Berita Nasional Terpercaya

Oktober: Inflasi di Jogja 0,01 Persen

0

JOGJA — Kenaikan harga empat kelompok pengeluaran, yakni makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau  pada Oktober 2015, berpengaruh pada Indeks Harga Konsumen (IHK). Kenaikan ini memicu inflasi sebesar 0,01 persen di Kota Yogyakarta.

?Keempat kelompok pengeluaran tersebut mengalami kenaikan indeks 0,45 persen,? papar  Kepala Badan Pusat Statistik DIY, Bambang Kristianto dalam pers conference, Senin (2/11)

Disebutkan beberapa bidang pengeluaran lain yang turut mengalami kenaikan adalah bidang kesehatan naik 0,22 persen, bidang transportasi, komunikasi dan jasa keuangan naik 0,39 persen. Namun, bidang-bidang lain justru mengalami penurunan. Bidang-bidang tersebut antara lain :  bidang bahan makanan turun 0,69 persen; bidang perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar turun 0,07 persen; bidang sandang turun 0,05 persen; serta bidang pendidikan, rekreasi dan olahraga turun 0,01 persen

Selanjutnya, dari 82 kota yang dihitung inflasinya, 38 kota mengalami inflasi dan 44 kota mengalami deflasi. Dari sisi komoditas, yang paling memengaruhi inflasi adalah angkutan udara, beras, nasi dengan lauk , wortel, dan tomat sayur. Sedangkan yang menghambat inflasi adalah cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras, dan bbm rumah tangga. (*)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.