Berita Nasional Terpercaya

Menggunakan Kendaraan Pribadi Sebagai Angkutan Umum, GO-Jek dan Grab Taxi serta Angkutan Berbasis Online Lainnya RESMI Dilarang

0

JAKARTA, HarianBErnas.com – Seluruh ojek dan taksi berbasis aplikasi online resmi dilarang oleh Kementerian Perhubungan karena dinilai tak lolos ketentuan sebagai angkutan umum. Pelarangan tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan Nomor UM.3012/1/21/Phb/2015 dan telah ditandatangani oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, tertanggal 9 November 2015

Menurut Menteri Jonan, angkutan berbasis aplikasi online tersebut boleh saja beroperasi, sepanjang kendaraannya memiliki izin sebagai transportasi umum, termasuk harus di kir.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis silam, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengungkapkan bahwa maraknya kendaraan bermotor bukan angkutan umum dengan menggunakan aplikasi internet untuk mengangkut orang dan/atau barang, perlu diambil langkah bahwa pengoperasiannya dilarang.

Djoko mengatakan bahwa pihaknya tidak masalah dengan bisnis startup (usaha rintisan digital) namun menjadi bermasalah apabila angkutan pribadi digunakan sebagai angkutan umum yang tidak berizin dan tidak memenuhi ketentuan hukum.

“Apapun namanya, pengoperasian sejenis, Go-Jek, Go-Box, Grab Bike, Grab Car, Blue Jek, Lady-Jek, dilarang,” tegas Djoko.

Leave A Reply

Your email address will not be published.