Berita Nasional Terpercaya

Dokter Yang Sukses Menjadi Blogger, Internet Marketer, dan Pebisnis

0

MAKASAR, HarianBernas.com— Kamu percaya apabila ada orang bisa sukses dengan jauh dari jalur pendidikannya ?

Sulit dipercaya memang, bagaimana bisa ?

Namun, pria ini telah membuktikannya. Pria bermana Asri Tadda, meskipun memiliki gelar sarjana kedokteran (S.Ked), pria Palopo, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, ini ternyata memiliki jalur sukses yang jauh dari jalur pendidikannya sebagai seorang dokter. 

Dokter yang satu ini memang berbeda dari dokter yang lain. Sejak dini Asri Tadda meyakini bahwa belajar bisnis akan menjadi solusi untuk menghadapi kompetisi hidup yang kian meningkat seiring dengan semakin bertambahnya populasi penduduk Indonesia. Berbekal keyakinan itu maka pada tahun 2005 saat dirinya masih menjadi mahasiswa pre-klinik Fakultas Kedokteran UnHas, Asri mulai merintis bisnis advertising berbasis blog.

Dokter lulusan Universitas Hasanuddin Makasar ini lalu membuat banyak blog dengan beragam tema terutama tentang kedokteran dan kesehatan yang memang menjadi kompetensinya. Jadi bisa dibilang ketika itu Asri menjadi seperti dokter online atau dokter internet yang menyebarkan ilmu kedokteran serta kesehatan yang dipelajarinya semasa kuliah kepada masyarakat luas melalui media blog.

Sekarang ini Asri Tadda telah mengelola lebih dari 200 blog dengan tema yang lebih luas dan universal. Tidak hanya blog berbahasa Indonesia, blog-blog berbahasa Inggris juga tak luput dari perhatiannya. Dikelolanya blog berbahasa Inggris oleh Asri bukan tanpa alasan. Ia sadar betul bahwa hanya dengan blog bahasa Ingris, ia bisa menembus batas-batas geografis negara dan bisa membuat posisinya menjadi penting di segala sudut.

Setelah sukses di bidang blog, Asri Tadda kemudian meluaskan bisnisnya ke layanan lain yang juga berbasis internet. Beberapa bisnis yang kemudian ia kerjakan adalah jasa internet marketing web development, jasa konsultan, dan mendirikan sekolah blog (blogging school). Tidak hanya itu, pria yang meraih gelar The Most Productive Writer in THIS Year-2004 dari Penerbitan Kampus (PK) UnHas tahun 2008 ini  juga mendirikan Kafe BLOGGER di Makassar yang menyediakan fasilitas free wifi.

Semua bisnisnya ini kemudian ia berikan naungan dengan mendirikan Asta Media Group. Dua tahun semenjak berdirinya Asta Media Group ini, Asri akhirnya berhasil meraup omzet lebih dari 500 juta. Angka ini menurut Asri, terus meningkat di tahun-tahun berikutnya. Sehingga pada akhir tahun 2008, Asri anugerahi juara dua penghargaan wirausaha muda Mandiri tingkat nasional yang diadakan Bank Mandiri.

Jika melihat sekilas sosok pria yang juga aktif di berbagai organisasi ini, Anda tidak akan mendapatkan perbedaan hal yang istimewa darinya. Namun jika Anda mau lebih mendalaminya maka Anda akan menemukan sebuah pemikiran yang membedakan dirinya dengan mahasiswa lain tentang visi luasnya tentang bisnis. Visi bisnis Asri adalah menciptakan lapangan kerja baru minimal untuk dirinya sendiri.

Meski telah sukses dalam menjalankan bisnis online-nya, Asri Tadda tidak ingin sendiri menikmati kesuksesan. Dengan ilmu blog dan internet marketing yang dimilikinya Asri kemudian mendirikan Asta Media Blogging School dimana ada tiga program yang ditawarkan yaitu basic blogging untuk pemula, pro blogging untuk yang ingin cari duit lewat blog dan blogging for professional yaitu blogging untuk para pekerja profesi sepert dokter, pengacara, politisi, advokat dan lainnya.

Menurut Asri, sekolah yang ia dirikan adalah untuk mencetak generasi yang melek. Di sekolahnya ini orang akan dibimbing untuk tahu apa blog itu, bagaimana membuat dan mengoperasikannya dan bagaimana membuat blog menjadi ladang penghasilan bagi si empunya.

Dalam program pendidikan yang dijalankan disekolahnya, Asri Tadda berani memberikan garansi target income pada para siswanya dalam jangka waktu maks tiga bulan dari mulai belajar. Menurut Asri pemberian garansi ini memang penting diberlakukan agar para siswanya yakin dengan kesuksesan yang akan dicapainya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.