Berita Nasional Terpercaya

Berkat Temuan Pria Ini, Kita Tak Perlu Pusing Lagi Jika Ingin Memindahkan Data

0

JEPANG, HarianBernas.com— Orang tua mana yang tidak sayang pada anaknya? Orang tua mana yang tidak ingin anaknya cerdas? Segala hal pasti akan dilakukan agar anaknya cerdas. Lalu bagaimana dengan tanggapan anak? Mengikuti anjuran orang tua? Atau malah menolaknya? Sebagian besar dari mereka menolaknya. Namun tidak dengan anak yang satu ini.

Baca juga: Jurusan IT: Pengertian, Mata Kuliah, dan Prospek Kerja Terbaru

Fujio Masuoka, seorang pria lahir di Kora Takasaki, Gunma, Jepang. Ia dilahirkan pada 8 Mei 1943. Sejak usia 10 tahun, ia sudah diminta ibunya untuk memperdalam matematika. Sebagai anak yang berbakti pada orang tuanya, Masuoka menyaguhi permintaan orang tuanya. Masuoka rajin belajar demi ibunya. Selama 2 tahun ia berproses dengan matematika, ia akhirnya berhasil menguasai mata pelajaran yang tidak diminati banyak orang itu.

Masuoka memilih jurusan teknik listrik ketika ia memasuki masa kuliah. Masuoka sendiri lebih mementingkan teori karena ia percaya bahwa kemajuan teknologi hanya akan dicapai melalui kerja teoritis. Pada April 1971, Masuoka mendapat pekerjaan di Toshiba Research and Development Center. Masuoka mempelajari teknologi Intel, dan dalam dua bulan, ia dapat menemukan sebuah memori jenis MOS read-only yang dikenal dengan nama Samos, yang akhirnya ia patenkan dengan namanya. Ia berusaha mengembangkan temuannya ini. Ia rela berpindah-pindah divisi demi mengembangkan temuannya ini.

Awalnya, barang tersebut hanya berukuran 1 Mb DRAM, lalu berkembang menjadi 256 Kb, dan terus meningkat sedikit demi sedikit. Awalnya Toshiba enggan untuk berinvestasi pada penemuan Masuoka karena biaya pembuatan yang bisa dibilang cukup mahal. Masuoka tidak menyerah. Ia berusaha untuk meyakinkan para pelanggan Toshiba bahwa penemuannya ini dapat digunakan ke dalam kamera digital. Dan berhasil. Para pelanggan mempercayainya.

Masuoka berhasil mengembangkan penemuannya ini yang selanjutnya kita kenal dengan flashdisk. Tahun 1994, Masuoka memilih bergabung dengan Tohoku University dan menjadi Profesor. Sampai saat ini, flashdisk masih terus berkembang. Mulai dari bentuk, dan kapasitas penyimpanan.

Ketaatan pada orang tua, berbuah manis jika dilakukan dengan tulus ikhlas.

Baca juga: Jurusan Manajemen: Pengertian Ilmu Manajemen dan Daftar Universitas

Leave A Reply

Your email address will not be published.