Berita Nasional Terpercaya

Tadinya Hanya Diajak Jadi Gitaris Pengganti, Setelah Pentas Justru Memukau Penonton

0

Amerika Serikat, HarianBernas.com— Kamu suka bermain musik?
Apa yang paling kamu sukai? 
Bermain gitar? bermain bass? bermain piano? bermain biola? bermain Bass? bermain drum? atau menjadi seorang vokalis? atau memainkan alat musik lainnya?
Apa yang kamu rasakan sewaktu bermain musik? 

Sebelum kamu mengkhayal lebih jauh, ada baiknya kamu membaca artikel berikut ini, tentang seorang pemuda tukang cuci piring, yang kini menjadi legenda musik dunia. Kok bisa?

Pemuda ini bernama Carlos Santana. Ia lahir di Autlán de Navarro, Jalisco, Meksiko, pada 20 Juli 1947. Ketertarikannya pada musik ditunjukkan dengan belajar bermain biola ketika masih berusia lima tahun. Rupanya saat usianya memasuki delapan tahun, Santana terpikat pada alat musik lain, gitar. Ia sendiri terpengaruh oleh musisi dari Amerika Latin, Ritchie Valens, seorang penulis lagu, penyanyi, dan pemain gitar, yang jadi bintang di Amerika Serikat. Ketika pindah ke San Francisco, Santana berkesempatan melihat langsung bintang pujaannya. Di antaranya, ia bisa menonton BB King secara live. Dari permainan gitar BB King inilah mimpinya menjadi pemain gitar kelas dunia dimulai. Kemampuannya bermain gitar terasah oleh berbagai aliran musik yang ia tonton dan ia gemari.

Santana tidak serta merta bisa mengembangkan minatnya. Setamat SMA, ia bekerja sebagai tukang cuci piring di restoran untuk menambah penghasilan. Namun, ia selalu berlatih di sela-sela waktu yang dimilikinya. 

Ia sering menonton pertunjukan musik. Salah satunya Fillmore West, pertunjukan musik yang digagas promotor musik Bill Graham. Saking seringnya nonton di sana, ia makin dikenal oleh sejumlah kru panggung.

Bill Graham sendiri termasuk promotor yang terbuka pada musisi-musisi baru. Band baru bisa tampil di sana asalkan memiliki kemampuan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Suatu kali, jadwal tampil siang hari adalah grup band yang dikomandoi Paul Butterfield. Sayangnya, Butterfield sendiri tak bisa tampil karena mabuk berat. Bill Graham kelimpungan mencari penggantinya. Masalahnya, saat itu grup band tersebut tak siap mencari pemain gitar pengganti.

Seorang teman Santana, yang kenal Bill Graham, mengusulkan agar Santana menggantikannya karena ia memiliki kemampuan bermain gitar luar biasa. Setelah dites mendadak, akhirnya Bill setuju. Santana sendiri tampil lebih dulu sendirian di panggung dan segera saja kemampuannya bermain gitar memukau penonton, termasuk Bill Graham.

Setelah itu, Santana mencari pemusik lain untuk membentuk band sendiri. Ia kemudian mengajak sesama pemusik jalanan, David Brown dan Gregg Rolie, membentuk Santana Blues Band. Dengan grup band ini, ia tampil di berbagai panggung di San Francisco. Dan penampilannya di Woodstock 1969 membuatnya dikontrak Columbia Records. Dari sanalah perjalanan karier profesionalnya dimulai. 

Tanpa passion yang terus terpelihara, mungkin ia tak akan sesukses saat ini.

 

sumber: http://www.pncbankartscenter.org/events/santana/

Leave A Reply

Your email address will not be published.