Berita Nasional Terpercaya

Johan Budi Tak Bernafsu pada Harta, Tahta dan Cinta

0

JAKARTA,HarianBernas.com–Salah satu calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi mengaku mendaftar sebagai komisioner komisi antirasuah itu bukan karena ia bernafsu untuk mendapatkan harta, tahta (kekuasan) dan cinta. Sebab, kalau ukuran orang selesai (dengan keinginan duniawi) itu soal tidak 'kemaruk' harta, tidak bernafsu kekuasaan, tidak berpose dengan wanita dan keinginan-keinginan lain, maka dia sudah selesai dengan itu semua.

Hal itu disampaikan Johan Budi menanggapi pertanyaan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dwi Ria Latifa yang sempat menyinggung soal kasus yang mendera pimpinan KPK nonaktif sebelumnya.

Menurut Johan Budi, langkah seseorang mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK tidak selalu dilandasi kekuasaan. Ia sendiri mengaku tidak sedang mencari harta kekayaan dengan melamar sebagai pimpinan KPK. Menurut Johan Budi, istrinya bekerja dan gajinya sudah besar, sehingga ia bisa membiayai anak sekolah, punya rumah, punya mobil dan sudah selesai, sehingga ia tidak bernafsu kekuasaan.

Johan Budi juga menekankan pentingnya KPK untuk fokus terhadap penindakan dan pencegahan korupsi dalam hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan nasional. Hal itu terutama berkaitan dengan hal-hal menyangkut pendapatan dan pengeluaran negara, sumber daya alam, hingga yang berkaitan dengan masyarakat banyak seperti pendidikan dan kesehatan.

Komisi III DPR RI melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap sejumlah calon pimpinan KPK dan akan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (16/12) besok.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.