Berita Nasional Terpercaya

Beranilah Mencoba Berbicara di Depan Umum

0

oleh: Lusy Laksita

Professional MC ? TV Presenter ? Radio Announcer ? Trainer ? Public Speaker

Managing Director ?Lusy Laksita? Broadcasting School & Partner In Comm

JOGJA, HarianBernas.com – Bagi sebagian orang, berbicara di depan umum merupakan satu kegiatan yang menakutkan, terlebih bagi yang belum pernah melakukan atau yang takut mencoba atau memulai mempraktekkannya. Banyak alasan yang menimbulkan ketakutan tersebut. Takut lupa, takut salah ucap, jangan-jangan blank ketika berbicara, jangan-jangan buyar semua yang sudah direncanakan. Ketakutan ketakutan tersebut harus dihilangkan, karena sebenarnya justru ketakutan ketakutan itulah yang membuat takut berbicara di depan umum.

Tidak dapat dipungkiri bahwa bayangan-bayangan tentang kegagalan saat berbicara di depan umum mendominasi pikiran bawah sadar, sehingga justru inilah yang membuat hal tersebut terjadi pada saat kita berbicara di depan umum. Misalnya ketakutan jangan-jangan nanti akan blank tadi, justru akan membuat blank itu terjadi karena hak itulah yang terpikir dan teringat pada pikiran bawah sadar kita. Saya selalu menyampaikan dan mengingatkan murid atau peserta pelatihan Public Speaking untuk menghilangkan ?jangan-jangan? itu tadi, dan menggantinya dengan keyakinan bahwa saya akan dapat berbicara di depan umum dengan baik dan lancar.

Fakta lain yang terjadi adalah kesalahan atau kekurangan yang ada pada saat praktek berbicara di depan umum tidak sebesar ketakutan yang dirasakan. Ketika murid atau peserta pelatihan Public Speaking mulai berani mencoba praktek berbicara di depan umum, ternyata kesalahan atau kekurangan mereka tidak sebesar ketakutan mereka. Artinya bahwa kesalahan atau kekurangan tersebut tidak terlalu fatal, boleh saya katakan rata-rata. Ini bisa menjadi bukti bahwa sebagian dari orang yang mau belajar berbicara di depan umum itu takut akan ketakutannya sendiri, yang kadang tidak terbukti.

Banyak yang tidak menyadari bahwa dengan berani mencoba berbicara di depan umum, kita akan tahu kekurangan kita dan kelebihan kita. Dengan melihat dan menyadari kekurangan kita, maka kita dapat memperbaikinya. Demikian juga dengan kelebihan yang ada pada diri kita pada saat berbicara di depan umum, kita dapat mempertahankannya.

Setelah berani mencoba untuk berbicara di depan umum, menyadari kelebihan dan kekurangan, kita akan merasakan bahwa berbicara di depan umum itu menyenangkan dan tidak perlu ditakutkan. Kita akan lebih mudah memperbaiki kekurangan kita, karena kita menemukannya sendiri. Kitapun juga akan tahu kelebihan kita, paling tidak kelebihan berupa keberanian untuk memulai mempraktekkan  Public Speaking.

Murid-murid kelas regular atau peserta pelatihan Public Speaking membuktikan hal tersebut, bahwa berbicara di depan umum itu menyenangkan dan tidak perlu ditakutkan. Biasanya menjelang praktek berbicara di depan umum, mereka merasakan ketakutan yang luar biasa. Kalau pada kelas regular biasanya mereka akan datang menjelang atau mepet waktu pelajaran praktek dimulai, agar tidak ditunjuk jadi yang nomer satu melakukan praktek berbicara di depan umum. Nah, kalau pada pelatihan pelatihan Public Speaking, biasanya mereka akan main tunjuk dengan teman yang lain karena merasa belum siap. Padahal setelah mulai praktek, mereka terlihat senang melakukan praktek berbicara di depan umum, banyak yang ingin disampaikan, lupa akan ketakutan yang ada. Setelah mereka melakukan beberapa kali praktek, komentar yang muncul adalah ?Ternyata berbicara di depan umum itu asyik ya ?. ? atau ? ? Wah beruntung saya mengikuti pelatihan ini, saya jadi bisa berbicara di depan umum ? dan sangat bermanfaat bagi kehidupan saya ??.

Intinya adalah bahwa jangan memanjakan pikiran bawah sadar kita dengan ?jangan-jangan?, tetapi keyakinan bahwa saya dapat berbicara di depan umum dengan baik. Kuncinya adalah beranilah mencoba berbicara di depan umum. 

Leave A Reply

Your email address will not be published.