Berita Nasional Terpercaya

Akreditasi Kunci Daya Saing MEA

0

JOGJA,HarianBernas.com–Akreditasi institusi merupakan kunci bagi perguruan tinggi (PT) dalam rangka meningkatkan mutu institusi secara keseluruhan. Sebab akreditasi itu jadi tolok ukut penilaian kualitas dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Peningkatan kualitas PT ini menjadi penentu Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia untuk bersaing dengan tenaga kerja asing. Berdasarkan data dari ASEAN Productivity Organization menunjukkan, dari 1.000 tenaga kerja Indonesia, baru sekiar 4,3 persen yang terampil.

“Tenaga kerja Indonesia terampil dibawah Filipina sebesar 8,3 persen, Malaysia 32,6 persen serta Singapura 34, 7 persen,” ujar Rektor Institut Sains dan Teknologi (IST) Akrpind, Dr Ir Sudarsono MT disela pembekalan wisuda 235 lulusan Program Diploma (D3) dan Sarjana (S1) di kampus setempat, Senin (23/11).

Menurut Rektor, perlu kerja keras dalam meningkatkan mutu pendidikan, salah satunya melalui akreditasi institusi. Akreditasi itu juga sebagai bentuk jaminan kepada masyarakat atas kinerja PT dalam menyelenggarakan pendidikan berkualitas sesuai mutu yang ditetapkan pemerintah.

PT yang berkualitas mampu menghasilkan lulusan yang dihasilkan tidak hanya mendapatkan bekal ilmu pengetahuan. Namun mereka juga mendapatkan bekal ketrampilan serta bekal hidup yang memadai saat terjun ke dunia kerja karena memiliki kecerdasan yang lengkap, baik spiritual, intelektual, sosial maupun emosional.

“Dengan kecerdasan yang majemuk itu maka para lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan andal, tidak hanya menjadi pencari kerja tetapi juga menjadi pencipta kerja melalui integrasi diri dengan lingkungan dan berkompetisi secara sehat dan sportif,” tandasnya.

Rektor menyebutian, PT harus berbenah untuk meningkatkan kualitas lulusannya. Dengan demikian MEA tidak menjadi ancaman namun sebagai peluang menuju Indonesia yang lebih baik. 

Sementara Ketua Pengurus Yayasan Pembina Potensi Pembangunan (YPPP), Drs Soenarso Simoen mengungkapkan para lulusan diharapkan meningkatkan ketrampilan bahasa asing. Penguasan itu tidak melulu Bahasa Inggris namun juga lainnya seperti Jerman, Jepang, Mandarin dan Bahasa Korea.

“Bahasa adalah pintu dunia, maka berbahasalah dengan baik dan benar untuk mengantarkan ke kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

Salah satu pengusaha sekaligus motivator, Hasan Abdullah Kaff memberikan motivasi pada lulusan. Menurutnya, para lulusan PT harus mengubah pola pikir saat terjun ke dunia kerja.

Leave A Reply

Your email address will not be published.