Berita Nasional Terpercaya

Identik Dengan Kutu Buku, Ilmu Fisika Justru Menyimpan Hal-hal Menakjubkan, Penasaran?

0

RUSIA, HarianBernas.com— Kamu suka pelajaran Fisika? 

Dalam pelajaran Fisika pernahkah mendengar tentang bom hidrogen? Sebuah jenis bom yang kekuatannya diduga lebih kuat dan lebih dahsyat dari bom atom.

Ia adalah seorang pria kelahiran Rusia yang melanjutkan studinya di Universitas Cambridge pada tahun 1926 sampai tahun 1928 di bawah bimbingan Ernest Rutherford, ia menerima gelar doktor pada ilmu fisika dan matematika. Selama periode ini, ia dan Yakov Zel'dovich melakukan eksperimen dan terus melakukan penelitian tentang reaksi berantai uranium.

Apa yang ia temukan?

Nah, setelah jauh melakukan penelitian reaksi berantai senyawa uranium selama 15 minggu. Akhirnya ia menemukan sebuah bom karyanya yang kemudian dinamakan Tsar Bomba yang berarti Kaisar Segala Bom. Tepat pada tanggal 30 Oktober 1961, Uni Soviet/Rusia merayakan keberhasilannya menciptakan Tsar Bomba, yang bertipe Termonuklir atau Bom Hidrogen. Disebut sebagai Kaisar segala bom dikarenakan daya ledaknya yang belum ada tandingannya hingga saat ini. Bom ini termasuk bom hidrogen dengan kemampuannya yang sangat luar biasa.  

Ngomong-omong ternyata bom ini telah diuji cobakan di sekitar Pulau Novaya Zemlya, Laut Artik. Tsar Bomba memiliki berat sebesar 27 ton panjang 8 meter dan diameter 2 meter, dan diangkut oleh pesawat TU-95 yang merupakan pesawat pengebom terbesar di dunia pada saat itu. Namun, seperti apa ledakan Tsar Bomba? Diuji cobakan dengan ketinggian pelepasan bom 34.500 kaki dari tanah dan sewaktu meledak memiliki daya ledak sebesar 50 Megaton TNT yang sebanding dengan seluruh bom yang meledak pada Perang Dunia ll dan dikalikan 10 atau setara dengan 30.000 kali lipat ledakan Hiroshima dan Nagasaki pada 6 dan 9 Agustus 1945.

Apa yang ada di bayanganmu? Tentunya sungguh mengerikan.

Amerika Serikat belum mampu menciptakan bom yang melebihi Bom Tsar milik Rusia ini. Ia menerima Gold Medal of I.V.Kurchatov pada tahun 1974 and a Great Gold Medal of M.V.Lomonosov di tahun 1982.

Siapakah namanya? Ia adalah Yulii Borisovich Khariton, ia merupakan seorang ahli fisika Rusia yang bekerja di bidang tenaga nuklir yang lahir pada tanggal 27 Februari 1904 di Rusia. Penelitian nya mengenai Tsar Bomba hingga kini masih tetap digunakan oleh negaranya Rusia. Sekarang Rusia memiliki 6000 lebih unit Tsar Bomba, bom terkuat sepanjang sejarah manusia, yang merupakan hasil temuan Yulii Khariton.

Nah, sekarang, setujukah kamu jika Fisika itu keren?

Leave A Reply

Your email address will not be published.