Berita Nasional Terpercaya

Meskipun Separuh Badan, Semangat dan Sukses Pria Ini Penuh

0

 “Malangnya aku, memiliki tubuh yang kurus sekali”

“Kenapa aku tidak bisa seperti orang normal lainnya”

“Aku merasa minder”

Pernahkah anda melihat seseorang yang kurusnya luar biasa? Apa reaksi anda? Kasihan? Menertawainya? Atau justru menyemangatinya?

Jika kutipan kalimat di atas terjadi pada anda,  maka apa yang akan coba anda lakukan? Apakah anda akan berbicara hal yang sama seperti kutipan kalimat di atas?

Tahukah anda bahwa ada seorang pria yang badannya terpotong menjadi dua akibat sebuah insiden tragis, namun kini pria itu berhasil menjadi pebisnis sukses dan bahkan menjadi seorang motivator hebat.

Baca juga: Tertarik menjadi CEO atau Owner? Simak perbedaan keduanya

Namanya Peng Shuilin, pria kelahiran 37 tahun silam asal  Hunan, Cina ini, dengan sangat  terpaksa harus kehilangan setengah tubuh bagian bawahnya.  Bagaimana bisa demikian?

Pada Tahun 1995, di Shenzen, Cina bagian selatan, sebuah truk container menabrak mobil Shuilin dan melindas tubuhnya. Setelah dilarikan ke sebuah rumah sakit, para dokter berhasil menyelamatkan nyawanya dengan menjahit tubuh bagian bawahnya. Namun, karena parahnya luka yang diderita, kedua kakinya harus diamputasi, atau nyawa Shuilin tidak akan terselamatkan.

Shuilin harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bujie selama dua tahun, di Shenzen. Para dokter pun melakukan serangkaian operasi untuk memperbaiki organ yang ada di dalam tubuhnya. Shuilin harus kehilangan setengah badan. Apakah ini berpengaruh pada kehidupan Shuilin berikutnya?

Shuilin tidak menyerah, meski harus kehilangan separuh tubuhnya.  Ia memilih untuk menghapus air mata dan melanjutkan hidupnya dengan semangat yang tidak kalah besar. Lin Liu, Wakil Direktur rumah sakit tersebut, mengatakan bahwa Shuilin adalah pria yang luar biasa. Semangatnya yang tidak pernah redup adalah salah satu kehebatannya. “Tak ada hal apapun yang bisa mengecilkan hatinya. Rahasianya adalah sifat riang yang dimilikinya,” kata Liu.

Kini, setelah kehilangan setengah tubuhnya, tingginya hanya sekitar 77,5 cm. Meskipun harus menggunakan kursi roda, Shuilin tetap semangat menjalani hidup. Bahkan, dia kemudian membuka pembicaraan dengan selera humor yang tinggi, dia mengambil manfaat dari kecelakaan tragis itu. Shiulin mulai membuka toserba dengan nama : Half Man Half Price Store atau Toko Pria Separuh Badan dengan Harga Separuh. Selain sebagai pebisnis, aktivitas keseharian Shiulin juga memberikan motivasi kepada orang-orang lain yang menjalani amputasi. Dia sering diundang menjadi pembicara dan memberikan semangat pada pasien-pasien yang kehilangan anggota tubuhnya.

Shuilin seolah dihadirkan diantara kita sebagai wujud hidup dari semangat yang tinggi dan pantang menyerah. Seakan tiada guna kita mengeluh atas hal sepele dalam hidup ini! Terbukti bahwa keterbatasan bukanlah halangan. Banyak orang yang selalu mengeluhkan keadaan. Padahal, dengan semangat yang membara dan kemauan yang keras, siapa pun, tanpa terkecuali bisa menjadi sukses dan hidup dengan bahagia.

Bagaimana menurutmu setelah membaca kisah ini?

Baca juga: Tujuan Karir Jangka Panjang yang Membuat Anda Dilirik Perusahaan

Leave A Reply

Your email address will not be published.