Berita Nasional Terpercaya

Gebyar Dirgantara Ditutup Setelah Pesawat T50i Golden Eagle Jatuh dan Tewaskan Dua Awaknya

0

JOGJA, HarianBernas.com — Pesawat T50i Golden Eagle milik TNI AU yang sedang melakukan aksi akrobatik dalam acara Gebyar Dirgantara jatuh di kawasan Ksatrian AAU, Minggu (20/12). Dua pilot pesawat latih tersebut dikabarkan tewas. Kecelakaan ini tidak mengganggu jadwal penerbangan komersial di Bandara Adisutjipto yang letaknya satu kawasan dengan lokasi kejadian.

Dalam keterangannya kepada awak media, termasuk kepada wartawan HarianBernas.com Dwi Suyono, Komandan Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta Wahyu Pristiawan yang timnya berada di lokasi mengemukakan bahwa kejadian jatuhnya pesawat tersebut masih berada di lokasi bandara Adisujipto yakni di sebelah timur arena kegiatan. Dalam peristiwa ini, dua pilot gugur yakni Letkol Pnb Marda dan Kapten Pnb Dwi Cahyadi.

?Di dalam pesawat menurut keterangan yang didapat diisi oleh dua awak yakni pilot dan co pilot dan sampai saat ini keterangan resmi tentang keadaan kedua awak tersebut belum dikeluarkan,? ujar Wahyu.

Dia juga menambahkan setelah kejadian pesawat jatuh tersebut maka kegiatan airshow dinyatakan ditutup. Ribuan pengunjung yang memadati kegiatan tersebut berangsur-angsur meninggalkan kegiatan yang dibuka oleh Gubernur DIY, Sabtu (18/12) kemarin.

Akibat kejadian ini terjadi kemacetan yang cukup panjang karena banyak kendaraan yang secara bersamaan keluar dari arena kegiatan. Kemacetan mengular hingga ke jalan lingkar timur dan selatan.

Salah seoarng saksi mata yang menyaksikan kejadian tersebut yakni Arif Wicaksono ketika dihubungi HarianBernas.com mengemukakan bahwa dirinya menyaksikan pesawat naas tersebut terbang sangat rendah.

?Saya menyaksikan bahwa pesawat terbang sangat rendah dan berputar-putar. Saya pikir pesawat tersebut tengah melakukan atraksi atau manuver tetapi tidak lama kemudian terdengar ledakan keras, dan ternyata pesawat tersebut jatuh. Lkasinya di sebelah timur acara tersebut,? ujar pria yang tengah menunggu keberangkatan ke Jakarta di Bandara Adusutjipto ini.

Dari beberapa informasi yang diperoleh, pihak TNI AU melalui Kadispen AU Marsma  Dwi Badarmanto mengemukakan, pihaknya membenarkan bahwa pesawat latih tempur T50i Golden Eagle yang diawaki oleh dua penerbang jatuh dalam arena kegiatan air show tersebut dan kedua penerbang TNI AU tersebut dinyatakan tewas.

Dwi Badarmanto juga mengemukakan bahwa pesawat latih tempur T50i Golden Eagle bikinan Korea Selatan ini sudah seringkali dipergunakan untuk berbagai kegiatan termasuk dalam kegiatan airshow.

Spesifikasi T50i Golden Eagle

Berikut spesifikasi pesawat T 50i Golden Eagle yang dikutip dari situs tni-au.mil.id:

Karakteristik umum:

* Kru: 2
* Panjang: 42 ft 7 in (12.98 m)
* Lebar sayap: 30 ft 1 in (9.17 m)
* Tinggi: 15 ft 8.25 in (4.78 m)
* Berat kosong: 14,200 lb (6,441 kg)
* Berat maksimum lepas landas: 26,400 lb (11,985 kg)
* Mesin: 1× General Electric F404 afterburning turbofan
* Dorongan kering: 11,925 lbf (53.07 kN)
* Dorongan dengan afterburner: 17,775 lbf (79.1 kN)

Performa

* Kecepatan maksimum: Mach 1.4
* Jarak jangkau: 1,150 mil
* Batas tertinggi servis: 48,000 ft (14,630 m)

Persenjataan

* Guns: 1× M61A1 Vulcan 20 mm Gatling gun
* Rockets: LAU-3/68
* Missiles:
o Air-to-air: 2× AIM-9 Sidewinder
o Air-to-ground: 6× AGM-65 Maverick
* Bombs: 5× CBU-58 cluster, 9× Mk 82, 3× Mk 83/MK 84, and 9× Mk 20

Leave A Reply

Your email address will not be published.