Berita Nasional Terpercaya

Sang Jawara Kompitisi Hingga Sukses Kembangkan Startup Desain Teknologi

0

BEKASI, HarianBernas.com— Kesuksesan bisa diraih dengan cara konsisten menjalani apa yang menjadi passion. Setuju? Seperti halnya pemuda satu ini, ia sukses mengembangkan perusahaan desain animasi berkat passionnya di bidang tersebut.

Ia adalah Arbi Pramana, ketertarikannya pada dunia desain dan animasi sudah dimulai sejak ia menginjak bangku sekolah menengah atas. Dari ketertarikannya itu, perlahan mulai timbul passion dan kecintaan pada bidang tersebut. Sejak itu ia mulai banyak mempelajari segala hal terkait desain animasi baik secara otodidak maupun terlebih melalui komunitas.

Baca juga: Jurusan IT: Pengertian, Mata Kuliah, dan Prospek Kerja Terbaru

Beberapa komunitas yang secara tidak langsung ikut membangun skillnya antara lain BAI (Blender Army Indonesi), Komunitas Kampung 3D, dan Komunitas Indonesia Grapic Design. Dari ketiga komunitas tersebut, Arbi memperoleh banyak ilmu dan juga pengalaman berharga dari para member lainnya. Serta yang lebih berharga adalah terbangunnya jaringan antar sesama penggiat dunia desain animasi yang ada dalam komunitas tersebut.

Memasuki masa kuliah, Arbi memilih jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma, Depok sebagai tempat yang dirasa tepat untuk mengembangkan potensi dan passion dalam dirinya. Ternyata benar saja, ilmunya dalam bidang desain animasi semakin terasah dan meningkat.

Dengan bekal kemampuan yang ia miliki, pada satu ketika Arbi merasa tertarik untuk mencoba skillnya di ajang kompetisi. Jadilah ia mencoba peruntungan dalam ajang Indonesia Open Source Award (IOSA) 2013. Pada event garapan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tersebut, Arbi menelurkan sebuah karya film animasi pendek berjudul “Expired”. Mengerahkan semua kemampuan secara total, nyatanya Arbi tak menyangka akan mendapatkan “kejutan” yang luar biasa.

Baca juga: Jurusan Manajemen: Pengertian Ilmu Manajemen dan Daftar Universitas

Film animasi pendek yang menceritakan seorang anak yang dipertemukan dengan solusi software free dan open source tersebut mampu meraih podium juara satu.

Tidak hanya itu, seakan ingin menjajal tantangan dengan level yang lebih tinggi, Arbi kembali mengikuti sebuah kompetisi desain animasi di tahun yang sama. Namun kali ini terasa lebih berat, pasalnya kompetisi yang ia ikuti dan timnya, Arbi-Desain ikuti adalah CompFest besutan Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia (UI), salah satu event kompetisi IT terbesar di Indonesia. Namun lagi-lagi lewat sebuah karya berjudul “Salah Kaprah” Arbi-Desain berhasil meraih  juara kedua dalam kelas film animasi pendek.

Ada satu kisah menarik ketika dirinya mengikuti kompetisi. Saat itu orang tua Arbi yang notabenenya menginginkan sang anak untuk meneruskan  “trah” keluarga sebagai Pegawai Negeri Sipil, ternyata belum memberikan restu sepenuhnya bagi Arbi. Namun dalam hati kecilnya ia yakni bahwa apa yang ia jalankan saat ini adalah hal positif dan akan memberikan hasil positif juga nantinya.

Berangkatlah ia untuk mengikuti kompetisi, bahkan dalam rangkaian kegiatan lomba tersebut mengharuskan dirinya untuk tidak pulang ke rumah selama 2 hari. Namun hasilnya setara, ketika pulang ia membawakan gelar juara sebagai bukti kepada sang orang tua sekaligus jalan untuk meridhoi usahanya tersebut. Dari situlah kepercayaan orang tua Arbi perlahan mulai terbangun.

Baca juga: Jurusan Ilmu Komunikasi: Info Kuliah, Pekerjaan, dan Universitas

Di tahun 2013, pertama kali yang muncul di benak Arbi adalah membangun sebuah jasa layanan visual desain arsitektur di kawasan Bekasi. Alasannya adalah di kawasan tempat tinggalnya tersebut belum ada jasa sejenis sehingga peluang usahanya pun masih terbuka lebar. Dan akhirnya berdirilah Bekasi Visual Studio (BVS) yang ia kelola bersama dengan tim Abi-Desain.

Setelah berjalan beberapa waktu, ia memutuskan mengubah nama usaha tersebut menjadi Abi-Desain setelah ikut menggandeng beberapa startup lain untuk membentuk perusahaan yang lebih besar. Dan dibawah panji PT Teknoria Cipta Karya, usaha dengan alamat situs Abi-desain.com tersebut semakin berkembang dengan jajaran klien yang semakin besar.

Apa yang sudah dijalankan seorang Arbi Pramana tersebut adalah bentuk konsistensi dalam menjalankan passion. Memang tidak akan mudah, karena tak jarang passion kita akan terbentur dengan berbagai halangan, sebagai contoh orang tua seperti kisah Arbi di atas. Namun yang pasti, ketika kita berhasil bertahan dan terus berusaha mengejar passion tersebut, niscaya kesuksesan akan kita genggam suatu saat kelak. Get Inspired !

Baca juga: 11 Jurusan Di Universitas Mahakarya Asia dan Peluang Karirnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.