjadi lebih fleksibel,” ungkapnya. Sementara Ketua DKKY, Charis Zubair mengemukakan pihaknya sebagai penjaga gawang kebudayaan kota Jogja mengharapkan banyak pihak dapat berpartisipasi dalam menjaga dan melestraikan berbagai bentuk budaya. “Kebudayaan yang ada saat ini merupakan asset berharga bangsa oelh karena itu semua pihak harus ikut menjaganya,” tuturnya.(dwi)

Baca juga: Mengenal Keunikan Rumah Adat Jambi yang Memiliki Ukiran Eksotik

Leave A Reply

Your email address will not be published.