Berita Nasional Terpercaya

Kelainan Genetik Gadis Ini Hanya Menimpa 100 Orang Di Dunia

0

ONTARIO, HarianBernas.com— Apakah kamu percaya bahwa setiap orang yang lahir ke dunia ini memiliki keajaiban tersendiri?

Apakah anda juga pernah merasakannya?

Semua anak lahir pasti mempunyai keajaibannya tersendiri. Terlebih bayi yang sebelumnya dianggap tidak dapat bertahan lama nyatanya dapat tumbuh menjadi anak yang sehat. Sama halnya yang terjadi dengan Kenadie Jourdin-Bromley.

Kenadie lahir dengan berat 2,5 pounds (setara 1,13 kilogram). Saking kecil tubuhnya, para perawat sampai-sampai memanggilnya Thumbelina. Semua dokter lalu memberitahukan ke Ibu Kenadie, Brianne Jourdin bila putrinya itu ada kemungkinan menderita kerusakan otak dan hanya dapat bertahan hidup beberapa hari lagi. Kenadie pun lalu sesegera dibaptis. Dan tidak ada yang menyangka jikalau 12 tahun kemudian, Kenadie menampilkan keajaibannya tersendiri.

Kenadie yang kini berusia 12 tahun, walau tubuhnya kecil namun ia sangat aktif. Ia bahkan senang akan aktivitas berenang, bermain hockey, dan melakukan hal-hal lain seperti anak remaja lain pada umumnya. Walau begitu, rutinitas harian yang dilakukan membutuhkan perjuangan tersendiri bagi Kenadie, ia menderita penyakit genetik langka yg disebut primordial dwarfism yang hanya menimpa sekitar 100 orang di dunia. Malang sekali bukan?

Primordial dwarfism menyebabkan perkembangan yang di bawah normal, organ tubuh yang kurus, dan tulang yang sangat rapuh. Dengan keadaan ini, organ tubuh dan tulang akan berukuran lebih kecil dari ukuran normal. Seseorang yang mengidap ini berisiko besar terkena lethal aneurysms dan berbagai komplikasi kesehatan lainnya. Biasanya harapan hidupnya juga tak melebihi usia 30 tahun.

Gadis yang saat ini mempunyai tinggi tubuh berkisar 1 m dengan berat layaknya balita berusia 2 tahun ini, tetap menjalani hari-harinya seperti biasa walaupun menderita kondisi genetik langka. Baju yang dikenakan pun kebanyakan baju yang sesungguhnya untuk balita. Di balik masalah kesehatan yang dialaminya, Kenadie tetaplah menampilkan prestasinya. Terbukti dengan berhasilnya ia ikut berkompetisi di Special Olympics ke-tiga belas di Ontario. “Dia tak rendah diri jadi orang yang berbeda. Sungguh hari yang luar biasa,” ujar Brianne yang sangat bangga pada putrinya tersebut.

Meski berbeda dari anak kebanyakan, Kenadie tetap aktif menjalani hari-harinya dengan pergi ke sekolah, bermain, dan berjalan-jalan dengan teman-temannya. “Harapanku ke depannya kepada Kenadie ialah aku cuma ingin ia bahagia dan dapat menemukan hal-hal yang bisa membuatnya bahagia dan tersenyum,” kata Kenadie.

Wah, luar biasa sekali ya semangat dan inspirasi yang bisa kita dapat dari Kenadie. Walaupun terlahir beda pada umumnya, namun ia tetaplah membuktikan jikalau hidup bisa dijalani dengan semangat optimis dan bahagia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.