Berita Nasional Terpercaya

Suporter Inggris pun Nyanyikan “Marseillaise”

0

LONDON, HarianBernas–Teroris menyatukan rasa kemanusiaan. Setidaknya itu yang dilakukan suporter Inggris dalam laga persahabatan antara timnas Inggris melawan Perancis di Stadion Wembley, Rabu (18/11) dinihari WIB. Lagu kebangsaan Perancis itu pun bergema di seluruh stadion sebelum lagi dimulai. Mereka mengenang para korban penembakan teroris di Paris, Perancis, Jumat pekan lalu. Laga persahabatan itu sendiri dimenangi tim tuan rumah, Inggris, 2-0.

Para pendukung masing-masing tim kompak mengheningkan cipta menghormati para korban serangan teroris di Paris. Peristiwa itu sendiri lebih dikenang sebagai simbol persatuan ketimbang aksi di lapangan.

Laga persahabatan ini digelar hanya empat hari setelah teroris dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) melakukan serangan di Paris yang menewaskan 129 orang. Dalam laga ini, para penggemar Inggris dan penggemar tim tamu, Perancis, memperlihatkan rasa hormat mereka terhadap para korban yang tak berdosa.

Dalam laga itu, Inggris menguasai permainan. Merekan meraih keunggulan berkat gol dari pemain terbaik dalam  pertandingan itu yakni Dele Alli dan Wayne Rooney. Perancis sendiri tampil baik.

Pemain muda, Alli, yang memperkuat timnas Inggris untuk keempat kali dan kali ini tampil pertama kali sebagai pemain inti, melesakkan bola melewati kipernya di Tottenham Hotspur merangkap kapten Perancis Hugo Lloris. Ia membukukan gol internasional pertamanya pada menit ke-39.

Sementara Rooney, yang bermain lebih ke dalam, menggandakan keunggulan Inggris pada menit ke-48. Dan Alli mengirim bola ke Raheem Sterling yang meneruskan dengan umpan silang yang kemudian disambar oleh Rooney dengan sepakan voli dan menjadi gol internasional ke-51-nya.

Sementara itu, penyerang Inggris Harry Kane dua kali nyaris mencetak gol, termasuk dari sepakan jarak jauh di babak kedua namun melebar. Timnas Inggris yang bermain buruk saat kalah 0-2 dari Spanyol pada pertandingan persahabatan, Jumat lalu, tidak pernah mengalahkan Perancis dalam enam pertemuan sejak 1997. Dan tim tamu tak pernah memberi kemudahan bagi tuan rumah di malam yang sulit terlupakan bagi para pemain mereka.

Gelandang Yohan Cabaye dari Crystal Palace sempat memiliki peluang terbaik. Ia merupakan satu dari 13 pemain di tim Perancis yang berisi 23 pemain yang memperkuat atau pernah memperkuat klub di Inggris. Tendangannya pada menit ketujuh melambung di atas mistar gawang Joe Hart.

Hal yang tak biasa pada kesempatan ini tampak jelas. Para penggemar tuan rumah memberi tepuk tangan kepada pemain pengganti Perancis Lassana Diarra dan Antoine Griezmann saat masuk lapangan pada babak kedua. Hal ini terjadi karena saudara sepupu Diarra ikut terbunuh pada serangan teroris di Paris, Jumat lalu. Semenrara saudara perempuan Griezmann yang berada di gedung konser Bataclan saat itu, di mana 89 orang kehilangan nyawanya dalam peristiwa biadab dan tak berprikemanusiaan itu. Dalam pertandingan itu, tak banyak pelanggaran. Setelah pertandingan berakhir, para penggemar dan tim Inggris memberi tepuk tangan kepada para pemain Perancis.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.