Berita Nasional Terpercaya

BTKP DIY Digitalisasi Baoesastra Djawa

0

JOGJA,HarianBernas.com–Balai Teknologi Komunikasi dan Pendidikan (tekkmondik) DIY melakukan pemutakhiran kamus Baoesastra Djawa. Menggandeng Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNY, kamus digital itu diluncurkan di kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (disdikpora) DIY, Kamis (10/12).
Kamus digital tersebut dibuat sejak April lalu. Pemutakhiran Baoesastra Djawa dilakukan dalam konteks ejaan dan format secara digital. 

“Sehingga kamus bahasa dan sastra Jawa ini dapat diakses melalui smartphone. Aplikasi kamus ini bisa diunduh gratis,” ungkap Kepala Balai Tekkomdik DIY, Singgih Rahardja disela peluncuran.

Menurut Singgih,  selain ejaan yang disempurnaan, kamus digital itu disertai tambahan lambang fonetis pada setiap entri huruf untuk memudahkan setiap pengguna mengeja kata. Selain itu ditambah entri baru yang menyesuaikan dengan perkembangan sastra Jawa saat ini yang dilengkapi contoh penggunaan dalam kalimat berbahasa Jawa.

Terdapat 36.692 entri kata yang ada di kamus digital ini. Kedepan jumlahnya akan ditingkatkan agar semakin lengkap.

“Kamus ini bisa jadi rujukan leksikografi digital bahasa jawa,” ungkapnya.

Digitalisasi bahasa dan sastra Jawa itu sangat penting dilakukan saat ini. Sebab dunia pendidikan,penelitian adn pengembangan bahasa, sastra dan budaya Jawa memerlukan rujukan untuk memahami arti kata, istilah, dan penggunaan kosa kata Bahasa Jawa yang terdapat dalam beragam sumber penelitian.

Selama ini buku rujukan arti kata masih fokus menggunakan kamus Baoesastra Jawa karangan WJS Poerwadarminto sejak 1939. Namun kamus yang sudah tidak diproduksi itu sulit dijadikan rujukan lagi karena tampilan huruf yang sulit dibaca, pemakaian ejaan lama dan banyaknya kosakata Jawa klasik yang sulit dipahami, terutama oleh peneliti asing.

“Perlu ada buku sumber yang representative untuk bahasa, sastra dan budaya Jawa. Karena itulah kami melakukan pemutakhiran baoesastra djawa secara digital,” ungkapnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.