Berita Nasional Terpercaya

Berprestasi Manfaatkan Teknologi Informasi untuk Pendidikan, Kota Jogja Kembali Raih Anugerah Kihajar

0

JOGJA, HarianBernas.com — Kota Jogja kembali meraih penghargaan Anugerah Kihajar (Kita Harus Belajar) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk yang keempat kalinya selama empat tahun berturut-turut. Penghargaan tahun ini diterima langsung Walikota Jogja Haryadi Suyuti dari Mendikbud Anies Baswedan, Kamis (26/11) malam, di Plaza Insan Berprestasi Gedung Kemendikbud.

Anugerah Kihajar sendiri diberikan kepada pemimpin daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang dinilai berprestasi dalam mendayagunakan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di bidang pendidikan. Tahun ini, Kota Jogja meraih penghargaan untuk kategori Kebijakan dan Program Tingkat Utama.

Haryadi kepada HarianBernas.com Jumat (27/11), menyebutkan penghargaan ini dipersembahkan untuk guru-guru di Kota Jogja atas komitmennya dalam pemanfaatan TIK untuk mempermudah proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Menurut Haryadi, kemajuan pendidikan selama ini tak lepas dari kesatuan antara sekolah, siswa dan pemerintah.

?Penghargaan ini saya persembahkan untuk para guru dengan komitmennya untuk memanfaatkan TIK dalam kegiatan belajar mengajar, juga para siswa yang senantiasa menumbuhkan semangat belajar dengan TIK,? ujar dia.

Selain Kota Jogja, penghargaan ini diberikan kepada Kota Jayapura, Jambi, Aceh, Gorontalo, Bontang, Padang Panjang dan Kabupaten Karanganyar. Sementara untuk tingkat Provinsi, penghargaan dianugerahkan kepada Provinsi Jawa Tengah, DIY, Aceh, dan Lampung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja Edy Heri Suasana mengatakan, pemanfaatan TIK di bidang pendidikan bukan hal yang baru di Kota Jogja. Salah satunya lewat pemanfaatan TIK untuk penerimaan siswa baru yang dinamakan Penerimaan Peserta Didik Baru Real Time Online (PPDB-RTO).

?Dengan sistem online dan real time, maka penerimaan peserta didik baru menjadi semakin akuntabel dan transparan,? jelas Edy.

Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Jogja juga menodorong pemanfaatan TIK untuk membangun interaksi yang lebih intens antara guru dan peserta didik. Hal ini diimplementasikan melalui layanan Konsultasi Belajar Siswa Online (KBS Online).

?Melalui KBS Online, siswa bisa mengkonsultasikan kesulitan yang dialami secara online, layanan ini dapat diakses dari seluruh dunia selama tersambung ke internet. Selain itu, kami juga mendorong agar para guru dari berbagai jenjang pendidikan bisa memahami TIK dan memiliki email,? tutur Edy.

Tak hanya di sekolah dasar, Edy menambahkan instansinya juga mewajibkan guru-guru di jenjang sekolah menengah menggunakan perangkat TIK dalam setiap KBM di sekolah. ?Khusus guru sekolah jenjang menengah diharapkan untuk memiliki blog untuk membangun interaksi yang lebih intens antara guru dan murid. Pemanfaatan TIK tersebut mampu meningkatkan kompetensi siswa secara signifikan,? tandasnya. 

Leave A Reply

Your email address will not be published.