Berita Nasional Terpercaya

Wow! Ada Restoran Yang Jumlah Gerainya Mengalahkan McDonald di Seluruh Dunia.

0

Amerika Serikat, HarianBernas.com— “Uang segini tidak cukup untuk makan hari ini”
“Aku harus bagaimana untuk bisa makan hari ini?”
“ Apakah situasi seperti ini akan terus berkelanjutan? Aku lelah Tuhan…!”
Mungkin dari anda pernah melihat di sekeliling anda yang hidupnya masih serba berkekurangan? 
Apa yang anda rasakan? Apakah anda pernah membayangkan jika situasi itu terjadi pada anda?
Sedih gak sih? Lalu apa  yang coba anda lakukan ? 
Manusia itu harus saling tolong menolong bukan?

Setelah kamu membayangkan sejenak kalimat di atas, saatnya kamu membaca kisah inspiratif berikut ini tentang seseorang pemuda yang harus bekerja menjadi penjual botol bekas disaat usianya 10 tahun namun setelah dewasa pemuda ini bersama sahabatnya berhasil mendirikan Perusahaan besar bernama Subway yang omzetnya sangat fantastis. Daripada penasaran silakan langsung simak kisahnya.

Baca juga: Tertarik menjadi CEO atau Owner? Simak perbedaan keduanya

Karena kondisi keuangan keluarganya yang kurang mumpuni, pemuda ini mencoba berjualan meski usianya masih muda. Saat usianya masih 10 tahun, pemuda ini menjual botol-botol bekas yang dikumpulkan dari lingkungan di sekitar rumahnya saat tinggal di New York. Setelah cukup lama bekerja untuk mengumpulkan botol – botol bekas, kini ia beralih untuk berjualan koran. Pada saat itu, ia sudah bisa memiliki 400-an pelanggan.

Mandiri sekali bukan?

Setelah lulus SMA, keluarganya pindah ke Brideport. Suatu ketika pemuda ini berkeinginan melanjutkan sekolah ke kedokteran. Sayang, cita-citanya terhambat karena kekurangan biaya. Untuk mencari uang kuliah, pemuda ini bekerja di sebuah toko perkakas. Tetapi tetap saja, biaya kuliahnya belum tercukupi.

Suatu hari pemuda ini bersama sahabatnya mengadakan pesta barbeque di rumah teman mereka. Mereka lalu terlibat pembicaraan gerai sandwich yang populer di kotanya. Tiba-tiba saja muncul ide dari keluarga sahabatnya untuk memodali pemuda ini menjalankan gerai sandwich. Pemuda ini rupanya tertarik juga. Keesokan harinya, ia langsung mencari lokasi yang cocok.

Dengan modal US$ 1.000, pada 25 Agustus 1965 berdirilah Pete’s Submarine. Nama Pete tentu saja menunjukkan siapa pemodalnya yaitu Peter Buck yang merupakan nama dari sahabatnya. Bisnis ini pun mulai berjalan. Ia menawarkan gerai makanan yang menyehatkan, suatu pilihan yang starategis saat itu. Siapa sih pemuda ini? Pemuda ini bernama Frederick A. DeLuca, lahir di Brooklyn, New York, pada tahun 1948. Ia adalah generasi kedua imigran Italia di Negeri Paman Sam. 

Fred dan Peter harus bekerja keras menjalankan gerai sandwich-nya karena harus membagi waktu antara sekolah dan bisnis. Namun mereka tak pernah mau berhenti. Setahun kemudian mereka malah membuka cabang. Ketika membuka tempat untuk gerai ketiga, mereka mulai lebih serius menjalankan bisnisnya. Mereka pasang iklan di radio lokal. Namun mereka kecewa karena sebutan Pete’s Submarine sering terdengar sebagai Pizza Marine yang sudah tentu kurang menguntungkan bagi bisnis mereka.

Karena itulah ia mengubah namanya menjadi Pete’s Subway. Inipun belum menolong citra bisnisnya. Akhirnya nama restorannya malah tinggal “Subway” saja. Nama Subway diambil dari kereta bawah tanah di New York yang populer saat itu. Agar makin identik dengan alat transportasi itu, di gerainya dipasang kliping koran mengenai kereta bawah tanah subway sebagai alat transportasi masa depan. Hal inilah yang ikut mendorong popularitas gerai sandwich Subway milik Fred dan Peter.

Pada 2011, Subway yang dirintis dua sahabat ini mencatatkan rekor baru. Untuk pertama kalinya, jumlah gerai Subway melebihi gerai McDonald’s sebagai gerai makanan paling banyak di dunia. McD akhir tahun lalu memiliki gerai sebanyak 32.737 sedangkan Subway sebanyak 33.749. Omzet pemasukan perhari rata rata kisaran US$ 1 juta US. Fantastis sekali?

Kalau tidak terdesak karena masalah keuangan, barangkali Fred DeLucca tak akan berani bekerja sejak usia dini dan mengambil risiko dimodali keluarga sahabatnya. Ternyata kondisi terdesak itu telah membawanya menjadi pengusaha sukses yang dikagumi.

Baca juga: Tujuan Karir Jangka Panjang yang Membuat Anda Dilirik Perusahaan

Leave A Reply

Your email address will not be published.