Berita Nasional Terpercaya

Kisah Seorang Pengemis yang Menulis

0

 “Apa yang bisa dilakukan orang gembel seperti itu”

“Hidupnya saja tidak jelas…”

Suatu ketika kamu berjumpa dengan seorang gembel, pernah kah kamu berpikiran seperti itu?  Mengapa? 

Mungkin ada baiknya kamu membaca terlebih dahulu kisah inspiratif berikut, tentang orang tua yang gembel, namun  bisa menghasilkan karya puisi yang begitu luar biasa. Bagaimana bisa?

“Don’t judge a book by its cover”. Jangan menilai orang dari kulit luarnya.

Orang tua ini mungkin hanya pengemis berpakaian compang camping dan bermuka lusuh  tapi tahukah anda di balik penampilannya itu, dia memiliki kemampuan yang luar biasa? Itulah yang dimiliki oleh pengemis bernama Raimundo Arruda Sobrinho asal Brasil. Ia memiliki kemampuan menulis puisi yang sangat indah dan ini sudah ditekuninya selama 35 tahun. Bagaimana bisa seorang  pegemis bisa menulis puisi yang begitu indah?

Baca juga: Filosofi Tari Serimpi Sangupati, Melawan Penjajah dengan Kelembutan

Raimundo Arruda Sobrinho lahir di kota Goiás, Brasil pada 1 Agustus 1938. Tulisan dan catatan puisi karya Raimundo, mungkin masih tersimpan di balik sampah jika saja tidak ada seorang gadis yang membagikannya di media sosial.  Suatu ketika, gadis yang bernama Shalla Monteiro ini melintas di dekatnya pada 2011 dan melihat Raimundo menulis di atas kertas dengan pulpen bututnya. Keesokan harinya, ketika melintasi tempat itu lagi, ia melihat Raimundo masih menulis. Shalla pun penasaran. Alangkah terkejutnya dia ternyata Raimundo jago membuat puisi dan cerita pendek.

“Saat saya melihat Raimundo dan dia membagikan puisi ciptaannya, saat itulah saya langsung menjadikan dia bagian dari hidup saya,” ujar Shalla yang dituangkan dalam film dokumenter pendek berjudul 'The Conditioned'.  Shalla sangat terpesona pada puisi-puisi milik Raimundo dan dia ingin menyebarkannya ke seluruh dunia.

Baca juga: 18 Jenis Konjungsi, Pengertian, dan Contoh Kalimat Terlengkap

Shalla pun membuat sebuah akun Facebook untuk mempublikasikan karya Raimundo. Dan, secara cepat, banyak orang sudah terinspirasi setelah membaca puisi tersebut. Bahkan laman penggemar Raimundo di Facebook sudah disukai 100 ribu orang. Banyak dari mereka juga sengaja mengunjungi Raimundo hanya untuk berbagi cerita dan ngobrol akrab.

Siapa sangka, berkahpun bertambah bagi Raimundo. Selain memiliki penggemar di Facebook, ternyata adik lelakinya mengenali dia. Raimundo sudah menghilang selama 7 tahun. Meski tak dijelaskan penyebabnya, sang adik pun menyesal selama ini tidak mencari kakaknya dan membuat Raimundo menderita dengan hidup di jalanan. Kini kakak dan adik itu berkumpul. Raimundo pun mendapat kesempatan untuk menerbitkan puisi-puisi miliknya.

Ternyata menulis banyak berkahnya, bukan? Bahkan bisa menyambung tali silaturahmi yang sempat hilang.

Bagaimana menurutmu?

Baca juga: 30+ Rekomendasi Situs Baca Manga dan Komik Online Bahasa Indonesia

Leave A Reply

Your email address will not be published.