Berita Nasional Terpercaya

Akibat Terlalu Banyak Menonton Televisi, Pria ini Menyandang Gelar Profesor di Usia 24 tahun

0

Mungkin mulai sekarang, anda jangan membiarkan anak-anak untuk tidak menonton televisi. Mengapa? Simak kisah yang satu ini.

Tidak banyak orang beruntung, yang memiliki IQ diatas 200. Seorang lelaki berasal dari Australia ini merupakan salah seorang yang beruntung. Ia sudah bergelar sarjana dan master ketika umurnya masih 16 tahun. Siapakah ia? Dialah Terence Tao, yang akrab dipanggil Tao. Ia lahir pada 17 Juli 1975 di Australia. Ayahnya seorang dokter dan ibunya seorang ahli matematika dan fisika. Diusianya yang masih sembilan tahun, ia mempelajari materi matematika tingkat universitas.

Lahir dari keluarga dengan darah tiongkok, membuatnya bisa berbahasa kanton. Tapi, jangan salah. Walaupun bisa berbahasa kanton, ia tidak bisa menulis dalam bahasa kanton. Ketika umurnya masih 2 tahun, Tao sudah bisa mengajari aritmatika pada anak yang usianya 5 tahun. “Dari mana kamu tahu huruf dan angka?” Tanya ayahnya. “Aku menonton Sesame Street.” Kecakapannya ini membuat banyak orang tercengang padanya.

Tahun 1986, Tao menjadi peserta olimpiade matematika termuda. Ia mengikuti olimpiade matematika 3 tahun berturut-turut dan berhasil membawa pulang medali emas, perak dan perunggu. Dan olimpiade yang ia ikuti, semuanya sudah bertaraf internasional.

Diumurnya yang ke-15, ia berhasil menerbitkan paper pertamanya. Satu tahun setelahnya, ia menerima gelar sarjana dan master sekaligus. Kecerdasannya ini, membuat banyak universitas meliriknya. Ia mendapat beasiswa Fulbright, dan melakukan studi S2 di Negri Paman Sam. Kecerdasan membawanya kepada kesuksesan. Umur 24 tahun, ia menjadi profesor termuda di UCLA. Banyak sekali penghargaan yang berhasil diraihnya.

Lihat! Dengan bermodalkan nonton televisi dapat membawa seseorang menuju kesuksesan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.