Berita Nasional Terpercaya

PA IX Wafat, KBPH Suryodilogo Diyakini Mampu Emban Tahta sebagai Paku Alam X

0

JOGJA, HarianBernas.com ? BRMH Wijoseno Hariyo Bimo yang kini bergelar KBPH Suryodilogo dianggap sebagai sosok yang tepat untuk mengemban amanat sebagai Paku Alam IX. Penobatan sang pangeran pati diperkirakan tinggal menunggu waktu yang tepat.

Salah satu kerabat Pura Pakualaman RM Kusumo Parahasto kepada sejumlah media, Sabtu (21/11) malam, memgemukakan, sebelum KGPAA Paku Alam IX mangkat pada Sabtu siang sekitar pukul 15:25, kerabat sempat berkumpul di Pura Pakualaman sekitar pukul 13:00.

?Saat itu ada pertemuan dan yang dibahas adalah pelaksana harian PA IX. Ini karena almarhum saat itu sudah seminggu mondok di rumah sakit. Saat itu diputuskan yang menjadi pelaksana harian adalah pangeran pati yaitu KBPH Prabu Suryodilogo,? ungkap dia.

Dengan penunjukan tersebut, Kusumo menegaskan, sejatinya tidak ada kevakuman di pucuk pemerintahan Kadipaten Pakualaman. ?Tidak ada kevakuman. Kelak KBPH Suryodilogo akan dinobatkan menjadi PA X,? terangnya.

Rencana penobatan Suryodilogo sempat mendapat tentangan dari sang paman yang juga rival almarhum KGPAA Paku Alam IX, KPH Anglingkusumo. Kubu Angling bahkan sempat menggelar jumpa pers pada Sabtu malam sekitar pukul 21:30 di kediaman Angling di Jalan Harjowinatan 6 Pakualaman.

Dalam jumpa pers tersebut, KPH Anglingkusumo menyatakan dengan tegas menolak rencana penobatan KBPH Suryodilogo. Menurut kubu Angling, mendiang kakaknya yang dulunya bergelar KPH Ambarkusumo bukanlah penerus sejati KGPAA VIII.

Pengageng Pura Pakualaman Rama Tamdaru kepada HarianBernas.com menolak anggapan yang dilontarkan kubu Angling. Menurutnya, KGPAA Paku Alam IX yang wafat adalah raja sejati.

?Beliau (PA IX)  itu orang yang sederhana, (Angling) tidak perlu didengar. Rakyat yang memilih siapa pemimpin yang sebenarnya,? ungkap dia.

Rama Tamdaru pun meyakini KBPH Suryodilogo merupakan sosok yang tepat untuk melanjutkan suksesi di lingkungan Pura Pakualaman.

?Yang terpenting saat ini adalah persiapan batin. Tidak serta-merta langsung jumeneng. Memang harus ada persiapan, dan yang terutama persiapan batin. Kalau sudah siap maka baru dinobatkan,? jelasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.