Berita Nasional Terpercaya

Buaya Jadi Korban Penambangan Gunung Botak

0

Buaya Jadi Korban Penambang Gunung Botak  

AMBON,HarianBernas.com?Penambangan emas liar di Gunung Botak Kabupaten Buru makin menggila. Aksi penambangan liar ini telah menyebabkan pencemaran lingkungan yang parah. Bahkan lima ekor buaya dan banyak binatang lain mati mengenaskan akibat pencemaran.

Kondisi ini membuat berang Kajati Maluku, Chuck Suryosumpeno. Chuck lantas mengajak semua pihak berperan serta memerangi aksi penambangan emas liar di Gunung Botak.  

?Lima ekor buaya yang mati mengenaskan di sekitar Sungai Suket Teluk Kaieli akibat pencemaran lingkungan. Kami menyatakan duka sekaligus keprihatinan paling dalam. Kami siap melakukan langkah konkrit kemanusiaan dan penegakkan hukum untuk menindak kejahatan penambangan ilegal,? kata Chuck, Kamis (12/11).

Hasil inspeksi beberapa waktu lalu, mensinyalir penambangan emas liar telah mengakibatkan pencemaran luar biasa. Penelitian juga mengungkapkan adanya kandungan racun sianida di aliran sungai berhulu di Gunung Botak. Berita kematian sejumlah buaya, siput dan lainnya yang ada di Teluk Kaiely, diikuti dengan hewan peliharaan warga belum lama ini semakin memperkuat dugaan akibat kegiatan penambangan liar.

Chuck juga mengingatkan agar instansi berwenang membuka mata terhadap kejahatan lingkungan ini. ?Kegiatan penambangan liar adalah salah satu tindak pidana yang harus segera diusut tuntas. Semua pihak terkait yang terlibat harus diperiksa termasuk para pemasok bahan kimia beracun. Semua pihak yang melakukan pembiaran juga bisa dipidanakan,? tandasnya.

Kejaksaan, kata Chuck akan segera berkoordinasi dengan semua pihak termasuk Gubernur Maluku, Polda, Pangdam Pattimura, kalangan LSM dan Kementrian Lingkungan Hidup untuk mendesak penghentian penambangan liar ini. Chuck optimis, gerakan ini akan cepat berhasil, terlebih pemerintah pusat ataupun daerah sudah mengeluarkan perintah untuk menutup kegiatan penambangan tersebut.(Ant)

Leave A Reply

Your email address will not be published.