Berita Nasional Terpercaya

fasilitasi anak yatim dianggarkan Rp 738 juta

0

Rp 738 Juta untuk Anak Yatim

BANTULHarianBernas.com–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul pada tahun 2015 menganggarkan Rp 738 juta untuk kegiatan fasilitasi anak yatim non panti yang berjumlah 3.800 anak dan tersebar di 17 kecamatan. Hingga saat ini,hampir semua dana sudah tersalurkan.

“Tinggal satu putaran lagi akan kita salurkan bantuan pada minggu ini selesai,”kata Kasi Kepahlawanan,Kesetiakawanan Sosial dan Pengembangan Kehidupan Beragama Dinsos Bantul,Drs Sudadi MT kepada Harian Bernas di kantornya,Selasa (3/11).

Adapun peruntukan dana tersebut diantaranya untuk beasiswa pendidikan,bantuan peralatan sekolah,sewa bus atau kendaraan dari tempat anak yatim ke kantor rumah dinas Trirenggo tempat pemberian bantuan,makan bersama,hiburan berupa dongeng dan lainnya.

“Kami berharap dengan bantuan tersebut maka anak-anak tersebut akan terfasilitasi kebutuhanya,bukan hanya materi namun juga secara akidah. Sebab disini ada juga pembekalan akidah bagi anak-anak penerima,”katanya.

Untuk anggaran sendiri, menurut Sudadi dari tahun ke tahun ,mengalami kenaikan. Hal tersebut disebabkan jumlah anak yatim yang tidak tertampung di panti setiap tahun juga jumlahnya bertambah.

?Batas maksimal fasilitasi anak yatim adalah 15 tahun. Kita memang fasilitasi yang anak non panti, karena kalau yang ada di panti sudah discover oleh donator dan pihak terkait,?katanya.

Selain fasilitasi anak yatim,mulai tahun ini Dinsos Bantul juga menggelontorkan anggaran untuk santunan anak yatim sebanyak 1.024 anak dengan masing-masing menerima Rp 50.000  saat  acara  “Semarak Muharram 2015/1437 H”  yang digelar di Masjid Agung “Manunggal”.

Selain pemberian santunan,acara yang bekerjasama dengan sebuah lembaga non panti Himpunan Insan Muslim Mandiri Aktif InsyaAllah Jadi Tumpuan Umat (Himmatu) tersebut juga diisi doa,bermain dan mendengarkan dongeng dari Kak Bimo. Sementara untuk wali santri ada pengajian dari Hj Sitoresmi.

“Kalau acara Himmatu ini acara kedua,namun bagi Pemkab Bantul acara semarak Muharram ini adalah yang pertama.Kami berharap tahun-tahun mendatang acara seperti ini dilanjutkan,”katanya.

Sementara salah satu wali santri,Suprapti dari Bambanglipuro mengaku acara semarak Muharram sangat bermanfaaat karena juga diisi dengan doa dan tausiyah.

“Harapan saya bisa dilanjutkan di masa mendatang”katanya.(warjono)

DATA ANAK YATIM–Drs Sudadi MT melihat data penerima fasilitasi anak yatim dari APBD 2015 di kantornya,Selasa (3/11). Tahun ini Pemkab Bantul menganggarkan Rp 738 juta.

SARIYATI/HARIAN BERNAS

Leave A Reply

Your email address will not be published.