Berita Nasional Terpercaya

PT Harus Siapkan SDM Berkualitas

0

JOGJA,HarianBernas.com–Perguruan tinggi (PT) harus mampu menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) terdidik yang berkualitas dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Sehingga para lulusan PT siap terjun ke dunia kerja dan bersaing dengan tenaga kerja asing di tingkat ASEAN, bahkan Asia.

“Pendidikan tinggi memiliki kewajiban menghasilkan SDM yang siap memasuki dunia kerja dalam sebuah komunitas tanpa batas wilayah negara, sekurang-kurangnya di kawasan ASEAN, setidak-tidaknya mulai tahun 2016 hingga tahun 2020 saat memasuki era AFTA menjelang WTO,” ungkap Sumardi Suhud Martawiredja dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dalam lokakarya Fakultas Teknik Universitas Janabadra (UJB) bertajuk 'Peran PT Dalam Pengembangan Jasa Konstruksi' di kampus setempat, Rabu (18/11).

Pengembangan SDM yang berkualitas itu, khususnya di bidang arsitek juga tak lepas dari konstelasi dari ditandatanganinya Mutual Recognation Arrangement (MRA) on Architectural and Engineering Services oleh Menteri Perdagangan yang telah menjadi anggota masyarakat ASEAN. Kebijakan itu juga akan diberlakukan pada 2016 mendatang.

MRA sebagai wujud kesepakatan dalam program penyetaraan pengakuan standar kompetensi kerja layanan jasa merupakan hal penting yang harus dapat diwujudkan PT di Indonesia. Hal itu sesuai dengan Undang-undang Pendidikan Tinggi Nomor 12 tahun 2012 dengan cara membuka dan mengembangkan program Pendidikan Profesi setelah program Pendidikan Sarjana atau Pendidikan Spesialis setelah program Pendidikan Profesi.

“Berdasarkan kesepakatan MRA tersebut maka akan didapatkan lebih banyak peluang untuk bekerja lintas batas negara bagi siapapun yang memenuhi persyaratan kesetaraan kompetensi kerja dengan kesetaraan imbal jasanya di negara-negara tempat bekerjanya, termasuk bagi tenaga ahli Indonesia di negara manapun mereka bekerja sesuai lingkup wilayah kesepakatan MRA-nya,” ungkapnya.

Sementara Dosen Prodi Arsitektur UII, Ahmad Saifudin Mutaqi mengungkapkan kebijakan MRA diharapkan dapat memfasilitasi dan menstimulir aktivitas ekonomi antar berbagai pihak.

“Diantaranya melalui keberterimaan kompetensi SDM dalam hal standar kualifikasi, sertifikasi dan lisensi,” imbuhnya.(ptu)    

Leave A Reply

Your email address will not be published.