Berita Nasional Terpercaya

Wujudkan Geopark Toba, Kepala Daerah Harus Hilangkan Ego

0

MEDAN,HarianBernas.com—Upaya merealisasikan kawasan Geopark Kaldera Toba, menghadapi tantangan serius berupa ego sektoral dari para kepala daerah yang bersinggungan dengan Toba. Untuk itu, mereka diminta rela mengesampingkan kepentingan sektoral, dan lebih mengutamakan kepentingan bersama.

Kawasan Danau Toba, selama ini terbagi dalam 7 wilayah kabupaten. Yakni Kabupaten Samosir, Toba Samosir, Simalungun, Karo, Humbang hasundutan serta Kabupaten Tapanuli Utara. Sejauh ini, para kepala daerah disana, memiliki persepsi yang berbeda tentang Toba.

Baca juga: Rumah Joglo, Rumah Adat Jawa yang Memiliki Banyak Keunikan

“Tapi, mau tidak mau, kerja sama adalah cara terbaik dan syarat mutlak untuk terwujudnya Geopark Kaldera Toba. Semua harus mau mengesampingkan ego, dan harus lebih fokus pada kepentingan yang lebih luas,” kata Staf Kementerian Pariwisata, Antariksa Tarigan dalam Seminar Geopark Nasional Kaldera Toba Menuju GGN Unesco di Brastagi, Sabtu (21/11).

Antropolog Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Robert Sibarani menegaskan, pengelolaan kawasan berbasis geopark atau taman bumi adalah cara paling tepat untuk kawasan Danau Toba. Sebab kawasan bekas erupsi Gunung Toba ribuan tahun silam tersebut, menyisakan banyak hal terkait aspek  budaya, lingkungan serta pendidikan. Selain itu, dengan konsep geopark, Robert meyakini akan lebih menjamin keberlangsungan lingkungan di kawasan Toba tapi sekaligus juga mendorong perkembangan ekonomi lokal khususnya terkait industri pariwisata.

Sebelumnya, Unesco belum menyetujui kawasan Toba sebagai geopark. Unesco beralasan masih banyak kriteria yang belum dipenuhi, termasuk keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan wilayah kawasan Toba.(Ant)

Baca juga: Mengenal Keunikan Rumah Adat Jambi yang Memiliki Ukiran Eksotik

Leave A Reply

Your email address will not be published.