Berita Nasional Terpercaya

Mungkinkah Pria Ini Bisa Menuntaskan Mimpinya, Mengelilingi Dunia Dengan Berjalan Kaki?

0

?Apa yang tidak bisa dilakukan jika aku sudah bertekad mewujudkannya, maka aku harus bisa mewujudkannya.?

Pernahkah kamu bermimpi, namun mimpi itu serasa mustahil untuk dilakukan? Mungkin karena alasan tidak ada orang yang memulainya terlebih dahulu, haruskah anda membenamkan mimpi yang mustahil diwujudkan itu?

Ada baiknya anda belajar dari kisah nyata berikut ini, tentang seorang pemuda yang berhasil keliling bumi hanya dengan berjalan kaki. Menurut anda bagaimana? Mustahil?

Namun inilah yang terjadi sesungguhnya pada Karl Bushby. Lelaki asal Inggris ini sudah mengelilingi bumi sejak 1 November 1998, sampai hampir 16 tahun kemudian (2014) juga belum usai. Ia berharap jadi orang pertama yang melakukannya dengan berjalan sejauh 36.000 mil atau setara  57.900 km. Bagaimana proses Bushby melakukannya?

Bumi mempunyai keliling  40.000 km. Bushby  tidak berjalan lurus mengikuti garis meridian. Ia juga harus mencari daratan supaya dapat berjalan sehingga jarak perjalannannya lebih jauh daripada keliling bumi yang sebenarnya.

Hingga sejauh ini, Bushby telah menempuh perjalanan sejauh 20.200 mil. Masih tersisa  16.000 mil lagi. Diperkirakan ia membutuhkan waktu hingga 10 tahun lagi untuk menyelesaikannya. Maklum saja, perjalanan dengan menelusuri banyak negara tak segampang yang diperkirakan. Selain karena lokasi yang beragam dan sering kali mengalami  kesulitan, kendala nonteknis sering kali menghambat Bushby; seperti izin masuk (memperoleh visa). Misalnya saat ini, ia berusaha menembus daratan Rusia. Persiapan melewati negara itu sebenarnya telah berulang kali dilakukan, bahkan perjalanannya sudah jauh sampai di pedalaman, tetapi ia harus berulang kali keluar Rusia sebab visa nya habis. Sekarang ia harus menunggu visa Rusia lagi, diperkirakan hingga 2018.

Bushby lahir di Hull, Inggris, pada 30 Maret 1969. Ia sudah bergabung dengan British Army saat umurnya 16 tahun. Bushby lalu mengabdi di kesatuannya, The Parachute Regiment selama 11 tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk berpetualang mengelilingi bumi.

Pada 1 November 1998, perjalanannya dimulainya dari ujung selatan Cile, Punta Arenas. Ketika itu, ia mencanangkan perjalanannya akan berakhir pada tahun 2014 ini. Ketika memulainya, ia berumur 29 tahun. Tetapi hingga kini, di umurnya yang ke-44, ia baru menempuh separuh lebih perjalanan yang direncanakan.

Kendala yang dialaminya salah satunya seperti yang dituliskan di atas, yakni  izin yang sangat lama. Untuk menembus daratan Rusia saja, dari Maret 2006, masih berulang kali harus diperbarui. Hingga saat ini, ia masih berupaya mencari-cari dukungan pembiayaan dari sponsor dan izin dari Rusia. Melihat sangat lamanya izin dari negara itu, ia tidak yakin apakah sisa jarak yang harus ditempuhnya itu bisa diselesaikan dalam waktu sedikitnya lima tahun. Yang jelas, ia tak akan berhenti mencoba. ?Dunia sudah bilang bahwa saya tidak mungkin menyelesaikannya. Tetapi saya terus berusaha untuk membuktikannya dan menghilangkan semua keraguan dalam diri saya bahwa suatu kali saya bisa sukses melakukannya,? paparnya.

Perjuangan Bushby seperti suatu khayalan. Ia menghabiskan waktu hampir setengah hidupnya di perjalanan, di tengah kesepian, di tengah badai, dan ancaman alam lain yang ganas. Ia bahkan melupakan perkembangan dunia. ?Ketika saya memulai penjelajahan itu, smarthphone, GPS, dan internet belumlah ada. Saya hanya membawa peralatan kaset dan kamera dengan film sekali pakai. Kini semuanya telah berkembang, ada GPS, web, dan semua orang mengetahui  keberadaan saya dimana pun baik siang ataupun malam,? tuturnya.

Meski begitu, apa yang telah dilakukannya sejauh ini telah menorehkan sejarah tersendiri. Upayanya telah tercatat sebagai orang pertama yang berusaha mengelilingi bumi dengan berjalan kaki?yang sampai saat ini sudah lebih separuh jalan. Kisah kegigihannya dalam berjuang  juga bisa menjadi pendorong di saat mental seseorang sedang “jatuh”. Inilah salah satu bukti orang yang mempunyai kemampuan hebat untuk tujuannya, demi mengejar cita-cita!

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.