Berita Nasional Terpercaya

Presiden Dicatut, Kejagung Siap Bertindak

0

JAKARTA,HarianBernas.com–Kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden oleh Ketua DOR RI Satya Novanto terkait perpanjangan kontrak perusahaan tambang PT Freeport siap ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Namun, sebelum bertindak Kejagung masih menunggu hasil pemeriksaan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas Satya Novanto. Setelah ada hasil pemeriksaan MKD, Kejagung segera bertindak.

Menurut Jaksa Agung Mudda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejakukan Arminsyah, Kamis (19/11), kepada Antara di Jakarta, sebelum ada hasil pemeriksaan MKD dan sebelum bertindak, pihaknya mempelajari ada atau tidaknya indikasi dugaan tindak pidana korupsi dalam pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden oleh Ketua DPR Setya Novanto.

Kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden oleh Ketua DPR Satya Novanto mencuat ke permukaan setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said menyebut politisi berpengaruh di DPR mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden dalam masalah perpanjangan masa kontrak perusahaan tambang Freeport. Dalam wawancara eksklusif dengan MetroTV dalam program Mata Najwa, Sudirman membenarkan politisi yang ia maksudkan adalah Ketua DPR Setya Novanto.

Novanto sendiri mengaku tidak pernah bertemu secara khusus dengan Sudirman Said. Karena itu, Setya meminta media massa menanyakan langsung kepada Sudirman. Novanto sendiri menyebut langkah Menteri ESDM melaporkan dirinya ke Mahkamah Kehormatan Dewan sah-sah saja. Meski demikian, ia meminta masalah ini disampaikan secara jelas.

ementara politisi Golkar Bowo Sidik Pangarso menilai pernyataan Sudirman Said di ranah publik harus bisa dipertanggungjawabkan. Dan jika benar apa yang dilakukan Satya Novanto, maka Presiden Jokowi harus mendorong orang yang mencatut namanya meminta maaf kepada masyarakat

 

.Ketua DPR Setya Novanto saat menerima Ketua Senat Swiss Claude Heche (kiri) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (18/11).(HAFIDZ MUBARAK)

Leave A Reply

Your email address will not be published.