Berita Nasional Terpercaya

Jogja Bay Waterpark Siap Menyambut Wisatawan

0

JOGJA,HarianBernas.com–Jogja yang dikenal sebagai kota wisata kini akan semakin lengkap dengan kahadiran wahana wisata air terlengkap, terbesar dan termodern dengan nama Jogja Bay Waterpark (JBW). Wahana wisata air modern yang terletak di sisi utara Stadion Sepakbola Maguwoharjo, Kec Depok, Kab Sleman ini diyakini akan menjadi bagian dari solusi mengatasi timpangnya akomodasi dan destinasi wisata di Jogja. Beberapa tahun terakhir, suplai kamar hotel di Kota Gudeg ini melonjak, sementara pertumbuhan obyek wisata baru nyaris tidak ada.

“Kami berharap banyak pada JBW, setidaknya akan menjadi tawaran destinasi baru bagi para wisatawan yang akan melancong ke Jogja,” kata Sekretaris PHRI Jogja Dedy Pranowo Eryono kepada HarianBernas.com di lokasi wisata tersebut, Selasa (15/12). Menurut rencana, Jogja Bay Waterpark akan mulai dibuka pada hari Minggu (20/12) mendatang.

Baca juga: Tertarik menjadi CEO atau Owner? Simak perbedaan keduanya

Dedy mengaku, menjamurnya hotel-hotel baru dengan suplai kamar melimpah, telah memicu bisnis yang kurang sehat di Jogja. Perang tarif tak terhindarkan, karena semua ingin merebut tamu untuk menginap. “Saat ini kita punya 32.000 kamar di Jogja. Jumlah ini meningkat sangat siginifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan obyek wisata nyaris tidak berubah. Selain keterbatasan obyek wisata atau destinasi, kita juga punya PR besar berupa keterbatasan bandara,” katanya.

Deddy mengharapkan, kehadiran JBW akan mampu menambah lama tinggal wisatawan di Jogja. Untuk itu, sinergi antara JBW dan para pelaku wisata lainnya diharapkan bisa dilakukan dengan baik.

Hal yang sama diungkapkan sutradara film sekaligus budayawan Garin Nugraha. Menurut Garin, Jogja memiliki potensi besar untuk menjadikan pariwisata sebagai lokomotif pertumbuhan. Jogja memiliki kultur yang kental, yang menjadi daya tarik dalam pariwisata. Tapi menurut Garin, tren yang terjadi saat ini, mengandalkan kekayaan kultur saja belum cukup.

“Seharusnya dibangun kebudayaan popular dan kebudayaan alternatif. Ini untuk merelaksasi kepariwisataan. Tiga-tiganya harus berkembang dengan seiring. Tiga-tiganya menjadi dasar dari pariwisata. Nah, JBW ini, adalah bagian dari budaya popular tadi. Ini diperlukan, karena pasar kesana memang ada. Dan ini akan melengkapi potensi wisata yang lain,” katanya.

Chief Executive Officer (CEO) PT Taman Wiata Jogja selaku pengelola JBW, Bambang Soeroso mengatakan, kehadiran JBW akan menjadikan bisnis pariwisata di Jogja lebih bergairah. JBW, saat ini menjadi obyek wisata air terlengkap dan tercanggih di Indonesia.

Hadirnya JBW, menurut Bambang, akan melengkapi kekayaan wisata di DIY yang selama ini bertumpu pada peninggalan sejarah atau heritage dan natural atau kekayaan alam. “Kami memiliki area seluas 7,7 hektar, yang saat ini terluas di Indonesia. Wahana permainan diatas lahan seluas 5 hektar, didukung area parker dan pepohonan seluas 2,7 hektar,” katanya.

JBW akan dilengkapi dengan 19 jenis wahana yang punya keunggulan, seperti wahana yang mengajarkan pengunjung untuk selamat dari tsunami dan lain sebagainya. “Jadi bukan sekadar wisata air biasa,” kata Bambang.

Menurut Bambang, JBW juga akan menarik karena memadukan unsur Jogja dan Eropa. JBW akan menampilkan story telling antara tradisi Jogja dengan para bajak laut 9pirates) Eropa yang dituangkan melalui on site live show, karakter, water rides dan merchandise.

“Ini akan menjadikan JBW tak kalah dengan wahana sejenis di SIngapura, Hongkong dan bahkan Orlando. Kita ingin, wisatawan dari kota-kota besar di Indonesia tidak perlu ke manca untuk menikmati wisata air. Justru wisatawan manca yang harus kesini. Karena di Jogja mereka bukan hanya akan mendapatkan wahana wisata air, tapi juga heritage dan natural,” lanjutnya.

Ditanya soal target, Managing Director JBW Hari Sutrasno mengatakan, pihaknya berharap dapat mendatangkan 10.000 pengunjung per hari. Di musim liburan, target ini akan lebih tinggi. “Kebetulan lokasi kami strategis tidak terlalu jauh dari kota. Tarif kita juga kompetitif, yakni Rp 90.000 untuk dewasa dan Rp 60.00 untuk anak-anak. Untuk anak usia dibawah 2 tahun free, sedangkan orang tua diatas 65 tahun Rp. 60.000. Sudah tidak ada tiket tambahan saat mereka berkunjung di setiap arena permainan,” katanya.

Baca juga: Tujuan Karir Jangka Panjang yang Membuat Anda Dilirik Perusahaan

Leave A Reply

Your email address will not be published.