Berita Nasional Terpercaya

Waspadai Puting Beliung

0

HL METRO

 

Musim Hujan Sudah Dekat          — uper

Waspadai Puting Beliung

JOGJA — Musim kemarau yang panjang tahun ini mulai berakhir. Saat ini tengah memasuki peralihan musim (pancaroba) menuju musim penghujan. Itu ditandai dengan cuaca yang cendrung berawan dan di beberapa wilayah kawasan DIY sudah turun hujan dengan intensitas sedang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta sendiri memprediksi  awal November 2015 ini merupakan awal musim pancaroba atau perubahan dari musim kemarau ke musim hujan. Sesuai prediksi musim hujan sendiri akan berlangsung mulai sekira tanggal 9 November.

Koordinator Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Joko Budiono mengatakan selama musim pancaroba ini yang patut diwaspadai adalah adanya pembentukan awan comulusnimbus (cb). Menurut Joko jika awan cb terkumpul dalam kondisi yang besar, bisa jadi menyebabkan terjadinya angin puting beliung. Meski Joko menuturkan saat ini kondisi awan belum cukup besar dan kuat. “Tapi potensi terjadinya angin puting beliung ini tetap harus diwaspadai,” ungkapnya, saat dihubungi via telpon, Jumat (6/11).

Menurutnya selama pancaroba berlangsung berpotensi terjadi angin kencang puting beliung. Pancaroba ditandai hujan terutama di sore hari karena terjadi pembentukan awan  pada pagi hingga siang. “Terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi waktu yang relatif sebentar,” imbuhnya.

BMKG Yogyakarta sendiri memprediksi awal musim hujan akan terjadi pada dasadarian 2 bulan November antara tanggal 9-20. Wilayah pertama yang akan hujan yakni Sleman dan juga Kulonprogo bagian barat baru setelah itu ke tengah, di wilayah Kulonprogo bagian selatan, Bantul dan Gunungkidul bagian utara. Sedang paling akhir di wilayah selatan yakni Gunungkidul bagian selatan antara 1-10 Desember 2015. “Sekarang beberapa wilayah di Sleman kan juga sudah mulai hujan,” jelasnya.

Sementara itu Plt Bupati Sleman Gatot Saptahadi mengaku dalam waktu dekat juga akan melaksanakan apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan. Termasuk yang berkaitan dengan Gunung Merapi Gatot mengatakan, pihaknya akan mengecek semua peralatan seperti early warning system (EWS) maupun tempat-tempat pengungsian.

“Banjir lahar itu secara alamiah mengalir, yang perlu diperhatikan itu masyarakat yang berada di sekitarnya,” jelas Gatot.

Pihaknya telah meminta SKPD terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman untuk menyiapkan langkah kesiapsiagaan. Gatot mengatakan pada musim pancaroba ini yang diwaspadai adalah puting beliung.

“Langkah antisipasi sudah dilakukan, seperti dengan merapikan pohon-pohon,” tandas dia. (age)

Leave A Reply

Your email address will not be published.