Berita Nasional Terpercaya

Diejek Karena Mendonasikan Rambutnya, Gadis Ini Raih Ribuan Simpati Dari Netizen

0

AMERIKA SERIKAT, HarianBernas.com— Bagi seorang wanita, rambut memanglah sebuah mahkota. Banyak diantara kita yang rela mengeluarkan banyak uang demi mempercantik rambut. Bahkan, beberapa diantaranya dengan sengaja mengubah gaya rambut agar terlihat semakin cantik. Apakah anda salah satu diantaranya?

Namun tahukah anda? Tidak semua wanita dikaruniai rambut indah dan panjang. Masih banyak di luar sana yang terpaksa menggunakan wig atau rambut palsu untuk mengganti rambut mereka karena penyakit kanker yang dideritanya. Namun tahukah anda? Gadis cantik ini justru merelakan rambut panjangnya dipotong untuk di donasikan sebagai wig . Mulia sekali, bagaimana kalau anda? 
Siapa sih gadis cantik ini? Bagaimana kisahnya? Yuk ikuti kisahnya berikut.

Seorang gadis cantik ini bernama Jetta Fosberg, kelahiran 10 tahun silam di Dayton harus merelakan rambutnya dipotong sepanjang 14 inchi untuk didonasikan sebagai wig. Namun malang menimpa gadis yang masih berusia 10 tahun ini. Senyum manis Jetta Fosberg saat mendonasikan rambutnya di salon seketika menjadi mimpi buruk di sekolahnya. Niat baik dan tulusmenyumbangkan rambut bagi penderita kanker malah dijadikan bahan ejekan teman-temannya. Bagaimana tidak, saat di sekolah, dia malah dipanggil 'bodoh' dengan potongan rambutnya yang seperti anak laki-laki. 

?Dia ingin potongan rambut yang lebih pendek, jadi kami kembali ke salon untuk memotongnya lebih pendek, dan saya kira, setelah itulah hal menjadi buruk,” terang Heidi Fosberg, ibu Jetta. Kemudian, Heidi Fosberg datang menemui kepala sekolah untuk menyelesaikan kasus bullying yang terjadi pada anaknya. Namun tahukah anda?
Heidi Fosberg dan putrinya hanya disuruh tabah dalam menghadapi ejekan yang dikeluarkan anak-anak di sekolah terhadap putrinya. Berharap menemukan dukungan untuk putrinya, Heidi Fosberg membuat “Stand With Jetta”, sebuah anti- bullying fanspage di Facebook. Hal ini dilakukannya untuk membuat Jetta lebih tegar dalam menghadapi ejekan yang membuatnya sedih. Dan tanpa disangka, cara ini pun berhasil membuat Jetta lebih tegar dan tabah. 

“Mengetahui bahwa ada orang-orang yang berpikir bahwa potongan rambut saya cantik, dan mereka berpikir bahwa saya adalah orang yang baik, itu agak membantu saya melawan semua ejekan,” ungkapnya di WHIO News. “Stand With Jetta” sudah meraih 21,000 fans dan ratusan komentar dari para pendukung Jetta. 

Salah satu pendukung bernama Emily Marie Morris menulis di laman tersebut, “Jetta, sepupu saya berjuang leukemia sejak dia umur 2 tahun sampai dia meninggal pada usia 12 tahun. Dia tidak pernah punya wig. Dia juga dibully. Saya ingin kamu tahu bahwa apa yang kamu lakukan menakjubkan. Kamu peduli, kamu adalah anak yang cerdas. Jujur, saya suka dengan potongan rambut kamu. Kamu berani dan unik. Tetaplah percaya diri dan tabah, ketahui bahwa meskipun kata-kata mereka menyakitkan, mereka tidak bisa mengubah siapa diri kamu.”

Tidak hanya itu, Heidi Fosberg juga membuat sebuah status di halaman tersebut dan membiarkan semua pendukungnya tahu bahwa president and CEO of National Heritage Academies, sebuah instansi yang mengelola sekolah Jetta, mengulurkan tangan secara langsung untuk meminta maaf dan mengambil penanganan secara serius. Sebagai pelajaran bagi kita semua untuk menghargai setiap orang yang berniat dan berusaha untuk membantu sesama. Kita sendiri bahkan belum mempunyai keberanian seperti Jetta yang merelakan rambut indahnya demi orang lain yang membutuhkan.

Luar biasa sekali  bukan? Semoga dengan membaca kisahnya bisa bermanfaat ya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.