Berita Nasional Terpercaya

Diduga Ada Politikus Peras Freeport

0

JAKARTA, HarianBernas.com-– Di tengah polemik perpanjangan kontrak PT Freeport, muncul dugaan ada politikus yang bermain dengan memeras perusahaan tambang emas terbesar di Indonesia itu. Dan tak tanggung-tanggung, politikus yang belum diketahui identitasnya itu mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla.

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla pun angkat bicara. Ia akan mempertimbangkan untuk segera mengusut politikus yang diduga mengatasnamakan pemimpin negara meminta saham kosong dalam perpanjangan kontrak perusahaan tambang PT Freeport Indonesia. “Kita akan diskusikan dan dipertimbangkan untuk diusut,” kata Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jakarta, Kamis (12/11).

Baca juga: Inilah 7 Daftar Aplikasi Investasi Resmi Versi OJK

Dugaan ada politikus yang memeras PT Freeport dengan mengatasnamakan pemerintah Indonesia itu pertama kali diungkapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. Di beberapa media elektronik dan televisi, Sudirman mengatakan bahwa pada beberapa bulan lalu pihak Freeport dihubungi oleh beberapa oknum tokoh politik yang sangat punya pengaruh dan menjual nama presiden dan wapres yang seolah-olah meminta saham kosong.

Dan Sudirman Said pun bersyukur karena proses itu tidak terjadi, sehingga Indonesia tidak dipermalukan dan proses ini melalui jalur yang normal dimana Presiden memutuskan sendiri tanpa harus melalui 'deal' semacam itu. Wapres JK pun berjanji akan memantau perkembangan dugaan pengatasnamaan tersebut. “Menteri ESDM yang lebih mengetahui,” ucap JK.

Wapres sendiri membenarkan adanya laporan Menteri ESDM kepada Presiden Jokowi dan dirinya terkait adanya oknum politikus yang mempergunakan namanya. Bahkan JK sempat meminta Menteri ESDM untuk melaporkan ke Polri atas dugaan tersebut. “Tolong dilaporin saja yang ngomong seperti itu,” kata JK.

Wapres mengaku dirinya dan Presiden Joko Widodo geram dengan ulah oknum politikus yang mencatut nama keduanya untuk meminta saham kosong kepada petinggi PT Freeport.

Baca juga: Inilah Jam Buka Bursa Saham di Indonesia 2021

Menanggapi pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang menyebutkan ada oknum politisi di balik percobaan perpanjangan kontrak Freeport, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli meminta Sudirman agar mengungkap siapa oknum tersebut dan jangan hanya menyebar gosip soal Freeport. “Tanya sama yang ngomong (Sudirman). Jangan sebar gosip, sebut saja namanya. Kalau memang fakta, tunjukkan siapa orangnya, jangan sebar gosip,” kata Rizal Ramli.

Rizal mengaku bukan tidak mungkin ada oknum yang mempunyai kepentingan dalam perpanjangan kontrak perusahaan tambang AS itu. Namun, ia meminta kabar tersebut benar-benar diungkap. Rizal sendiri menginginakn investor asing, termasuk PT Freeport, agar berlaku adil dalam pengelolaan sumber daya alam. “Kami ingin yang lebih 'fair' (adil). Kami ingin Indonesia diperlakukan secara adil, transparan. Saya yakin kalau itu dilakukan maka bagus buat perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia,” kata Rizal dalam pertmuan dengan pengusaha Amerika Serikat, termasuk perwakilan Freeport McMoran Inc., yang tergabung dalam “US-ASEAN Business Council” (USABC) di Jakarta, Kamis (12/11).

Baca juga: Memahami Investasi Reksadana Saham , Keuntungan, dan Risikonya

Leave A Reply

Your email address will not be published.