Berita Nasional Terpercaya

Keberagaman Itu Berkah, Bukan Momok

0

JOGJA, HarianBernas.com — Jogja adalah Indonesia mini. Magnet Jogja memikat banyak orang dari berbagai daerah di tanah air untuk mukim di Kota Pelajar, Kota Wisata dan juga Kota Budaya ini, baik sementara maupun selamanya. Toleransi menjadi pegangan seluruh warga hingga Jogja jauh dari isu SARA yang berpotensi muncul di tengah-tengah masyarakat yang latar belakangnya sangat beragam itu.

Namun demikian, tetap diperlukan event yang melibatkan masyarakat dari berbagai agama dan entitas etnis, untuk menunjukkan bahwa keberagaman bukan sesuatu yang perlu ditakuti,dihindari, atau bahkan dihapuskan. Seperti dilakukan jemaat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sawo Kembar Gondokusuman, Jogja. Memperingati ulang tahun ke-102, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sawo Kembar menggelar Festival Tari Kebudayaan, Minggu (15/11).

Baca juga: Rumah Joglo, Rumah Adat Jawa yang Memiliki Banyak Keunikan

Komisi Remaja GKJ Sawo Kembar Gondokusuman, pemrakarsa festival, mengundang kelompok pegiat seni budaya dari berbagai daerah di Indonesia yang ada di Jogja. Pelaku seni dari Jogja, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Bali,  Sumba dan Aceh tampil memeriahkan ulang tahun yang mengangkat tema” Menguntai Berkah Lewat Keberagaman” itu.

Ketua pelaksana Festival Kebudayaan, Oktavia Sakti Finisia menjelaskan, tema tersebut mengandung makna keberagaman budaya menjadi sebuah berkah ketika dihargai dan diterima dengan baik.” “Roh dari kegiatan ini dari sebuah gagasan bahwa Jogja merupakan kota pelajar yang mau tidak mau akan kemasukan suku, budaya, agama dari daerah lain. Kita ingin memperlihatkan bahwa kita mampu menerima perbedaan keyakinan dan menghargai kebudayaan suku lain dengan landasan kasih,” tuturnya.

Festival merupakan rangkaian kegiatan ulang tahun yang puncak acaranya akan diselenggarakan 23 November mendatang. Festival  bertujuan mengenalkan keberagaman budaya kepada warga gereja dan masyarakat umum, sekaligus menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi  berkah ketika diterima dan dihargai dengan baik.

“Mengingatkan kepada seluruh umat  beragama yang terlibat, bahwa hidup beragama tidak pernah terlepas dari menghadirkan damai sejahtera,” kata dia.

Ketua HUT 102 GKJ Sawo Kembar Gondokusuman, Budi Prasetyo mengemukakan, festival kebudayaan baru pertama kali ini diselenggarakan di GKJ Sawo Kembar. Dia berharap festival kebudayaan menjadi agenda tahunan. “Ini pembelajaran dan pengenalan budaya bagi jemaat GKJ Gondokusuman yang memang jemaatnya terdiri dari berbagai suku bangsa,” ucapnya.

Baca juga: Mengenal Keunikan Rumah Adat Jambi yang Memiliki Ukiran Eksotik

Leave A Reply

Your email address will not be published.