Berita Nasional Terpercaya

Di Afrika Selatan, Rumah Perlindungan Bagi HIV Positif Didirikan Oleh Bocah Pengidap HIV

0

Afrika Selatan, HarianBernas.com— Nkosi Johnson, anak kelahiran 4 Februari 1989 di Johansburg terlahir dengan mengidap HIV.

Suatu ketika, sudah saatnya Johnson untuk masuk ke sekolah dasar. Dengan alasan penyakit HIV-positif yang dideritanya, sekolah dasar di kota Melville Johannesburg, menolak untuk menerima Johnson sebagai murid. Kejadian tersebut sempat menggemparkan dan menciptakan kehebohan di tingkat tertinggi politik Afrika Selatan. Undang-undang atau konstitusi di Afrika Selatan melarang deskriminasi atas dasar status medis.

Pada konferensi AIDS Internasional, Johnson menjadi topik utama ?pembicaraan. Kata sambutan yang diucapkan Johnson berbuyi:

?Kita semua manusia yang sama, Kami memiliki tangan, Kami memiliki kaki, Kami dapat berjalan, kami dapat berbicara, kami memiliki kebutuhan seperti orang lain,j angan takut kepada kami, karena kita semua sama”.

Sebuah tempat perlindungan HIV positif  yang bernama Nkosi Heaven?s didirikan Johnson bersama ibu angkatnya.

Johnson yang diwakilkan oleh ayah angkatnya Gai, lmenerima Hadiah Perdamaian Internasional Anak dari tangan Mikhail Gorbachev. Sekolah yang didirikan Johnson, Nkosi's Haven menerima US $ 100.000 hadiah uang dari Yayasan KidsRights. Selain uang, sekolah tersebut juga mendapatkan patung yang telah dinamai Nkosi.

Johnson merupakan salah satu orang yang ?terusir? karena kesalahan yang bahkan tidak dilakukannya. Mampukah kita belajar untuk menghargai setiap orang yang berada di sekeliling kita? Mampukah kita untuk melihat orang lain dari segi positifnya?

Leave A Reply

Your email address will not be published.