Berita Nasional Terpercaya

Kesadaran Lalu Lintas Masyarakat Rendah

0

HarianBernas.com, Yogyakarta ? Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY mencatat adanya lonjakan pelanggaran dan tindakan tilang selama berlangsungnya Operasi Zebra Progo 2015. Hal tersebut diutarakan langsung oleh Direktur Ditlantas Polda DIY Kombes Polisi Tulus Ikhlas Pamodji, Jumat (6/11) kemarin, kepada Bernas.

?Jika mengacu perbandingan antara Operasi Zebra Progo 2015 dan Zebra Progo 2014, jumlah pelanggaran kami akui memang naik dari 11.299 pelanggaran di tahun 2014 menjadi 17.589 pelanggaran tahun ini atau naik 6.290 pelanggaran. Kalau dipersentasekan ada kenaikan 56 persen,? ujar Tulus terkait Operasi Progo yang berakhir Rabu (4/11) kemarin.

Tak hanya dibanding tahun lalu, jika mengacu pada perbandingan dengan masa sebelum berlangsungnya Operasi Zebra Progo 2015, yaitu dua pekan sebelum operasi, jumlah pelanggaran juga meningkat. Padahal informasi tentang operasi ini sudah banyak dimuat di media massa.

?Kalau dalam catatan kami, 14 hari sebelum operasi, ada sekitar 7.382 pelanggaran yang ditindak. Tapi saat di masa operasi melonjak 17.589 kasus pelanggaran atau naik 139 persen. Ini menandakan kesadaran masyarakat masih rendah dalam hal disiplin berlalu lintas,? terangnya.

Di sisi lain, meski jumlah pelanggaran meningkat, dalam Operasi Zebra Progo 2015 kali ini polisi berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kasus kecelakaan dalam operasi tahun ini hanya berjumlah 59 kasus dengan satu korban meninggal dunia.

?Tahun lalu ada 82 kasus kecelakaan dengan empat korban luka berat dan 132 korban luka ringan. Tahun ini turun hanya 59 kasus dengan satu orang meninggal, tiga orang dirawat akibat luka berat dan 93 orang luka ringan akibat kecelakaan,? jelasnya.

Salah satu parameter rendahnya disiplin dan etika berlalu lintas, ungkap Tulus, terlihat dari pelanggaran pengendara yang tidak menggunakan helm. Dibanding Operasi Zebra Progo 2014, kasus pelanggaran pengendara yang tidak menggunakan helm meningkat 13 persen.

?Tahun lalu ada 2.765 kasus tidak menggunakan helm, tahun ini naik 13 persen atau 351 kasus menjadi 3.116 kasus, padahal helm sangat penting saat berkendara,? ungkap dia.

Sementara itu, Wadirlantas AKBP Ihsan Amin menambahkan, pada operasi tahun ini target dari Mabes Polri adalah peningkatan upaya pengungkapan kasus pelanggaran sebesar 20 persen dibanding Operasi Zebra Progo tahun lalu.

?Karena apa? Tujuannya agar tumbuhnya kesadaran di masyarakat untuk etika dan disiplin berlalu lintas dengan adanya operasi ini. Jajaran kami juga tidak hanya mengadakan operasi pada satu titik, tapi juga bergerak,? tambahnya. (ros)

Leave A Reply

Your email address will not be published.