Berita Nasional Terpercaya

BPBD Banyumas Tingkatkan Kewaspadaan Tanah Longsor

0

PURWOKERTO, HarianBernas.com –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, meningkatkan kewaspadaan terhadap tanah longsor karena bencana tersebut telah menimbulkan korban jiwa.

“Kami terus melakukan pemantauan daerah rawan longsor melalui radio komunikasi serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas Prasetyo Budi Widodo di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (20/11).

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan menyosialisasikan kepada masyarakat terkait antisipasi bencana tanah longsor melalui stasiun televisi lokal di Banyumas.

Disinggung mengenai sistem peringatan dini bencana tanah longsor, dia mengatakan bahwa perangkat tersebut telah dipasang di beberapa lokasi. 

“Beberapa waktu lalu, pemasangan alat tersebut dilakukan oleh Balai Sabo di Desa Cibangkong, Kecamatan Pekuncen, dan Desa Kaliwedi, Kecamatan Kebasen. Kemarin, kami bersama UGM (Universitas Gajah Mada) memasang satu perangkat sistem peringatan dini bencana tanah longsor di Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng,” katanya.

Seperti diwartakan, bencana tanah longsor yang melanda Dusun Kubungan RT 04 RW 09, Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, pada Kamis (19/11) sore, telah mengakibatkan seorang bocah bernama Muhammad Fathul Ulum (12) meninggal dunia karena tertimbun material longsoran.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang membantu kakeknya, Mahrudin, menyingkirkan material longsoran kecil di belakang dapur rumahnya. Akan tetapi tebing yang berjarak sekitar 50 centimeter dari bagian belakang rumah Mahrudin longsor dan menimbun tubuh korban. 

Ayah korban, Kusen (bukan Zaenal Ali seperti yang diwartakan sebelumnya, red.) bersama warga sekitar segera mencari Fathul yang tertimbun material longsoran. Fathul ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah timbunan material longsoran itu.

Informasi yang dihimpun, jenazah Fathul dimakamkan pada hari Kamis (19/11), pukul 19.30 WIB, di pemakaman umum setempat setelah sempat disemayamkan di rumah duka selama beberapa jam.

Leave A Reply

Your email address will not be published.