Berita Nasional Terpercaya

MEA : Persaingan Perdagangan Makin Ketat. Siapkah Kita?

0

Jakarta, HarianBernas.com ? ?Masyarakat belum siap menghadapi pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan dimulai pada awal tahun 2016?, kata Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Perindo.

Hary mengatakaan bahwa, keadaan perekonomian dan masyarakat Indonesia belum siap untuk menghadapi persaingan yang semakin terbuka dengan negara-negara sekitar.Persaingan bukan hanya soal tenaga kerja saja, tetapi juga soal industri barang dan jasa, jelas pria yang kerap disapa HT itu.

Hary menilai, perlu adanya kajian ulang untuk membatasi MEA. Hal ini untuk mengantisipasi agar jangan membuat perekonomian masyarakat semakin terpuruk`

?Masyarakat yang belum siap menghadapi pasar bebass, sebaiknya jangan diadu di pasar bebas, yang ada nantinya hanya membuat mereka terpuruk?, tuturnya.

Menurutnya, pembinaan bagi masyarakat perlu diadakan terutama bagi kelompok pengusaha kecil. Tujuannya, supaya mereka bisa lebih dulu berkembang dan nantinya siap bersaing secara sehat.

?Keadaan perekonomian yang belum kondusif, bisa-bisa malah menjadi bumerang yang membuat keadaan semakin buruk. Ditambah lagi kondisi perekonomian yang masih seperti sekarang ini. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, angka untuk kegiatan ekspor turun hingga 17 %. Hal ini menunjukkan bahwa, produksi nasional (dalam negri) juga mengalami penuruan. Penggangguran juga semakin banyak. Ini bukti bahwa perekonomian kita tidak lebih baik?, ungkapnya.

MEA, membuka peluang kepada negara-negara, untuk menjual barang maupun jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara. Hal ini berarti, persaingan perdagangan menjadi semakin ketat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.