Berita Nasional Terpercaya

Peringatan Maulid Nabi dan Natal Bersamaan Mewujudkan Toleransi

0

JAKARTA,HarianBernas.com– Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi) dan Hari Raya Natal hari kelahiran Yesus Kristus dalam waktu hampir bersamaan dapat mewujudkan toleransi antarumat beragama. Karena itu, kita patut bersyukur karena pada penghujung tahun 2015 ini, ada dua peristiwa besar yang berlangsung hampir bersamaan yaitu Maulid Nabi dan Natal.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj di Jakarta, Rabu (23/12) mengatakan, dengan perayaan agama berbeda itu diharapkan kerukunan dan toleransi antarumat beragama semakin baik. “Kita semua harus menghindari terjadinya intoleransi umat beragama,” kata Said.

Dikatakan, pada tahun ini, Maulid Nabi jatuh pada 24 Desember dan Natal pada 25 Desember. Peristiwa semacam ini sangat jarang terjadi. Maulid merupakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad yang biasa dirayakan umat Muslim sesuai penanggalan Qomariyah (Hijriah) atau setiap 12 Rabiul Awwal. Sementara Natal adalah perayaan umat Kristiani dalam mengenang kelahiran Isa Almasih (Yesus Kristus) yang diperingati setiap 25 Desember sesuai kalender Syamsiyah (Masehi).

Sementara Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) mengimbau umat Islam memanfaatkan momentum Maulid Nabi untuk membina akhlak mulia. Dan Ketua PP DMI Bidang Hukum, Sarana dan Waqaf, Muhammad Natsir Zubaidi, juga mengatakan Maulid Nabi harus diperingati dengan suka cita tanpa pesta pora berlebihan.

“Umat justru harus termotivasi untuk merayakan Maulid Nabi dalam konteks berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan,” kata Natsir yang juga Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.