Berita Nasional Terpercaya

Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Festival Mural

0

JOGJA,HarianBernas.com–Ratusan pelajar DIY dan mahasiswa Universitas Sanata Dharma (USD) mengikuti Festival dan Lomba Mural di kampus USD Paingam, Minggu (15/11). Festival bertajuk ''Pendidikan Transformatif' ini merupakan rangkaian peringatan Dies Natalis USD ke-60.

Rektor USD,  Johanes Eka Priyatma MSc PhD disela festival mengungkapkan, kegiatan itu dimaksudkan sebagai peran serta USD dalam mengatasi maraknya aksi vandalisme di Yogyakarta. Generasi muda diberi ruang ekspresi untuk berkarya seni melalui mural di 128 kotak tembok kampus tersebut.

“Kegiatan ini juga menciptakan lingkungan yang bersih serta menumbuhkan lingkungan kampus yang imajinatif. Hal itu sesuai dengan peran perguruan tinggi selain di bidang pendidikan. Dalam konteks mendidik, semua pihak, termasuk kampus berperan menciptakan lingkungan yang bersih dan imajinatif karena lingkunganlah yang ikut membangun mimpi, kepekaan dan kesadaran akan pentingnya seni bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Menurut Rektor, seni laiknya mural mempunyai kekuatan dalam memotret realitas dengan cara yang baru. Karenanya USD ingin membagikannya kepada masyarakat melalui festival dan lomba mural tersebut.

“Mendidik adalah tugas semua pihak untuk menciptakan tanggungjawab, kami ingin melalui mural sebagai kegiatan ini ini dapat membangun kepekaan mahasiswa akan lingkungan sebagai bagian dari pendidikan transformatif,” ungkapnya.
    Terkait festival mural kali ini, USD menyediakan tembok kampus yang dibagi dalam 128 kotak untuk dilukis mural. Sebanyak 50 tim yang terdiri dari 28 tim mahasiswa USD dan 22 tim siswa SMA/SMK se-DIY mengikuti kegiatan tersebut.

Mereka didampingi empat seniman mural seperti Samuel Indratma, Kumbo Adiguno, Yaksa Agus, serta Totok Buchory. Samuel sebagai penggagas seni mural di DIY beserta dosen USD, In Nugroho SJ sekaligus berperan sebagai juri dalam festival tersebut.

“Mural ini kami siapkan selama setahun terakhir,” jelasnya.

Sementara Samuel mengungkapkan, festival mural tersebut menjadi pembelajaran bagi kampus-kampus akan seni. Kampus dapat dimanfaatkan sebagai ruang bermain kolosal peristiwa melalui mural.

“Kegiatan ini diharapkan dapat bertumbuh untuk mengembangkan kebersamaan,” imbuhnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.