Berita Nasional Terpercaya

Puncak Tertinggi di Dunia itu Ditaklukkan oleh Pendaki Berparu-paru Satu

0

“Hidup Anda Tidak Lama Lagi.”

Kira-kira apa yang dirasakan seseorang ketika divonis bahwa hidup miliknya tidak lama lagi akan berakhir. Mati.

Laki-laki bernama Sean Swarner,  saat usianya baru 14 tahun didiagnosis mengidap Hodgin Disease, sejenis kanker yang menyerang limfa. Dokter mengatakan bahwa ia akan bertahan hidup selama 3 bulan saja. Setelah menjalani kemoterapi, prediksi dokter tersebut gugur. Ia tetap hidup. Namun, di umur 16 tahun, lagi-lagi Ia didiagnosa menderita kanker, kali ini ia dinyatakan menderita Askin's Sarcoma, yang menyerang paru – parunya. Penyakit yang sangat langka ini, hanya menyerang 3 dari 1 juta orang di dunia. Pertumbuhan jaringan tumor Sean sangat cepat, dan hanya dalam 4 bulan besarnya telah mencapai seukuran bola golf. Sean diperkirakan hanya mampu bertahan hidup selama 2 pekan setelah tumor itu diangkat.

Lagi – lagi perkiraan itu meleset. Setelah kemoterapi dan radio terapi selama 1,5 tahun, kondisi Sean pun kian membaik. Bahkan beberapa waktu kemudian, ia berhasil memenangkan lomba lari 800 meter. Namun, selama penyembuhan ia harus kehilangan satu paru – parunya. Hidup dengan satu paru-paru dijalaninya dengan penuh semangat. Ia menyatakan, “Tidak ada tantangan yang terlalu besar atau puncak yang terlalu tinggi.”                                                         

Di tahun 2002, hanya dengan menggunakan setu paru – paru, ia menaklukkan gunung tertinggi dan paling menakutkan bagi para pendaki, Mount Everest. Sebagai penderita kanker pertama yang melakukan itu, ia mengibarkan bendera yang dibubuhkan nama – nama penderita kanker yang berhasil pulih dari penyakitnya. Tak hanya itu, ia mendaki 7 gunung tertinggi di 7 benua untuk membuktikan pada dunia bahwa dengan semangat yang kuat kita dapat menggapai segalanya, bahkan sesuatu yang tidak pernah orang bayangkan. Karena perjuangannya itu, dia menjadi peraih The Jimmy Don't Ever Give Up Awards kelima yang dipersembahkan oleh ESPN untuk pejuang – pejuang yang bisa menjadi motivator bagi orang lain. Sean juga telah berhasil mendaki puncak-puncak tertinggi di 7 benua, seperti: Everest, Kilimanjaro, Elbrus, Carstensz, Aconcagua, McKinley, Vinson. Ini membuktikan bahwa semangat yang tinggi dapat mengatasi rintangan sebesar apapun.

Sean Swarner, salah satu pendaki hebat yang di miliki dunia ini lahir di Ohio Amerika Serikat pada tanggal 2 Sepetember 1974. Semoga ini bisa di contoh dan diteladani oleh para pendaki gunung di manapun saja, bahwa menghadapi dan melawan tantangan tidak memerlukan bakat khusus, tetapi hanya kemauan dan pantang menyerahlah yang bisa mengatasinya.

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.