Berita Nasional Terpercaya

Mendapat Sebutan Wanita Terburuk, Gadis Ini Justru Menunjukkan Arti Kecantikan Yang Sesungguhnya

0

TEXAS, HarianBernas.com– Setujukah kamu dengan peribahasa yang berbunyi:  ?Tak ada gading yang tak retak?”
Peribahasa ini sangat populer bukan?

Sebagai manusia, bukankah kita adalah makhluk ciptaan paling sempurna dari Tuhan?
Tetapi banyak diantara manusia yang merasa memiliki banyak sekali kekurangan dan hal itu menjadikan mereka tidak berkembang. 

Di Austin, Texas, pada 13 Maret 1989 lahirlah seorang anak perempuan secara prematur dari rahim ibunya. Ia lahir 4 minggu lebih awal dari yang seharusnya. Ketika lahir, ia hanya memiliki bobot 1,2 kg. Hal yang sangat mengejutkan terjadi, sesaat setelah ia lahir, orang tuanya mendapat penjelasan dari dokter yang mengatakan bahwa ia tidak mempunyai lemak sama sekali, ia terlahir tanpa jaringan adiposa. Jaringan adiposa merupakan jaringan yang terdiri dari sel-sel adiposit, yang berfungsi agar tubuh dapat menyimpan lemak. Dokter juga memberi peringatan kepada orang taunya bahwa suatu saat nanti ia tidak dapat bicara, berjalan, merangkak, serta melakukan apapun secara mandiri.

Mendengar penjelasan dokter, sejenak orang tuanya sedih. Tetapi itu hanya sebentar, kemudian kedua orang tuanya berkata bahwa mereka akan segera membawanya pulang, mencintainya, membesarkannya dengan penuh kasih sayang, dan membuatnya semandiri mungkin. Orang tuanya tidak ingkar janji, walaupun ia sangat kecil, sampai-sampai suaranya sepert suara tikus, orang tuanya tetap menyayanginya.
Menginjak usianya yang ke 2, ia sudah mengenakan kacamata tebal. Dua tahun kemudian, matanya yang sebelah kanan mengalami kebutaan, keadaan ini diperparah ketika kualitas penglihatan mata kirinya mengalami penurunan. 

Sejak kecil hingga masa sekolah, ia tidak pernah lepas dari hinaan dan perilaku tidak menyenangkan dari teman-temannya. Hal yang sangat menyedihkan terjadi, ketika sedang mengerjakan PR, ia membuka youtube dan melihat foto yang sangat familiar baginya. Itulah video berisi rekaman sebuah acara TV ketika ia diminta tampil dan menceritakan sindromnya, saat ia berusia 11 tahun. Ia tersentak ketika membaca judul videonya, yaitu The world's ugliest woman. Ia sangat sedih, apalagi ternyata video itu ditonton 4 juta orang. Ketika ia tonton, video berdurasi delapan detik itu ternyata tidak bersuara. Ia merasa seperti ditinju berkali-kali. Dilihatnya, ada ribuan komentar di video itu. Tak satu pun yang positif. 

Titik balik kehidupannya dimulai, ketika menjelang kelulusan sekolahnya, pihak sekolah memintanya berbicara di depan para undangan untuk bercerita tentang hidupnya.

Meski mulanya menolak, ia lalu setuju setelah didukung keluarga dan teman-temannya. Di luar dugaan, para undangan mendengarkannya dengan khusuk. Usai pidato, ia didatangi para undangan yang berterima kasih karena telah menginspirasi mereka dan menyadarkan mereka bahwa masih banyak orang yang dilecehkan. Ia baru sadar, ia membuat mereka menangis. 

Sejak itu ia tahu, mengapa Tuhan menciptakan dirinya seperti ini, yaitu agar dapat menginspirasi orang lain. Setelah kejadian tersebut, ia bertekad pada diri sendiri untuk jadi motivator, penulis buku, lulus kuliah, dan memiliki keluarga serta karier sendiri. Ia bekerja keras dan membuktikan, orang-orang salah meremehkannya. Ia menjadikan semua celaan yang ditujukan kepadanya sebagai cambuk dan motivasi untuk sukses.

Perempuan tersebut adalah Lizzie Velasquez. Salah satu motivator sukses yang telah berbicara di berbagai seminar dan acara. Selain menjadi motivator, ia juga aktif menulis. Tahun pertama kuliah di Jurusan Communication Studies di Texas State University, ia menulis buku pertamanya, Lizzie Beautiful, bersama ibunya. Setahun kemudian di tahun 2010, buku itu dirilis dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Tahun berikutnya, buku keduanya, Be Beautiful Be You, dirilis. Tak lama lagi, buku ketiganya akan terbit. 

Ia memanfaatkan kelemahan yang dimilikinya sebagai kekuatan untuk memotivasi orang lain. Lizzie, yang dulunya sering meratapi kehidupannya sekarang bersyukur atas kekurangan yang dimilikinya itu. Ia berharap dapat memotivasi lebih banyak orang agar mau menerima kekurangan yang dimiliki, serta memperjuangkan hidupnya untuk sukses di bidang yang diinginkan. (Dari berbagai sumber)

Leave A Reply

Your email address will not be published.