Berita Nasional Terpercaya

Robert, Penemu Hukum Boyle yang Percaya Tuhan dan Menyesuaikan Ilmu Pengetahuan dan Agama

0

IRLANDIA, HarianBernas.com — Ketika anda tidak setuju pada suatu teori yang sudah ada selama beberapa tahun lamanya, beranikah anda menentang teori yang sudah ada? Atau anda tetap setuju dengan teori tersebut? Kebanyakan orang akan tetap setuju. Hanya orang yang lebih pintar dari pencetus teori itulah yang dapat menelitinya. Tapi, tidak dengan pria yang satu ini. Ia justru meneliti kembali teori yang sudah ada beberapa tahun lamanya. Penasaran?

Robert Boyle, seorang anak yang berasal dari keluarga yang kaya raya dan saleh. Ia percaya bahwa semua kekayaannya itu berasal dari Tuhan. Ia lahir pada 25 Januari 1627 di Lismore Castle, Country Waterford, Irlandia. Robert adalah seorang yang jenius, di usia 8 tahun ia sudah fasih berbahasa Yunani dan Latin. Bahkan saat ia berumur 12 tahun, ia sudah berkeliling Eropa bersama tutornya untuk mempelajari karya-karya ilmuwan besar.

Robert harus kehilangan ayahnya saat ia berumur 18 tahun. Ayahnya meninggalkan banyak warisan kepadanya. Uang tersebut ia gunakan utuk melanjutkan minatnya di bidang ilmu. Ia yakin, dengan pengetahuan, ia juga melayani Tuhan. Tahun 1645, Robert menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh para ilmuwan. Pertemuan ini tidak diakui oleh negara. Namun, karena dirasa pertemuan ini memiliki masa depan yang cerah, Raja Charles II resmi mengakuinya.

Tahun 1657, Robert meneliti penemuan Hooke, yaitu pompa udara. Ia meneliti pompa tersebut dengan menyangkut-pautkan pendapat Galileo (semua benda akan jatuh dengan kecepatan yang sama dalam ruang hampa karena tidak ada hambatan udara). Robert tahu bahwa dengan bereksperimen dengan gas, akan ada dampak yang cukup penting. Dengan bereksperimen, Robert akhirnya mengungkapkan pendapatnya yang selanjutnya dikenal dengan Hukum Boyle.

Robert menolak teori yang pada saat itu sudah diterima oleh masyarakat luas. Teori tersebut mengatakan bahwa semua zat terdiri dari tanah, udara, api dan air. Eksperimen pun dilakukan olehnya. Ia mengajukan bahwa zat tersusun atas unsur-unsur yang berbeda yang hanya bisa dikenali melalui eksperimen. Karya inilah yang merupakan awal dari teori unsur kimia modern.

Saat itu, banyak sekali penemuan ilmiah yang disembunyikan alias tidak disebarluaskan. Robert tidak setuju dengan hal ini. Ia mendorong para ilmuwan untuk melaporkan penemuan ilmiahnya. Walaupun ia sangat cerdas, Robert tetaplah seorang yang saleh. Robert berusaha menyesuaikan antara ilmu pengetahuan dan agama. Robert diakui sebagai pelopor kimia modern. Ia tutup usia pada 30 Desember 1691, dengan meninggalkan wasiat untuk menyelenggarakan serangkaian ceramah. “Ceramah Boyle”, ceramah ini tidak bersangkut paut mengenai hal ilmiah, tetapi lebih mengenai iman. 

Buktikan kalau memang anda tidak setuju pada suatu hal. 

Leave A Reply

Your email address will not be published.