Berita Nasional Terpercaya

Jokowi Tertawa Ngakak Bersama Pelawak saat Novanto Mundur

0

JAKARTA,HarianBernas.com–Entah secara kebetulan atau memang disengaja, Presiden Joko Widodo mengundang sejumlah pelawak ke Istana bersamaan waktunya dengan pelaksanaan sidang di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Rabu (16/12) kemarin. Saat suasana di MKD begitu tegang mendebarkan, suasana di Istana justru penuh gelak tawa para pelawak bersama Presiden Jokowi dan stafnya. Mereka tertawa lepas, ngakak bahkan Presiden terlihat mengambil tisu menghapus air mata karena terus menerus tertawa.

Baca juga: Begini 3 Cara Membeli Saham Bagi Pemula dengan Mudah

Sederet pelawak hadir dalam pertemuan itu, seperti pelawak senior Tarzan, Butet Kertarajasa bersama adiknya Djaduk, Jarwo Kuat, Andre Taulany, Dorce, Nunung, Cak Lontong, Sule, Parto, Aziz dan sebagainya. “Bapak Presiden tidak mengatakan apa-apa, cuma ingin mengundang para pelawak makan bersama di Istana. Saya yang mengatakan daripada stres karena kalah lucu dengan lawakan di Mahkamah Kehormatan Dagelan, mendingan kita bertemu, ngobrol santai sambil tertawa di Istana,” kata Butet Kertarajasa.

Hampir sepanjang pertemuan, Presiden bersama staf seperti Teten Masduki terus-menerus tertawa mendengar celotehan para pelawak. Suasana di Istana Negara Jakarta, Rabu sore menjelang maghrib itu pun penuh dengan gelak tawa. Dan tak lama kemudian, berita Setya Novanto mundur sebagai Ketua DPR RI pun terkonfirmasi sebagai kabar yang shahih. Masyarakat pun mendapat tontonan ironi sekaligus kelegaan pihak-pihak yang merasa berada di atas angin ketika dua penggal fragmen yang terpisah itu disatukan dalam sebuah bingkai. Presiden Jokowi sedang duduk di sisi para pelawak yang terus-menerus celoteh dengan lawakan yang khas. Dan wajar jika Presiden pun akhirnya bisa “ngakak”.

“Bapak sepertinya capek dan ingin tertawa bareng para pelawak,” kata sumber orang dalam Istana yang tak mau disebut namanya.

Baca juga: Mengenal Trading Saham dan Cara Jitu Jadi Trader Handal

Meski sempat beredar spekulasi bahwa Presiden sengaja menghadirkan 14 pelawak papan atas ke Istana untuk mengalihkan perhatian media terkait sikapnya terhadap keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), namun hal itu dibantah oleh para pelawak. Mereka mengatakan, acara tersebut hanya secara kebetulan waktunya dan tidak disengaja, apalagi untuk mengejek suasana di Senayan yang tak kalah lucunya.

Suasana berubah pada detik dan waktu yang tak terpaut lama. Wajah dan perasaan Jokowi versus Setya Novanto berlawanan 180 derajat. Presiden Jokowi tampak tertawa lepas seperti tanpa beban, sementara di saat yang sama Setya Novanto sedang diliputi kegalauan menjelang kemundurannya sebagai Ketua DPR RI terkait masalah “papa minta saham” PT Freeport Indonesia. Sikap Setya Novanto menuai polemik sekaligus menjadi bahan yang paling banyak diperbincangkan.

Sebaliknya Jokowi justru sedang melepaskan kepenatan dengan ersenda gurau bersama pelawak, termasuk membicarakan usulan Cak Lontong untuk mendirikan Museum Komedi Indonesia di Kota Solo, kota asal Sang Presiden. Keduanya berada di dua tempat yang berbeda, baik suasana maupun peruntungannya.

Baca juga: 6 Langkah Belajar Investasi dan Trading Saham dari Nol

Leave A Reply

Your email address will not be published.